Warga Binaan Tewas Tergantung di Rutan Cipinang, Dugaan Bunuh Diri Bikin Geger

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Gantung Diri. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Gantung Diri. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Peristiwa menghebohkan mengguncang Rutan Kelas I Cipinang, Jakarta Timur. Seorang warga binaan berinisial SAK (38) ditemukan tewas tergantung di area rutan, Jumat (23/1/2026).

Temuan ini langsung membuat suasana rutan geger.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkapkan, korban diduga kuat bunuh diri dengan cara menggantungkan diri.

SAK ditemukan tergantung di pintu teralis besi akses tangga Gedung RA Koesnoen. Dari pemeriksaan awal, petugas mendapati bekas lilitan di leher korban.

“Benar, seorang warga binaan berinisial SAK (38) ditemukan meninggal dunia diduga bunuh diri dengan cara gantung diri di Rutan Kelas I Cipinang,” tegas Budi kepada wartawan.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Turunkan 2.511 Personel Amankan Reuni Akbar 212 di Monas

Lebih lanjut, polisi mengamankan barang bukti kain yang dililit menyerupai tali di lokasi kejadian.

Saat ini, jenazah SAK telah dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk pemeriksaan lanjutan. Polisi masih mendalami penyebab pasti kematian korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tragis ini bermula ketika lonceng steril dibunyikan sekitar pukul 16.30 WIB, tanda seluruh warga binaan wajib kembali ke blok masing-masing.

Baca Juga :  Guru Biologi di Belu Diduga Banting Siswi hingga Pingsan Saat Ujian, Polisi Turun

Namun, saat alarm blok berbunyi pukul 17.00 WIB, petugas mendapati SAK tidak berada di dalam sel.

Petugas rutan bersama warga binaan lain langsung menyisir area gedung. Hasilnya, pada pukul 18.02 WIB, SAK ditemukan sudah tergantung dan tak bernyawa.

Diketahui, korban tengah menjalani proses hukum kasus penipuan sebagaimana diatur dalam Pasal 378 KUHP.

Kasus ini kini ditangani Polres Metro Jakarta Timur untuk memastikan tidak ada unsur lain di balik kematian yang mengundang tanda tanya tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB