Cekcok Soal Suara Bangunan, Mantan Anggota Kopassus Dibacok di JGC

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penganiayaan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Penganiayaan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Perselisihan soal suara renovasi rumah di Perumahan Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur, berujung aksi berdarah.

Seorang mantan anggota Kopassus berinisial MH diduga dibacok pria berinisial JB hingga mengalami luka di kepala bagian kanan.

Peristiwa itu terjadi di Cluster Zebrina III, Jakarta Garden City, pada 21 Oktober 2026. Petugas kemudian membawa MH ke RS Mayapada JGC untuk mendapatkan perawatan medis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Cakung Kompol Andre Try Putra menjelaskan, persoalan bermula ketika istri JB menegur mandor bangunan yang mengerjakan renovasi rumah di sebelah kediamannya. Teguran itu diduga berkaitan dengan suara pekerjaan yang mengganggu.

Namun, situasi justru memanas setelah MH meminta mandor melanjutkan pekerjaannya. JB kemudian datang dan terlibat cekcok mulut dengan MH.

Baca Juga :  Remaja 17 Tahun Disekap di Ancol, Polisi Fokus Pemulihan Psikologis Korban

“Korban menyuruh mandor tukang untuk melanjutkan pekerjaannya, tiba-tiba pelaku datang sehingga terjadi cekcok mulut dengan korban,” kata Andre dalam keterangannya, Jumat (23/10/2026).

Sempat Meleset, Bacokan Kedua Mengenai Kepala

Menurut keterangan polisi, pertengkaran itu berlanjut dengan ancaman menggunakan senjata tajam. JB diduga mengayunkan golok ke arah MH.

Ayunan pertama tidak mengenai sasaran, tetapi serangan berikutnya mengenai kepala bagian kanan korban.

“Pelaku mengancam akan membacok korban dan korban menantang, sehingga pelaku membacok korban, namun tidak kena. Kedua kalinya mengenai kepala korban bagian kanan,” ujar Andre.

Dalam situasi tersebut, MH kemudian membanting JB hingga terjatuh ke lantai. Akibatnya, JB juga mengalami luka pada bagian leher dan pelipis.

Polisi membenarkan bahwa kedua pria itu mengalami luka. MH menjalani perawatan di RS Mayapada JGC, sedangkan JB mendapat perawatan di RS Islam Pondok Kopi.

Baca Juga :  Polisi Ringkus Begal Sadis di Cakung, Korban Sekarat Dibacok Celurit

“Iya, luka juga. Dibanting korban, terus luka leher sama pelipis,” tutur Andre.

Polisi Amankan Golok, Sejumlah Saksi Diperiksa

Setelah menerima informasi kejadian, polisi meminta keterangan sejumlah saksi dan membuat laporan polisi model B. Petugas juga mengamankan sebilah golok yang diduga digunakan dalam insiden tersebut.

Hingga Jumat (23/10/2026), Polsek Cakung masih menyelidiki perkara itu untuk mendalami kronologi serta menentukan langkah hukum berdasarkan bukti dan keterangan yang diperoleh.

Insiden ini menjadi pengingat bahwa perselisihan antarwarga, termasuk persoalan kebisingan pekerjaan renovasi, dapat berujung serius ketika tidak diselesaikan dengan kepala dingin.

Persoalan sehari-hari semestinya diselesaikan melalui komunikasi dan jalur yang tepat, bukan dengan ancaman maupun kekerasan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Operasi Patuh 2026 Segera Dimulai, Pengendara Lawan Arus Jadi Perhatian Polisi
Detik-Detik BYD Atto 1 Tabrak Beruntun di Blok M, Pengemudi Ojol Patah Kaki
Kampung Ambon Kembali Digerebek, Polisi Sita 10 Senjata Tajam dan Airsoft Gun
Terapis Pijat Panggilan Mengaku Dianiaya dan Diperas di Kamar Kontrakan Jakpus
54 Ton Batu Mineral dan 320 Kg Sisik Trenggiling, Polda Metro Ungkap 5 Kasus
Berawal dari Setoran Parkir Rp30 Ribu, Jukir di Depok Alami 3 Luka Tusuk
Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat
Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Operasi Patuh 2026 Segera Dimulai, Pengendara Lawan Arus Jadi Perhatian Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Detik-Detik BYD Atto 1 Tabrak Beruntun di Blok M, Pengemudi Ojol Patah Kaki

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:32 WIB

Kampung Ambon Kembali Digerebek, Polisi Sita 10 Senjata Tajam dan Airsoft Gun

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:29 WIB

Terapis Pijat Panggilan Mengaku Dianiaya dan Diperas di Kamar Kontrakan Jakpus

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 06:12 WIB

54 Ton Batu Mineral dan 320 Kg Sisik Trenggiling, Polda Metro Ungkap 5 Kasus

Berita Terbaru

Proyek megah pesisir Vingroup di Can Gio mengancam keberadaan hutan mangrove pelindung banjir Kota Ho Chi Minh. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan

Sabtu, 24 Okt 2026 - 14:36 WIB