Solidaritas Teheran-Islamabad: Pezeshkian Tegaskan Hak Bela Diri Iran di Hadapan PM Shehbaz Sharif

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi di tengah api. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan hak alami negaranya untuk membela diri, sementara Pakistan menyatakan dukungan penuh terhadap kedaulatan Teheran dalam menghadapi agresi AS-Israel. Dok: Istimewa.

Aliansi di tengah api. Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan hak alami negaranya untuk membela diri, sementara Pakistan menyatakan dukungan penuh terhadap kedaulatan Teheran dalam menghadapi agresi AS-Israel. Dok: Istimewa.

TEHERAN, POSNEWS.CO.ID – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa Republik Islam Iran memiliki hak sah untuk membela kedaulatan teritorialnya. Pernyataan keras ini muncul dalam pembicaraan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif guna membahas dampak perang yang ia sebut sebagai agresi “ilegal” AS-Israel.

Dalam konteks ini, Pezeshkian menekankan bahwa Iran bukanlah pihak yang memulai peperangan tersebut. Sebaliknya, ia menuding Amerika Serikat dan Israel meluncurkan agresi militer di tengah berlangsungnya proses negosiasi nuklir yang sensitif.

Agresi di Tengah Jalur Diplomasi

Pezeshkian menyoroti bahwa serangan udara sekutu telah merenggut nyawa Pemimpin Tertinggi saat itu, Ali Khamenei, serta sejumlah komandan militer senior dan warga sipil. Oleh karena itu, Iran memandang tindakan tersebut sebagai sabotase terhadap upaya perdamaian internasional.

Lebih lanjut, serangan tersebut juga menyasar berbagai fasilitas publik di seluruh penjuru Iran. Meskipun mendapatkan tekanan militer yang masif, Pezeshkian mengklaim bahwa Iran secara konsisten tetap berupaya menjaga stabilitas dan keamanan regional. Bahkan, ia menegaskan komitmen Teheran untuk terus memperkuat kerja sama antar-negara di kawasan Timur Tengah.

Krisis Selat Hormuz dan Jaminan Keamanan Maritim

Terkait situasi keamanan di jalur pelayaran global, Pezeshkian menyebut ketidakstabilan di Selat Hormuz sebagai dampak langsung dari aksi militer AS dan Israel. Namun demikian, Iran mengeklaim telah mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna menjamin keselamatan navigasi internasional.

“Ketidakamanan yang terjadi saat ini adalah hasil dari agresi pihak lawan,” ujar Pezeshkian sebagaimana dikutip dari pernyataan resmi kantor kepresidenan. Sebagai hasilnya, Iran tetap memfasilitasi jalur aman bagi kapal-kapal dari negara sahabat agar arus logistik di Selat Hormuz tidak terhenti sepenuhnya.

Baca Juga :  Gaya Viral PM Sanae Takaichi Pikat Pemilih Muda Jepang

Pakistan: “Selalu Berada di Sisi Iran”

Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyampaikan simpati mendalam atas jatuhnya korban jiwa di pihak Iran. Dalam hal ini, Sharif mengapresiasi kebijakan Iran yang mengizinkan kapal-kapal Pakistan melintasi Selat Hormuz dengan aman di tengah blokade yang sedang berlangsung.

Selain itu, Sharif mendesak negara-negara di kawasan untuk bersatu melakukan de-eskalasi situasi guna memulihkan perdamaian yang berkelanjutan. “Pakistan telah dan akan selalu berada di sisi pemerintah serta rakyat Iran,” tegas Sharif. Pada akhirnya, solidaritas antara Islamabad dan Teheran ini menjadi faktor penting dalam peta diplomasi regional tahun 2026.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan
Tiongkok Tampil Sebagai Pemasok Utama Teknologi Air Global
Ancaman Ruyung dan Tabrakan Mobil Memicu Kekhawatiran
Pelajar dan Guru Turun ke Jalanan Athena Menuntut Hunian Murah
Taiwan Keluarkan Peringatan Darat Menyusul Ancaman Topan
Intelijen AS Buka Suara Soal Kampanye Disinformasi Rusia
Marco Rubio Tegaskan Akses Starlink Ukraina Keputusan SpaceX
Elon Musk Ancam Politisi Demokrat Terkait Rencana Penyelidikan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tiongkok Tampil Sebagai Pemasok Utama Teknologi Air Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Ancaman Ruyung dan Tabrakan Mobil Memicu Kekhawatiran

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pelajar dan Guru Turun ke Jalanan Athena Menuntut Hunian Murah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:25 WIB

Taiwan Keluarkan Peringatan Darat Menyusul Ancaman Topan

Berita Terbaru