Tewas Tiga Hari di Kontrakan, PPPK RSPAU Dibunuh Demi Rampas Harta

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imannudin bersama Kabidhumas Kombes Pol. Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imannudin bersama Kabidhumas Kombes Pol. Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi sadis mengguncang Bekasi. Seorang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) RSPAU berinisial NHW (33) ditemukan tewas mengenaskan di kontrakannya di Jatiwaringin, Pondok Gede.

Polisi kini mengungkap motif awal pembunuhan tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menyebut dua pelaku nekat membunuh korban demi menguasai barang miliknya.

“Sementara ini motifnya ingin menguasai barang korban,” tegas Iman saat rilis kasus di Mapolda Metro Jaya, Kamis (12/2/2026).

Tewas Membusuk Tiga Hari

Lebih mengejutkan lagi, korban diduga sudah meninggal selama tiga hari sebelum jasadnya ditemukan.

“Korban diperkirakan meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan,” ungkap Iman.

Baca Juga :  Duel Maut Mahasiswa Papua di Bantul, Emosi Usai Mabuk Berujung Penusukan

Jasad NHW pertama kali ditemukan rekan kerjanya, SR, pada Rabu (4/2) pagi. SR curiga lantaran korban tak masuk kerja beberapa hari dan ponselnya tak aktif. Karena khawatir, ia mendatangi kontrakan korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bersama pemilik kontrakan, SR membuka kamar menggunakan kunci cadangan. Saat pintu terbuka, korban sudah tergeletak tak bernyawa di dalam kamar.

Rampas Barang, Baru Kenal Sebulan

Polisi juga mengungkap fakta lain. Setelah membunuh korban, pelaku membawa kabur sejumlah barang milik NHW. Namun penyidik belum membeberkan detail barang yang dirampas.

“Kedua pelaku mengambil beberapa barang milik korban,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

Baca Juga :  Orang Tua Murid di Solo Tolak MBG, Pilih Bayar Rp10 Ribu untuk Menu Sehat

Ironisnya, pelaku diketahui baru mengenal korban sekitar satu bulan terakhir. Hubungan singkat itu berujung maut.

Meski motif sementara mengarah pada perampasan, polisi masih mendalami kemungkinan lain. “Motif bisa berkembang. Kami belum menyimpulkan secara final sebelum penyidikan tuntas,” tegas Budi.

Kini, dua pelaku sudah meringkuk di sel tahanan Polda Metro Jaya. Penyidik terus memburu bukti tambahan untuk menjerat keduanya dengan pasal berlapis.

Polda Metro Jaya memastikan proses hukum berjalan tegas dan transparan. Polisi juga mengingatkan masyarakat agar tidak terpengaruh spekulasi liar selama proses penyidikan berlangsung. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Metro Kerahkan Satgas SABER Pangan Jelang HBKN 2026, Harga dan Mutu Diawasi Ketat
Sopir Tangki Air Ditembak OTK di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Kejar 3 Pelaku
Naik Transjakarta Saat Ramadan? Siap-Siap Dapat Takjil Gratis di 14 Koridor
BNN Ungkap 4,1 Juta Penduduk Terpapar, Sekolah Jadi Benteng Anti Narkoba
Bus Transjakarta Lindas Pejalan Kaki di Cilandak, Korban Tewas di TKP
Emak-Emak Bakar Toko Emas di Makassar Pakai Bom Molotov, Sempat Pura-Pura Belanja
Pentagon Siapkan Kapal Induk Kedua Menuju Timur Tengah
Kampung Bahari Digerebek, Polres Jakut Sita 8 Motor Curian dan Sabu 162,89 Gram

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:10 WIB

Tewas Tiga Hari di Kontrakan, PPPK RSPAU Dibunuh Demi Rampas Harta

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:25 WIB

Polda Metro Kerahkan Satgas SABER Pangan Jelang HBKN 2026, Harga dan Mutu Diawasi Ketat

Kamis, 12 Februari 2026 - 20:03 WIB

Sopir Tangki Air Ditembak OTK di Yahukimo, Satgas Damai Cartenz Kejar 3 Pelaku

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:38 WIB

Naik Transjakarta Saat Ramadan? Siap-Siap Dapat Takjil Gratis di 14 Koridor

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:17 WIB

BNN Ungkap 4,1 Juta Penduduk Terpapar, Sekolah Jadi Benteng Anti Narkoba

Berita Terbaru