Proyek Prakarya Sekolah Steve Jobs Terjual Rp500 Juta

Rabu, 2 September 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek science fair Steve Jobs berjudul

Proyek science fair Steve Jobs berjudul "What is the SCR?" terjual seharga Rp500 juta di lelang, setelah tersimpan puluhan tahun. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, JAKARTA — Proyek prakarya sekolah milik kalian atau anak kalian sebaiknya jangan langsung dibuang. Pasalnya, puluhan tahun kemudian, proyek semacam itu bisa saja terjual dengan harga ratusan juta rupiah.

Setidaknya, “keberuntungan” itu terjadi pada proyek science fair yang Steve Jobs buat saat masih duduk di kelas 8. Menariknya, entah bagaimana caranya, masih ada saja orang yang menyimpan proyek sekolah pendiri Apple tersebut hingga saat ini.

Proyek ini baru saja terjual dalam sebuah lelang dengan harga fantastis. Nilainya mencapai USD 34.375 atau sekitar Rp500 jutaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek Prakarya “SCR” Steve Jobs

Jika anak kelas 8 saat ini lebih banyak membuat proyek maket gunung meletus, Jobs justru memilih proyek elektronika. Ia membuat proyek berjudul “What is the SCR?” yang membahas Silicon Controlled Rectifier. Komponen elektronika semikonduktor ini berfungsi sebagai pengendali atau saklar otomatis.

Baca Juga :  NVIDIA Resmi Rilis GeForce NOW Native untuk Linux

Proyek tersebut terdiri dari sebuah papan display berbahan kayu dengan tiga panel penjelasan. Selain itu, Jobs juga membuat dua sirkuit demonstrasi untuk memperlihatkan cara kerja SCR, lengkap dengan laporan sepanjang 10 halaman.

Jobs mengerjakan proyek ini saat bersekolah di Cupertino Jr. High. Proyek tersebut memuat label nama Jobs, dengan laporan berjudul “What is the Silicon-Controlled Rectifier by Steve Jobs, Science, Mrs. Yakel, Feb. 29, 1968”. Kemungkinan, nama Mrs. Yakel merujuk pada guru Jobs kala itu.

Tersimpan Puluhan Tahun di Rumah Keluarga Jobs

Yang membuatnya semakin menarik, keluarga Jobs disebut menyimpan proyek tersebut selama beberapa dekade di rumah mereka. John Chovanec, saudara tiri Jobs, menjadi pihak yang menjual proyek ini di lelang.

Baca Juga :  Bocoran POCO M8x 5G Muncul, Andalkan Baterai 6.000 mAh

Pada 1990, ibu Chovanec, Marilyn, menikah dengan Paul Jobs dan tinggal di kediaman keluarga Jobs di Los Altos. Setelah Paul Jobs meninggal pada 1993, pihak keluarga disebut sudah beberapa kali meminta Steve Jobs mengambil kembali barang-barang lamanya yang masih tersimpan di rumah tersebut.

Chovanec sendiri disebut sudah beberapa kali meminta Jobs mengambil barang-barang itu. Namun, Jobs tidak tertarik dan akhirnya membiarkan keluarganya tetap menyimpan proyek tersebut.

Nilai Proyek Ditentukan Status Jobs di Sejarah Apple

Status Steve Jobs sebagai salah satu tokoh paling penting dalam sejarah Apple tentu menjadi alasan utama mengapa proyek sekolah ini bisa memiliki nilai setinggi itu. Meski begitu, tetap saja menarik membayangkan sebuah proyek yang dulu mungkin hanya dibuat untuk tugas sekolah, kini justru orang hargai setengah miliar rupiah.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

NVIDIA Resmi Luncurkan DLSS 5, NBA 2K27 Jadi Game Pertama
Steam Deck Kini Didukung Lebih dari 30.000 Game Verified
Fossil Rilis Dua Jam Tangan Kolaborasi Fantastic Four
Acer Luncurkan Swift Blade 14, Laptop Ultra Ringan
Huawei Watch D3 Resmi Meluncur, Smartwatch Tekanan Darah
Samsung Rilis Neo WindFree Lite, AC dengan Teknologi WindFree
NVIDIA DLSS 5 Bocor Berhasil Dimodifikasi Berjalan di RTX 20
Huawei Umumkan Nova 16s Series untuk Pasar Global

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 16:36 WIB

NVIDIA Resmi Luncurkan DLSS 5, NBA 2K27 Jadi Game Pertama

Minggu, 6 September 2026 - 15:30 WIB

Steam Deck Kini Didukung Lebih dari 30.000 Game Verified

Sabtu, 5 September 2026 - 15:49 WIB

Fossil Rilis Dua Jam Tangan Kolaborasi Fantastic Four

Sabtu, 5 September 2026 - 14:43 WIB

Acer Luncurkan Swift Blade 14, Laptop Ultra Ringan

Jumat, 4 September 2026 - 07:28 WIB

Huawei Watch D3 Resmi Meluncur, Smartwatch Tekanan Darah

Berita Terbaru

Polisi mengungkap korban  Mozza Axillia dibunuh MDVA setelah cekcok akibat cemburu lalu jasadnya dibuang ke jurang Tol Jangli. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Misteri Mozza Terbongkar, Pelaku Ditangkap Saat Nonton Voli

Senin, 7 Sep 2026 - 06:05 WIB

Ilustrasi, Commuter Line tetap beroperasi di tengah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
(Posnews/KAI)

JABODETABEK

Gunung Anak Krakatau Erupsi, KAI Commuter Merak Tetap Jalan

Senin, 7 Sep 2026 - 05:51 WIB

Ilustrasi, cuaca cerah mendominasi Jabodetabek Senin 7 September 2026 dengan suhu hingga 35 derajat Celsius.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Senin 7 September, Jabodetabek Cerah tapi Suhu Bisa Menyengat

Senin, 7 Sep 2026 - 05:41 WIB

Polisi membagikan masker kepada warga Bekasi untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Abu Anak Krakatau Menerpa Bekasi, Pengendara Dibagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 - 21:17 WIB