Pria di Limo Depok Habisi Istri Siri karena Sakit Hati dan Masalah Ekonomi

Senin, 9 Maret 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/PMJ)

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/PMJ)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Kasus pembunuhan brutal menggegerkan warga Meruyung, Limo, Kota Depok. Seorang pria berinisial AR (44) nekat menghabisi nyawa istri sirinya, DH (56) hingga jasad korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, tinggal tulang belulang di dalam rumah.

Polisi mengungkap pelaku menghabisi korban karena sakit hati setelah diusir dari rumah. Kasus ini pun langsung ditangani Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan pelaku diduga tidak terima diperlakukan korban hingga akhirnya emosi dan melakukan pembunuhan.

“Tersangka yang diketahui tidak memiliki pekerjaan merasa sakit hati setelah diusir dari rumah oleh korban. Kemudian tersangka melakukan tindak pidana pembunuhan,” ujar Budi Hermanto kepada wartawan, Senin (9/3/2026).

Motif Ekonomi Picu Pembunuhan

Selain sakit hati, polisi juga menemukan indikasi bahwa konflik rumah tangga pasangan tersebut dipicu persoalan ekonomi.

Penyidik menduga pertengkaran yang terus berulang akhirnya memicu pelaku gelap mata dan menghabisi nyawa korban.

Baca Juga :  Teater Pikiran Bawah Sadar: Apa yang Sebenarnya Terjadi di Otak Saat Kita Bermimpi?

“Motif sementara diduga dilatarbelakangi persoalan ekonomi,” kata Budi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah melakukan penyelidikan intensif, Tim Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya akhirnya menangkap pelaku.

AR diringkus pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB di wilayah Jatimulya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Saat ini pelaku telah diamankan dan tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut di Polda Metro Jaya.

“Kasusnya saat ini masih dalam proses penyidikan Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” jelas Budi.

Polisi Temukan Dugaan Kekerasan

Penyidik juga menemukan indikasi kuat adanya kekerasan pada tubuh korban. Namun detail luka atau cara pembunuhan masih menunggu hasil autopsi.

Jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk dilakukan pemeriksaan forensik.

“Ada dugaan kekerasan pada jasad korban,” ungkapnya.

Keterangan saksi memperkuat dugaan bahwa hubungan korban dan pelaku memang kerap diliputi konflik.

Ketua RT setempat bahkan menyebut pasangan tersebut sering terlibat pertengkaran di dalam rumah.

Baca Juga :  Amankan Jakarta Malam Ini, Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar

“Menurut keterangan Ketua RT berinisial SS, korban dan suami sirinya memang memiliki riwayat keributan dalam rumah tangga,” ujar Budi.

Jasad Korban Ditaburi Bubuk Kopi

Fakta mengerikan lainnya juga terungkap dari hasil identifikasi awal. Polisi menemukan taburan bubuk kopi di tubuh korban.

Namun penyidik masih mendalami tujuan pelaku menaburkan bubuk kopi di jasad korban.

“Hasil pengecekan identifikasi ditemukan taburan bubuk kopi di jenazah korban,” jelasnya.

Peristiwa tragis ini pertama kali terungkap saat anak korban datang ke rumah untuk membersihkan tempat tinggal ibunya.

Saat memasuki rumah pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, anak korban bersama pacarnya justru menemukan kondisi mengerikan: jasad ibunya sudah membusuk hingga tinggal tulang.

Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke polisi dan memicu penyelidikan hingga akhirnya pelaku berhasil ditangkap.

Saat ini penyidik masih mendalami kronologi lengkap pembunuhan sadis tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur perencanaan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Kejar DPO Narkoba Boy dan Awan, Tim Gabungan Sisir Jabodetabek – Kalimantan
Gas LPG Meledak di Kontrakan Depok, Pedagang Bakso Terluka Parah
Gerakan Berbagi Ramadan, Al-Wildan Islamic School 3 Salurkan 500 Paket Sembako
Mudik Lebaran 2026 Dijaga Ketat, Polda Metro Siagakan 6.802 Personel – Ada 95 Pos Pengamanan
Polemik Toraja, Pandji Beberkan Fakta Sidang Adat Toraja yang Dihadiri 32 Wilayah Adat
Tragedi Longsor Sampah Bantargebang Bekasi, 5 Tewas dan 4 Masih Hilang
Mudik Lebaran 2026, Polda Metro Jaya Buka Titip Kendaraan Gratis di Polsek dan Polres
Buronan Red Notice Interpol Jimmy Lie Dicokok di Bandara Kualanamu, Kasus Suap PTSL Tangerang

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 21:18 WIB

Bareskrim Kejar DPO Narkoba Boy dan Awan, Tim Gabungan Sisir Jabodetabek – Kalimantan

Senin, 9 Maret 2026 - 19:38 WIB

Gas LPG Meledak di Kontrakan Depok, Pedagang Bakso Terluka Parah

Senin, 9 Maret 2026 - 19:11 WIB

Gerakan Berbagi Ramadan, Al-Wildan Islamic School 3 Salurkan 500 Paket Sembako

Senin, 9 Maret 2026 - 18:39 WIB

Pria di Limo Depok Habisi Istri Siri karena Sakit Hati dan Masalah Ekonomi

Senin, 9 Maret 2026 - 17:39 WIB

Mudik Lebaran 2026 Dijaga Ketat, Polda Metro Siagakan 6.802 Personel – Ada 95 Pos Pengamanan

Berita Terbaru