Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melakukan olah TKP penemuan jenazah pria di gorong-gorong Sunter Agung, Jakarta Utara. (Posnews/MR)

Polisi melakukan olah TKP penemuan jenazah pria di gorong-gorong Sunter Agung, Jakarta Utara. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Warga Kelurahan Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, digegerkan dengan penemuan seorang pria tewas di gorong-gorong Jalan Danau Sunter Selatan, Rabu (11/2/2026) siang.

Polisi menerima laporan sekitar pukul 14.00 WIB dan segera menindaklanjuti kejadian tersebut.

Personel Polsek Tanjung Priok bersama Tim Inafis Polres Metro Jakarta Utara langsung menuju lokasi untuk memeriksa tempat kejadian perkara (TKP).

Proses olah TKP menarik perhatian warga dan pengendara yang melintas.

Wakapolsek Tanjung Priok, AKP Hariyanto, S.H., M.H., memimpin pemeriksaan awal pukul 14.10 WIB.

Baca Juga :  Renovasi Berujung Petaka, Rumah Roboh 2 Warga Tertimbun Puing

Polisi memeriksa kondisi korban, mengumpulkan keterangan saksi, dan menelusuri barang bukti di sekitar lokasi.

Korban, AMS (30), lahir di Bandung pada 24 Juli 1995, berdomisili di Kampung Nyomplang, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut saksi Arif, korban pertama kali ditemukan tak bergerak di gorong-gorong.

Informasi itu disampaikan kepada saksi NG (29), yang kemudian melapor ke polisi. Saksi lain, AA (40), seorang pekerja swasta, juga dimintai keterangan karena berada di sekitar lokasi saat kejadian.

Baca Juga :  Bareskim Bongkar Jaringan Vape Etomidate di Klub Malam PIK, 561 Catridge Diamankan

“Hasil pemeriksaan awal bersama Tim Inafis menunjukkan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Jenazah telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk visum medis dan memastikan penyebab kematian,” jelas AKP Hariyanto.

Polisi telah melakukan olah TKP, pendataan saksi, identifikasi korban, dokumentasi, serta koordinasi dengan keluarga.

Saat ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak berwenang. (MR)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut
Polisi Gagalkan Peredaran 3.000 Butir Ekstasi di Jakarta Barat, 2 Kurir Diciduk

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB