Duel Maut Mahasiswa Papua di Bantul, Emosi Usai Mabuk Berujung Penusukan

Senin, 19 Januari 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

BANTUL, POSNEWS.CCO.ID – Perkelahian berdarah antardua mahasiswa asal Papua berakhir maut di Gang Puntodewo, Sidorejo, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul.

Polisi mengungkap motif penusukan yang menewaskan AG (20) dipicu emosi sesaat setelah motor yang dikendarai korban menabrak pohon.

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Achmad Mirza menjelaskan, insiden terjadi Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 08.30 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, korban AG mengendarai motor matic dengan AA (23) sebagai pembonceng. Benturan membuat keduanya terjatuh, lalu cekcok memanas hingga berkelahi.

Baca Juga :  Kasus Begal Payudara Libatkan Anak di Kembangan, Polisi Lakukan Penanganan Khusus

“Setelah jatuh, mereka bertengkar dan berkelahi. Pelaku lalu menusuk korban. Motifnya murni emosi,” tegas Achmad, Senin (19/1/2026).

Lebih jauh, polisi mengungkap sebelum kejadian keduanya menenggak miras di lokasi tak jauh dari TKP. Dari pengakuan pelaku, penusukan dilakukan satu kali.

Senjata tajam yang digunakan sudah dibawa AA di dalam tas.

Baca Juga :  Curah Hujan Tinggi, Prabowo Minta Operasi Modifikasi Cuaca Jabodetabek Diperluas

Sementara itu, Tim Opsnal Jatanras Polres Bantul bergerak cepat dan membekuk AA—mahasiswa asal Kabupaten Paniai, Papua Tengah—di Banguntapan pada hari yang sama.

“Terduga pelaku berhasil diamankan di Banguntapan,” kata Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto.

Kasus ini menggemparkan warga dan menjadi peringatan keras soal bahaya miras serta konflik emosi yang berujung maut.

Polisi masih mendalami berkas perkara untuk proses hukum lanjutan.

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display
DPO KKB Papua Tewas Ditembak Aparat Saat Kabur ke Hutan
Polisi Tangkap Pengendara PCX Bawa Obat Keras Saat Razia di Tamansari
Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump
Trump Tunda Sidang Konfirmasi Jay Clayton di Tengah Krisis
Trump Sebut Xi Jinping dan Vladimir Putin Bersikap Netral
Rusia Hantam Ibu Kota Ukraina dengan Rudal Balistik
Serangan Militer Israel Tewaskan Seribu Warga Gaza

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:32 WIB

Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:57 WIB

DPO KKB Papua Tewas Ditembak Aparat Saat Kabur ke Hutan

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:14 WIB

Polisi Tangkap Pengendara PCX Bawa Obat Keras Saat Razia di Tamansari

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:25 WIB

Presiden Brazil Lula da Silva Peringatkan Donald Trump

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:19 WIB

Trump Tunda Sidang Konfirmasi Jay Clayton di Tengah Krisis

Berita Terbaru

Dokter urologi menjelaskan gejala pembesaran prostat yang menyebabkan pria sering buang air kecil pada malam hari dan mengganggu kualitas hidup. (Posnews/ist)

KESEHATAN

Sering Bangun Malam untuk Kencing? Bisa Jadi Gejala BPH

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:37 WIB

Lompatan besar seri POVA. Tecno resmi meluncurkan POVA 8 dengan inovasi layar belakang Alive Matrix Display dan kapasitas baterai monster 8000 mAh. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Tecno POVA 8 Resmi Meluncur dengan Alive Matrix Display

Kamis, 18 Jun 2026 - 16:32 WIB

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Yahukimo mengamankan lokasi penindakan terhadap DPO KKB di Distrik Dekai, Papua Pegunungan. (Posnews/Ist)

HUKRIM

DPO KKB Papua Tewas Ditembak Aparat Saat Kabur ke Hutan

Kamis, 18 Jun 2026 - 15:57 WIB