Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 September 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim penyelamat Nepal gencar mencari korban banjir bandang usai dua pekerja PLTA ditemukan hidup, sementara korban tewas kedua negara tembus 1.325 jiwa. Dok: Istimewa.

Tim penyelamat Nepal gencar mencari korban banjir bandang usai dua pekerja PLTA ditemukan hidup, sementara korban tewas kedua negara tembus 1.325 jiwa. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, KATHMANDU — Tim tanggap darurat Nepal menggali reruntuhan dengan semangat baru pada Sabtu. Semangat ini muncul setelah penyelamatan yang disebut “keajaiban” terhadap dua pekerja pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Kedua pekerja itu termasuk ratusan pekerja PLTA yang hilang sejak dinding air dan lumpur menyerupai tsunami menerjang wilayah perbatasan China-Nepal. Bencana ini dipicu longsoran gletser dan bebatuan berskala besar pada 26 Agustus.

Korban Tewas Terus Bertambah

Badan penanggulangan bencana Nepal mencatat 1.294 jenazah telah ditemukan, sementara 5.053 orang masih hilang. Di sisi lain perbatasan, media pemerintah China melaporkan 31 orang tewas dan 531 orang hilang. Dengan demikian, total korban tewas di kedua negara mencapai 1.325 jiwa, sedangkan 5.584 orang masih belum ditemukan.

Juru bicara Angkatan Darat Nepal, Raja Ram Basnet, menyampaikan operasi pencarian dan penyelamatan berlangsung sejak pagi hari. Pencarian terus berlanjut di terowongan Trishuli 3A, lokasi dua pekerja tadi ditemukan hidup, serta di sejumlah titik lainnya. Setidaknya 12 proyek PLTA hancur akibat banjir ini.

Pemerintah semula menyebut lebih dari 100 pekerja diperkirakan masih hidup di dalam beberapa terowongan. Tim penyelamat menyebut penemuan dua pekerja yang tertimbun lumpur itu sebagai keajaiban, sebab keduanya bertahan hidup setelah terjebak selama sembilan hari. Saat ini, kondisi keduanya dilaporkan stabil setelah dibawa ke rumah sakit.

Bantuan Internasional Mengalir

Sejumlah ahli dari India, China, Australia, dan Korea Selatan turut membantu tim penyelamat Nepal menyisir terowongan-terowongan yang tertutup reruntuhan. Kerja sama lintas negara ini menjadi kunci mempercepat proses pencarian korban yang masih hilang.

Baca Juga :  Peran Organisasi Internasional dalam Mengatur Ketertiban Dunia

Sementara itu, kamar jenazah di berbagai rumah sakit mengalami kelebihan kapasitas. Kepolisian Nepal menyatakan sekitar 1.030 jenazah telah dimakamkan secara massal setelah sampel DNA diambil untuk kepentingan identifikasi keluarga di kemudian hari.

Janji Pemulihan bagi Pengungsi

Perdana Menteri Balendra Shah berjanji menyediakan tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi ribuan warga yang kehilangan rumah akibat bencana ini. Saat ini, para pengungsi tersebut tinggal di kamp-kamp penampungan sementara.

Dalam unggahan emosional di media sosial pada Jumat malam, Shah mengakui kondisi di kamp pengungsian tidaklah mudah bagi para korban. Ia berjanji pemerintah akan kembali menciptakan lingkungan tempat warga dapat membangun masa depan mereka.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji
Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition
AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC
Putin Temui Utusan AS Witkoff dan Kushner di Kremlin
USS Abraham Lincoln Tinggalkan Thailand Usai Kunjungan
Takaichi Bantah Revisi UU Rumah Kekaisaran Halangi Suksesi
Petugas Imigrasi AS Didakwa Berbohong soal Penembakan Warga
Andy Burnham dan Macron Gelar Pertemuan Resmi Pertama

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 18:27 WIB

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 September 2026 - 17:25 WIB

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Minggu, 6 September 2026 - 15:00 WIB

Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition

Minggu, 6 September 2026 - 14:45 WIB

AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC

Minggu, 6 September 2026 - 14:14 WIB

Putin Temui Utusan AS Witkoff dan Kushner di Kremlin

Berita Terbaru

Tim penyelamat Nepal gencar mencari korban banjir bandang usai dua pekerja PLTA ditemukan hidup, sementara korban tewas kedua negara tembus 1.325 jiwa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:27 WIB

PM Yunani Kyriakos Mitsotakis janjikan pemangkasan pajak dan kenaikan gaji jelang pemilu, di tengah protes buruh atas biaya hidup tinggi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Minggu, 6 Sep 2026 - 17:25 WIB