Remaja 17 Tahun Tewas Dikeroyok di Ciputat, 6 Pelaku Pelajar Ditangkap

Rabu, 29 April 2026 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, mengeroyok. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, mengeroyok. (Posnews/Ist)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Aksi brutal terjadi di kawasan Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan. Seorang remaja berinisial FA (17) tewas mengenaskan setelah dikeroyok dan dibacok oleh sekelompok pelaku.

Polisi bergerak cepat dan berhasil menangkap enam pelaku yang sebagian besar masih berstatus pelajar.

Peristiwa berdarah ini terjadi pada Selasa dini hari (28/4/2026) sekitar pukul 02.00 WIB di Jalan Taqwa, Kampung Gunung.

Saat itu, korban diketahui sedang sendirian. Namun tiba-tiba, sekelompok pelaku datang dan langsung menyerang tanpa ampun.

Kapolsek Ciputat Timur, Bambang Askar Sodiq, mengungkapkan bahwa korban tidak sempat melawan. “Korban diserang secara brutal oleh para pelaku.

Enam orang sudah kami amankan,” tegasnya.

Saksi Lihat Aksi Pembacokan Mengerikan

Sementara itu, saksi berinisial RH (20) yang melintas di lokasi bersama rekannya melihat langsung kejadian sadis tersebut.

Baca Juga :  Wang Yi Telepon Menlu Thailand dan Kamboja, Desak Gencatan Senjata Segera

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya, mereka melihat keributan antar remaja. Namun tak lama kemudian, korban dibacok secara brutal.

Ironisnya, RH ternyata masih memiliki hubungan keluarga dengan korban. Namun saat kejadian, ia tidak menyadari bahwa korban yang diserang adalah saudaranya sendiri.

Setelah mendapat kabar mengejutkan, RH langsung kembali ke lokasi. Ia mendapati FA sudah tergeletak bersimbah darah. Bersama rekannya, korban dilarikan ke RSUD Tangsel. Namun sayang, nyawanya tidak tertolong.

Fakta Mengejutkan: Korban Bukan Anak Tawuran

Lebih lanjut, polisi mengungkap fakta mengejutkan. FA dikenal sebagai anak baik dan bukan pelaku tawuran.

Baca Juga :  Pemprov DKI Segel Bar Tamansari, Teguran Keras untuk Hiburan Malam

Malam itu, ia pamit belajar bersama teman-temannya sebelum akhirnya menjadi korban kebrutalan.

Ayah korban yang bekerja sebagai satpam sempat diminta menjemput. Namun sebelum dijemput, FA memilih pulang sendiri—yang justru berujung petaka.

Setelah penyelidikan intensif, polisi mengungkap motif di balik aksi sadis tersebut. Para pelaku mengaku menyimpan dendam lama terkait tawuran pada tahun 2025.

Mereka merasa kalah dari kelompok yang mereka kira berkaitan dengan korban.

Padahal, korban sama sekali tidak terlibat dalam konflik tersebut.

Kini, keenam pelaku telah diamankan dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga terus mendalami kemungkinan adanya pelaku lain dalam kasus ini. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Facebook Dipenuhi Gambar Palsu Tersangka Penembakan Trump
Pelantikan Kajati dan Pejabat Eselon II, Fokus Integritas dan Transformasi Digital
Raja Charles III Dukung Sikap Keras Terhadap Nuklir Iran
Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Temukan Pria Tenggelam di BKT, Evakuasi 4 Jam
KKB Tembaki Warga Sipil di Yahukimo, Dua Orang Terluka – Pelaku Diburu
Musk di Meja Hijau: Sebut OpenAI Curi Badan Amal dalam Sidang Perdana
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Satu Korban ICU Meninggal – Total 16 Tewas
Bus Rombongan Haji Kloter JKS-1 dan SUB-2 Tabrakan di Arab Saudi, Ini Kondisi Korban

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 16:42 WIB

Facebook Dipenuhi Gambar Palsu Tersangka Penembakan Trump

Rabu, 29 April 2026 - 16:00 WIB

Pelantikan Kajati dan Pejabat Eselon II, Fokus Integritas dan Transformasi Digital

Rabu, 29 April 2026 - 15:39 WIB

Raja Charles III Dukung Sikap Keras Terhadap Nuklir Iran

Rabu, 29 April 2026 - 15:37 WIB

Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Temukan Pria Tenggelam di BKT, Evakuasi 4 Jam

Rabu, 29 April 2026 - 15:20 WIB

KKB Tembaki Warga Sipil di Yahukimo, Dua Orang Terluka – Pelaku Diburu

Berita Terbaru

Manipulasi digital di tengah krisis. Facebook dibanjiri konten

INTERNASIONAL

Facebook Dipenuhi Gambar Palsu Tersangka Penembakan Trump

Rabu, 29 Apr 2026 - 16:42 WIB

Diplomasi di meja makan. Presiden Donald Trump mengeklaim dukungan Raja Charles III atas kebijakan nuklir Iran dalam jamuan kenegaraan yang berlangsung di tengah ketegangan hubungan AS-Inggris. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Raja Charles III Dukung Sikap Keras Terhadap Nuklir Iran

Rabu, 29 Apr 2026 - 15:39 WIB