Sosok Irjen Adex Yudiswan, Polisi Humanis yang Kini Jadi Wakapolda Metro Jaya

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Irjen Adex Yudiswan saat menjalankan tugas sebagai perwira Polri dan kini dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya. (Posnews/Ist)

Irjen Adex Yudiswan saat menjalankan tugas sebagai perwira Polri dan kini dipercaya menjadi Wakapolda Metro Jaya. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Sosok Irjen Pol Adex Yudiswan kembali mendapat amanah penting di tubuh Polri. Perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 itu kini dipercaya menjabat Wakapolda Metro Jaya.

Penugasan tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan panjang Adex di kepolisian.

Sebelumnya, ia menjabat Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri. Dalam mutasi terbaru, Polri juga menaikkan pangkatnya dari Brigjen menjadi Irjen Pol.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bagi Adex, pengalaman lapangan menjadi bagian penting dalam membentuk cara pandangnya sebagai anggota Polri.

Kariernya tidak hanya berkutat pada penegakan hukum, tetapi juga mempertemukannya dengan berbagai persoalan sosial yang membutuhkan kehadiran polisi secara langsung.

Pernah Terjun ke Hutan Demi Korban Pesawat

Salah satu kisah yang melekat pada perjalanan Adex terjadi ketika ia menjabat Kapolres Luwu, Sulawesi Selatan, pada 2015.

Saat itu, pesawat Aviastar rute Masamba-Makassar jatuh di kawasan Pegunungan Latimojong. Adex ikut memimpin pencarian hingga tim menemukan lokasi jatuhnya pesawat.

Dalam proses evakuasi, Adex dan tim harus menghadapi medan hutan dan pegunungan yang berat. F

oto dirinya menggendong jenazah bayi korban menggunakan sarung kemudian beredar luas dan menjadi salah satu momen yang membuat sosoknya dikenal publik.

Kisah tersebut memperlihatkan sisi lain tugas seorang polisi. Di tengah kondisi sulit, anggota kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga hadir ketika masyarakat menghadapi musibah.

Berangkat dari Dunia Reserse

Adex membangun sebagian besar kariernya melalui bidang reserse. Setelah menyelesaikan pendidikan di Akpol pada 1996, ia menjalani berbagai penugasan di lapangan.

Baca Juga :  Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan Monas

Ia pernah menjadi Kapolsek Jatiuwung, Kasatreskrim Polrestro Tangerang Kota, Kasatnarkoba Polrestro Jakarta Barat, hingga Kasatreskrim Polrestro Jakarta Utara.

Kariernya kemudian berkembang ke sejumlah posisi strategis, termasuk Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kapolsek Kebayoran Baru, Kapolsek Penjaringan, Kapolres Luwu, Kapolres Gresik, serta Wakapolres Metro Jakarta Barat.

Setelah itu, Adex dipercaya sebagai Dirreskrimsus Polda Kalimantan Tengah dan menempati sejumlah jabatan di lingkungan Bareskrim serta Srena Polri.

Rekam jabatan tersebut menunjukkan pengalaman yang cukup beragam, mulai dari tugas operasional hingga perumusan strategi kepolisian.

Masuk ke Dunia Siber

Perkembangan teknologi juga membawa Adex ke ranah kejahatan digital. Ia pernah menjabat Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri pada 2020.

Setelah menjalani tugas di bidang perencanaan dan strategi, Adex kembali ke dunia siber sebagai Dirtipidsiber Bareskrim Polri pada 2026.

Dalam jabatan tersebut, ia ikut menangani berbagai perkara kejahatan digital, termasuk judi online dan kejahatan berbasis internet.

Pada September 2026, misalnya, Adex menjelaskan tantangan pemberantasan judi online yang terus berubah mengikuti perkembangan teknologi.

Ia menyoroti penggunaan domain baru, mirror site, media sosial, hingga pola transaksi digital untuk menyamarkan aktivitas ilegal.

Tak Hanya Penegakan Hukum

Menariknya, Adex juga menunjukkan perhatian terhadap edukasi generasi muda di ruang digital.

Saat menjadi Dirtipidsiber, ia terlibat dalam E-Sport Kapolri Cup 2026.

Menurut Adex, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang untuk mengembangkan bakat anak muda sekaligus memberikan edukasi mengenai keamanan digital, bahaya narkoba, dan pencegahan perundungan siber.

Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa tugas kepolisian di era digital tidak cukup hanya dengan melakukan penindakan.

