Polisi Didesak Usut Tuntas Penyerangan Brutal Oknum Ormas Sakera ke Anggota BRN di Pasuruan

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Buser Rentcar Nasional (BRN) Jawa Timur menunjukkan kondisi luka usai diduga dianiaya oknum Ormas Sakera di Sukorejo, Pasuruan. (Posnews/MR)

Anggota Buser Rentcar Nasional (BRN) Jawa Timur menunjukkan kondisi luka usai diduga dianiaya oknum Ormas Sakera di Sukorejo, Pasuruan. (Posnews/MR)

PASURUAN, POSNEWS.CO.ID – Dewan Pimpinan Pusat Buser Rentcar Nasional (DPP BRN) mendesak polisi mengusut tuntas aksi brutal komplotan oknum Ormas Sakera yang menyerang anggota BRN Jawa Timur.

Insiden berdarah itu terjadi saat korban hendak mengambil mobil rental miliknya di Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Senin (22/12/2025).

Humas DPP BRN, Yono Supraktikno, menegaskan pihaknya memberi atensi khusus terhadap kasus tersebut. Ia meminta kepolisian bertindak tegas sekaligus membongkar jaringan mafia penggelapan mobil rental.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kasus ini kami kawal sampai tuntas. Unit mobil diakui digadaikan oknum ormas, dan saat ini DPP terus berkoordinasi dengan pihak terkait,” tegas Yono, Kamis (25/12/2025).

Baca Juga :  Misteri Kematian Sutrimo di Kebayoran Baru Diselidiki Polda Metro Jaya

Lebih lanjut, BRN menuntut aparat penegak hukum segera memutus mata rantai sindikat penggelapan mobil rental yang meresahkan masyarakat.

Di sisi lain, Ady Supriatna, anggota BRN Jabodetabek, menyampaikan duka atas luka yang dialami anggota BRN Jawa Timur.

Ia menyebut, selain penganiayaan, massa juga merusak sejumlah mobil milik anggota BRN.

“Kami minta polisi segera menangkap pelaku penganiayaan dan perusakan. Jangan beri ruang premanisme berkedok ormas,” tegas Ady.

Sementara itu, Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan massal tersebut.

Saat ini, Satreskrim Polres Pasuruan masih mendalami perkara dan mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti.

Baca Juga :  Anggota DPRD DKI Edukasi Warga Soal Mudik Aman Saat Bagi Takjil di Tanjung Priok

“Penyelidikan masih berjalan. Kedua pihak saling melapor dan penyidik terus bekerja,” ujarnya.

Sebagai informasi, tujuh anggota BRN Jawa Timur menjadi korban pengeroyokan.

Lima korban telah menjalani visum, sementara satu korban bernama Irwan dirawat intensif di Rumah Sakit Utama Husada Surabaya akibat luka serius di bagian kepala.

Kasus ini resmi tercatat di Polres Pasuruan dengan Nomor STTLPM/519/XII/2025/SPKT. Peristiwa penyerangan yang terjadi di ruang publik tersebut memicu ketakutan warga dan kini menjadi sorotan luas.

BRN menegaskan, mereka akan terus mengawal proses hukum hingga para pelaku ditangkap dan keadilan ditegakkan.

Penulis : Muhammad Rian

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi
CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri
Senggolan Motor Bikin Emosi! Anggota TNI AL Dikeroyok, 1 Pelaku Diciduk Polisi
2,6 Ton Sabu Cair Nyaris Jadi 2,8 Juta Vape! Sindikat Narkoba Dibungkam di Kepri
Lima Tersangka Pembunuhan Bripka Fredy Awes, 2 Tewas Ditembak Polisi Saat Kabur
Ditembaki dari Ketinggian di Tolikara, Bripda Jhon Galu Terluka
Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 83 Orang, Stok Makanan Pengungsi Menipis
Maut di Tol Jagorawi! Jeep Mercedes Hantam Trailer, 2 Orang Tewas

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Uang Palsu Diduga Diproduksi di BSD, Empat Orang Diamankan Polisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:23 WIB

CCTV Bongkar Aksi Tetangga, 11 Emas Warga Sukmajaya Dicuri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Senggolan Motor Bikin Emosi! Anggota TNI AL Dikeroyok, 1 Pelaku Diciduk Polisi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:09 WIB

2,6 Ton Sabu Cair Nyaris Jadi 2,8 Juta Vape! Sindikat Narkoba Dibungkam di Kepri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Lima Tersangka Pembunuhan Bripka Fredy Awes, 2 Tewas Ditembak Polisi Saat Kabur

Berita Terbaru

Pengadilan Tinggi Hong Kong memvonis bersalah dua mantan pemimpin kelompok yang selama puluhan tahun menggelar peringatan tragedi Tiananmen 1989. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hong Kong Vonis Bersalah 2 Pemimpin Peringatan Tiananmen

Sabtu, 22 Agu 2026 - 16:59 WIB

Game Science mendadak merilis trailer gameplay berdurasi 15 menit untuk Black Myth: Zhong Kui. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Game Science Rilis Trailer Gameplay Black Myth: Zhong Kui

Sabtu, 22 Agu 2026 - 14:30 WIB