POSNEWS.CO.ID, ROMA – Senat Italia menyetujui rancangan undang-undang pengembalian energi nuklir pada Rabu.
Pengesahan Kerangka Hukum dan Target Energi Meloni
Para senator Italia memberikan dukungan melalui pemungutan suara resmi dengan hasil 81 banding 51 suara.
Pemerintahan Perdana Menteri Giorgia Meloni merancang aturan ini demi meningkatkan ketahanan energi nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Undang-undang baru memberi mandat 12 bulan bagi pemerintah untuk menyusun petunjuk teknis pelaksanaan.
Pemerintah akan mengatur standar keselamatan, lisensi reaktor, hingga kriteria lokasi penyimpanan limbah.
Aturan ini memprioritaskan pengembangan reaktor modular kecil atau SMR ketimbang reaktor raksasa masa lalu.
Perubahan Sikap Publik dan Dorongan Menteri Energi
Menteri Lingkungan Hidup Gilberto Pichetto Fratin menyebut keputusan parlemen sebagai langkah bersejarah bagi Italia.
Fratin mengintegrasikan teknologi nuklir dengan energi terbarukan demi mencapai hasil ketahanan energi yang optimal.
Masyarakat Italia pernah menolak penggunaan energi nuklir melalui referendum pasca bencana Chernobyl dan Fukushima.
Namun, lembaga survei Only Numbers mencatat 55 persen warga Italia kini mendukung reaktor generasi baru.
Dukungan terbesar datang dari kalangan generasi muda yang menginginkan pasokan listrik bersih tanpa emisi.
Penolakan Kelompok Lingkungan dan Tantangan Investasi
Meskipun demikian, berbagai kelompok lingkungan seperti Greenpeace dan WWF Italia mengkritik keras aturan baru tersebut.
Mereka menilai keputusan pemerintah melanggar kehendak rakyat serta tidak menyelesaikan krisis energi Italia secara cepat.
Analis energi Michele Governatori mengkhawatirkan minimnya minat investor swasta terhadap proyek reaktor SMR mahal.
Pemerintah Italia juga belum memiliki fasilitas penyimpanan permanen untuk limbah radioaktif dari program sebelumnya.
Oposisi dan aktivis lingkungan berencana mengajukan penolakan terhadap penetapan lokasi reaktor di masa depan.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