Polisi juga perlu membangun literasi dan menciptakan ruang yang aman bagi masyarakat, terutama generasi muda.

Kini Wakapolda Metro Jaya

Pada awal Oktober 2026, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan rotasi sejumlah pejabat utama Polri.

Baca Juga :  Kasus Ayah Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anak, DPR Minta Pertimbangkan KUHP Baru

Adex mendapat kepercayaan baru sebagai Wakapolda Metro Jaya, menggantikan Irjen Pol Dekananto Eko Purwono yang mendapat penugasan sebagai Kapolda Jawa Timur.

Pada saat yang sama, Adex masuk dalam daftar 14 perwira tinggi yang naik pangkat menjadi Irjen Pol.

Posisi Wakapolda Metro Jaya membawa tantangan besar. Sebab, wilayah hukum Polda Metro Jaya mencakup kawasan ibu kota dengan persoalan keamanan yang sangat dinamis, mulai dari kejahatan konvensional, kejahatan siber, kemacetan, demonstrasi, hingga berbagai persoalan sosial perkotaan.

Adex mengandalkan pengalaman di lapangan, reserse, perencanaan, dan kejahatan siber untuk memperkuat pelayanan kepolisian yang dekat dengan masyarakat.

Daftar Riwayat Hidup Irjen Adex Yudiswan

  • Nama: Irjen Pol Adex Yudiswan, S.H., S.I.K., M.Si.
  • Tempat, tanggal lahir: Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, 3 Desember 1974
  • Lulusan: Akpol 1996
  • Bidang pengalaman: Reserse dan kepolisian siber
  • Jabatan terbaru: Wakapolda Metro Jaya
  • Pangkat terbaru: Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol)

Riwayat pendidikan:

  • Akpol, 1996
  • PTIK, 2004
  • Sespimmen, 2011
  • Sespimti, 2020
  • S1 Universitas Prof. Dr. Hazairin
  • S2 Universitas Indonesia

Riwayat jabatan penting:

  • Kapolsek Jatiuwung
  • Kasatreskrim Polrestro Tangerang Kota
  • Kasatnarkoba Polrestro Jakarta Barat
  • Kasatreskrim Polrestro Jakarta Utara
  • Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya
  • Kapolsek Kebayoran Baru
  • Kapolsek Penjaringan
  • Kapolres Luwu
  • Kapolres Gresik
  • Wakapolres Metro Jakarta Barat
  • Dirreskrimsus Polda Kalimantan Tengah
  • Kasubdit II Dittipidsiber Bareskrim Polri
  • Kabagpinludagri Rojakstra Srena Polri
  • Karojakstra Stamarena Polri
  • Dirtipidsiber Bareskrim Polri
  • Wakapolda Metro Jaya

Perjalanan karier Adex berawal dari tugas lapangan sebelum Polri mempercayainya menduduki sejumlah posisi strategis. Kini, tantangan berikutnya menanti di Jakarta.

Pengalaman panjang itu menjadi modal untuk memperkuat penegakan hukum sekaligus membangun pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bersama Masyarakat Jadi Tagline Baru Polri, Apa Maknanya?
HUT ke-81 TNI Hari Ini, Prabowo Resmikan 6 Kodam Baru di Cilangkap
Densus 88 Bongkar Aktivitas Jaringan Teror di 6 Provinsi, 11 Orang Ditangkap
Kapolri Suyudi Resmi Lantik 27 Pejabat dan Naikkan Pangkat 23 Pati
6 Jabatan Bintang Tiga Polri Berganti, Ini Daftar Pejabat Barunya
Sosok Dadang Hartanto, Kapolda Metro Jaya Baru: Karier Panjang hingga Jadi Guru Besar
Kapolri Suyudi Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti
Tragedi KM Virgo Transport 8: 80 Korban Meninggal, 55 Masih Dicari

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Sosok Irjen Adex Yudiswan, Polisi Humanis yang Kini Jadi Wakapolda Metro Jaya

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:57 WIB

Polisi Bersama Masyarakat Jadi Tagline Baru Polri, Apa Maknanya?

Senin, 5 Oktober 2026 - 08:44 WIB

HUT ke-81 TNI Hari Ini, Prabowo Resmikan 6 Kodam Baru di Cilangkap

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Densus 88 Bongkar Aktivitas Jaringan Teror di 6 Provinsi, 11 Orang Ditangkap

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Kapolri Suyudi Resmi Lantik 27 Pejabat dan Naikkan Pangkat 23 Pati

Berita Terbaru