Polemik Toraja, Pandji Beberkan Fakta Sidang Adat Toraja yang Dihadiri 32 Wilayah Adat

Senin, 9 Maret 2026 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Komika Pandji Pragiwaksono. (Posnews/Ist)

Komika Pandji Pragiwaksono. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komika sekaligus artis Pandji Pragiwaksono akhirnya angkat suara terkait polemik dugaan penghinaan terhadap masyarakat adat Toraja.

Pandji menegaskan bahwa sidang adat Toraja yang digelar beberapa waktu lalu merupakan proses mediasi yang sah dan diakui oleh perwakilan adat.

Ia menyampaikan hal tersebut usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (9/3/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Pandji, sidang adat tersebut bukan sekadar pertemuan biasa. Sebaliknya, forum itu menjadi bentuk penyelesaian yang legitimate karena dihadiri perwakilan dari seluruh wilayah adat di Toraja.

“Sidang adat yang saya jalani di Toraja itu sebenarnya bentuk mediasi. Prosesnya sangat legitimate karena dihadiri perwakilan dari 32 wilayah adat. Jadi semua wilayah adat di Toraja hadir melalui perwakilannya,” tegas Pandji kepada wartawan.

Sidang Adat Jadi Jalur Damai

Selanjutnya, Pandji menjelaskan bahwa sidang adat tersebut merupakan upaya penyelesaian secara kekeluargaan antara dirinya dengan masyarakat adat Toraja.

Baca Juga :  Polri Bongkar Modus Hanyutkan Ganja Seluas 51 Hektare Lewat Sungai, Nilai Rp621 Miliar

Melalui forum adat itu, kedua pihak membuka ruang dialog untuk meredakan polemik yang sempat memicu reaksi publik.

Menurut Pandji, langkah selanjutnya kini berada di tangan pihak pelapor bersama para tokoh adat yang telah hadir dalam sidang tersebut.

“Rasanya itu sudah masuk wilayah pelapor dengan perwakilan masyarakat Toraja yang hadir di sidang kemarin. Karena sidang itu sah dan lengkap keterwakilan wilayah adatnya,” ujarnya.

Dorong Restorative Justice

Lebih jauh, Pandji berharap proses hukum yang sedang berjalan dapat mengedepankan pendekatan restorative justice atau keadilan restoratif.

Dengan pendekatan tersebut, penyelesaian perkara diharapkan tidak hanya fokus pada aspek hukum, tetapi juga pada pemulihan hubungan sosial antara pihak-pihak yang terlibat.

“Harapannya tentu restorative justice yang dikedepankan. Karena antara saya dan perwakilan sah masyarakat Toraja sebenarnya sudah terjadi komunikasi dan penyelesaian lewat sidang adat,” jelasnya.

Baca Juga :  Interpol Terbitkan Red Notice untuk Syekh Ahmad Al Misry, Polisi Sebut Masih di Mesir

Dicecar 17 Pertanyaan di Bareskrim

Sebelumnya, Bareskrim Polri kembali memanggil Pandji Pragiwaksono untuk memberikan keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan penghinaan terhadap suku Toraja.

Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik melontarkan 17 pertanyaan yang sebagian besar berkaitan dengan kehadiran Pandji di Toraja dan pelaksanaan sidang adat.

Pandji menegaskan bahwa dirinya telah memberikan klarifikasi secara lengkap kepada penyidik terkait kegiatan tersebut.

“Pertanyaannya seputar kehadiran saya di Toraja ketika menjalani sidang adat. Semua klarifikasi sudah saya sampaikan,” kata Pandji.

Hingga saat ini, penyidik Bareskrim Polri masih mendalami laporan dugaan penghinaan terhadap masyarakat adat Toraja yang menyeret nama Pandji Pragiwaksono.

Sementara itu, Pandji berharap polemik ini dapat diselesaikan melalui dialog, mediasi adat, serta pendekatan hukum yang lebih mengedepankan perdamaian. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mutilasi Depok: Saepul Habisi Kunaefi, Potongan Kaki Dibuang ke Sungai
Pelaku Mutilasi di Depok Ditangkap, Korban Ditemukan Tanpa Kaki dalam Karung
Ketamin Disimpan di Sepatu dan Tas Toiletris, 3 Wanita Diduga WN Malaysia Diciduk
Mayat Tanpa Kaki Gegerkan Pancoran Mas Depok, Polisi Buru Pelaku Mutilasi
Tom Holland Tahu Jadwal Debut Miles Morales di MCU
Akun TikTok Penyebar Hoaks Demo 17 Agustus 2026 Berhasil Dilacak dan Ditangkap
Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri, Mulut Dilakban dan Diancam Golok
Disney+ Merilis Lini Konten Agustus 2026 Mulai Pokemon

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Mutilasi Depok: Saepul Habisi Kunaefi, Potongan Kaki Dibuang ke Sungai

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Pelaku Mutilasi di Depok Ditangkap, Korban Ditemukan Tanpa Kaki dalam Karung

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Ketamin Disimpan di Sepatu dan Tas Toiletris, 3 Wanita Diduga WN Malaysia Diciduk

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:41 WIB

Mayat Tanpa Kaki Gegerkan Pancoran Mas Depok, Polisi Buru Pelaku Mutilasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:00 WIB

Tom Holland Tahu Jadwal Debut Miles Morales di MCU

Berita Terbaru

Kebakaran hutan akibat kekeringan ekstrem menerjang kota Spokane di Washington hingga memaksa evakuasi 65 ribu warga. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kebakaran Hutan Hebat Terjang Spokane Washington

Rabu, 5 Agu 2026 - 17:05 WIB

Kepolisian Twin Falls mengonfirmasi insiden penembakan di restoran In-N-Out Burger, Idaho. Akibatnya, tiga orang tewas dan tujuh warga mengalami luka-luka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Selidiki Motif Penembakan di Restoran In-N-Out Idaho

Rabu, 5 Agu 2026 - 16:58 WIB

Capital One mengungkapkan penutupan ratusan rekening milik Donald Trump pada 2021 terjadi akibat temuan indikasi pencucian uang, bukan alasan politik. Dok: (Ludovic MARIN/Pool Photo via AP)

INTERNASIONAL

Capital One Ungkap Alasan Penutupan Rekening Trump

Rabu, 5 Agu 2026 - 15:00 WIB