SURAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Kabar duka mendalam menyelimuti Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan seluruh Indonesia. Sri Susuhunan Pakubuwono XIII (PB XIII), raja yang memimpin Kasunanan, mangkat (wafat) pada Selasa malam (4/11/2025) di Surakarta.
Hari ini, Rabu (5/11/2025), prosesi akan mengantarkan jenazah Sinuwun ke peristirahatan terakhir di Makam Raja-Raja Imogiri, Bantul. Pihak keraton telah menyiapkan prosesi panjang, dan iring-iringan jenazah akan melintasi sebagian besar wilayah Yogyakarta. Pihak berwenang memperkirakan ribuan pelayat dari Surakarta dan Yogyakarta akan memadati rute untuk memberikan penghormatan terakhir.
Profil Singkat Sri Susuhunan Pakubuwono XIII
Sri Susuhunan Pakubuwono XIII, lahir dengan nama Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hangabehi pada 28 Juni 1948, adalah raja Keraton Surakarta yang naik tahta pada tahun 2004. Ia menggantikan ayahnya, Pakubuwono XII, yang wafat tanpa menunjuk putra mahkota.
Konflik internal sempat mewarnai masa awal pemerintahannya, yang publik kenal sebagai “dualism” kepemimpinan. Namun, setelah melalui rekonsiliasi, ia kukuh sebagai Susuhunan yang sah. Selama bertahta, publik mengenal PB XIII sebagai sosok yang teguh memegang tradisi dan berusaha melestarikan warisan budaya Mataram di tengah tantangan zaman modern. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi pelestarian budaya Jawa.
Prosesi dan Rute Iring-Iringan Jenazah
Prosesi pemakaman hari ini akan menjadi momen bersejarah. Berdasarkan informasi resmi, iring-iringan jenazah akan memulai perjalanan dari wilayah Prambanan pada Rabu pagi.
Rute ini akan menempuh jarak puluhan kilometer, melewati beberapa titik arteri utama di Yogyakarta dan Bantul sebelum tiba di Imogiri. Berikut adalah rute lengkap yang akan iring-iringan jenazah lewati pada hari ini, Rabu, 5 November 2025:
Dimulai dari Prambanan, iring-iringan akan bergerak menuju Simpang Proliman, berlanjut ke Simpang Raden Ronggo, Simpang Angkasa, dan Simpang Maguwoharjo. Perjalanan berlanjut ke Simpang Janti dan Simpang Blok O, lalu mengarah ke selatan melewati Simpang Ketandan dan Simpang Karangturi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari sana, rute akan menyusuri Jalan Imogiri Barat melalui Simpang Gondowulung, Simpang 4 Grojokan, Simpang 3 Ngoto, dan Simpang 3 Sugito. Iring-iringan kemudian akan melewati Jejeran, Pasar Imogiri, Patung Kuda, Pasar Imogiri Lama, dan Simpang 3 Pundung, sebelum akhirnya tiba di Terminal Jimatan dan kompleks Makam Raja-Raja Imogiri untuk prosesi pemakaman.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir untuk tetap tertib di sepanjang jalur dan tidak mengganggu kelancaran prosesi.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia





















