Tragedi Kebakaran Terra Drone: 22 Karyawan Tewas Terjebak Asap Pekat – Daftar Lengkap Korban

Selasa, 9 Desember 2025 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas damkar mengevakuasi koran dari dalam gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Jakarta Pusat,(Posnews/Instagram)

Petugas damkar mengevakuasi koran dari dalam gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Jakarta Pusat,(Posnews/Instagram)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Tragedi kebakaran Gedung Terra Drone di Cempaka Baru, Jakarta Pusat menewaskan 22 karyawan yang semuanya terjebak di dalam gedung saat api tiba-tiba membesar. Data terbaru memastikan seluruh korban merupakan pegawai perusahaan teknologi tersebut.

Di lokasi kejadian, petugas Damkar menempelkan daftar korban tewas dan selamat pada papan informasi. Warga dan keluarga korban langsung menangis histeris ketika petugas membacakan nama-nama tersebut.

Seluruh Korban Adalah Pegawai Terra Drone

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Bayu Megantara, menegaskan fakta pahit tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Betul, seluruh korban adalah karyawan Terra Drone,” ujar Bayu di lokasi, Selasa (9/12/2025).

Ia menjelaskan, sebagian besar korban ditemukan di lantai 3 dan 4. Meskipun lantai itu tidak terbakar, asap pekat memenuhi ruangan dan membuat karyawan panik hingga gagal menyelamatkan diri.

Baca Juga :  Update Korban Kebakaran Gedung Terra Drone Bertambah Jadi 22 Orang, Seluruhnya Karyawan

“Innalillahi wainnailaihi rajiun, 22 orang meninggal dunia, terdiri dari 15 perempuan dan 7 laki-laki. Semua jenazah sudah kami evakuasi,” jelasnya.

Petugas menyatakan proses pemadaman selesai, namun penyelidikan penyebab kebakaran masih berlangsung.

Akses Evakuasi Sulit & Kepanikan Memperparah Korban

Bayu menyebut dua faktor utama yang membuat jumlah korban begitu besar:

  • Akses evakuasi ke lantai atas sangat sulit.
  • Karyawan panik saat asap tebal cepat memenuhi gedung.

“Jalur naik ke lantai atas membutuhkan tenaga besar. Kondisi panik membuat mereka tidak mampu turun,” tegasnya.

Kebakaran diduga dipicu baterai yang terbakar di gudang lantai satu. Para karyawan berusaha memadamkan api menggunakan APAR, tetapi upaya itu gagal total. Akibatnya, api merembet cepat ke lantai 2 hingga 6 dan melepaskan asap pekat mematikan yang menyelimuti seluruh ruangan.

Saat insiden terjadi, sebagian karyawan berada di dalam gedung, sementara lainnya sedang makan siang di luar.

Baca Juga :  Thailand Memilih: Referendum Konstitusi dan Persaingan Ketat

Kapolres Jakpus: Labfor Turun, TKP Diamankan

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, memastikan jumlah korban tetap sama: 22 tewas, terdiri atas 15 perempuan dan 7 laki-laki.

“Damkar sedang merapikan alat. Setelah itu, Labfor Polri mulai melakukan olah TKP awal untuk memastikan penyebab pasti kebakaran,” ujarnya.

Menurut Susatyo, seluruh korban sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati, sementara beberapa karyawan mengalami luka akibat pecahan kaca.

“Kita doakan para korban luka segera pulih dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan,” tuturnya.

Daftar Korban Meninggal Tragedi Terra Drone

  1. Ninda
  2. Apriana
  3. Ariel
  4. Yoga
  5. Pariem
  6. Novia
  7. Nisa
  8. Nazelia
  9. Risda
  10. Assyfa
  11. Della
  12. Siti
  13. Emelia
  14. Vina
  15. Chandra
  16. Tasya
  17. Sendi
  18. Raihan
  19. Chintia
  20. Rosdiana
  21. Ihsanul Mirza
  22. Petugas belum mencatat identitas korban tersebut hingga pukul 16.40 WIB. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB