Polisi Bongkar Gudang Obat Keras di Tanah Abang, Tangkap 5 Orang

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menunjukkan barang bukti ratusan ribu butir obat keras ilegal hasil penggerebekan di Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Posnews/Humas PMJ)

Polisi menunjukkan barang bukti ratusan ribu butir obat keras ilegal hasil penggerebekan di Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. (Posnews/Humas PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID –Polda Metro Jaya membongkar gudang obat keras ilegal di Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menyita 575.200 butir obat daftar G, dan mengungkap jaringan distribusi berskala besar di Jakarta serta sekitarnya.

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap lima tersangka dalam operasi yang berlangsung pada 25 Juli 2026. Mereka terdiri dari K (40), AM (43), B (40), GR (25), dan RN (34).

“Pelaku yang kami amankan berjumlah lima orang, terdiri dari satu perempuan dan empat laki-laki,” kata Kanit Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Kompol Denny Simanjuntak, Kamis (30/7/2026).

Berawal dari Laporan Warga

Polisi bergerak setelah menerima informasi tentang aktivitas mencurigakan di sebuah bangunan semipermanen di kawasan Kebon Kacang.

Tim Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat transaksi dan penyimpanan obat keras ilegal.

Di lokasi pertama, penyidik menemukan 15.900 butir Tramadol, 4.000 butir Hexymer, 1.800 butir Trihexyphenidyl, tujuh ponsel, uang tunai Rp140.691.000, serta buku catatan transaksi.

Gudang Penyimpanan Terbongkar

Keterangan para tersangka mengarahkan polisi ke sebuah gudang yang berada tidak jauh dari lokasi pertama.

Baca Juga :  Begal Sadis BKT Rorotan Kembali Beraksi, R Mengaku Jadi Korban Ke-10

Dari gudang itu, petugas menyita 499.000 butir Hexymer, 28.000 tablet putih berlogo “Y”, dan 26.500 butir Trihexyphenidyl.

Polisi menyita total 575.200 butir obat keras daftar G, salah satu pengungkapan terbesar Polda Metro Jaya tahun ini.

Penyidik menduga para tersangka menjalankan jaringan peredaran obat keras ilegal secara terorganisir dan memasok berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya.

Polda Metro Jaya menahan kelima tersangka dan menjerat mereka dengan UU Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Polisi masih mengembangkan kasus ini untuk memburu kemungkinan pelaku lain dalam jaringan tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Sita 103 Aset PT DSI Rp10,23 M di Sukoharjo, 5.102 Korban Menanti Restitusi
Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme
Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan
Polisi Pantau Pergerakan Pelajar di Jakut, Antisipasi Ikut Demo di Pusat Kota
Mahasiswa Gagal Long March ke Bundaran HI, Demo di Sudirman Diadang Aparat

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:19 WIB

1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan

Berita Terbaru

ASUS meluncurkan kartu grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT edisi spesial Onimusha. Simak spesifikasi RDNA 4, desain Oni Gauntlet. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Rilis Kartu Grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT

Sabtu, 31 Okt 2026 - 15:50 WIB

Capcom matikan server Street Fighter V dan hentikan penjualan di PS Store dan Steam akibat masalah keamanan PHP. Simak ulasan perbaikan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Matikan Server dan Hentikan Penjualan Street Fighter V

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:41 WIB

Raffi Ahmad dan Willie Salim menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

JABODETABEK

Mahasiswa Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda? Ini Faktanya

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:10 WIB