OKU SELATAN, POSNEWS.CO.ID – Tragedi berdarah mengguncang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan.
Sri Khodijah (47), seorang guru PPPK SD Danau Jaya, Kecamatan Buay Pemaca, tewas setelah pelaku pencurian menikamnya di dalam rumah.
Polisi mengungkap pelaku berinisial YS (16), seorang pelajar SMP kelas I. Pelaku diduga nekat menyerang korban setelah aksinya mencuri dipergoki pemilik rumah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Buay Pemaca, Ipda Redi, mengatakan peristiwa itu terjadi saat korban pulang ke rumah dan mendapati pelaku berada di dalam kediamannya.
“Saat korban pulang, pelaku kepergok berada di dalam rumah. Diduga panik, pelaku mengambil pisau dapur lalu menusuk perut korban,” kata Redi, Senin (15/6/2026).
Tusukan tersebut membuat korban mengalami luka serius dan kehilangan banyak darah.
Korban Sempat Minta Tolong Warga
Usai menikam korban, pelaku langsung melarikan diri tanpa sempat membawa barang curian.
Meski terluka parah, Sri Khodijah masih berusaha keluar rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar.
Warga yang mengetahui kejadian itu langsung membawa korban ke RSUD Muaradua untuk mendapatkan penanganan medis.
Saat menjalani perawatan, korban sempat mengenali pelaku sebagai warga setempat yang masih berstatus pelajar SMP.
Tim medis kemudian berencana merujuk korban ke rumah sakit di Palembang karena kondisinya terus memburuk.
Namun nyawa korban tidak tertolong. Sri Khodijah meninggal dunia pada Kamis (11/6/2026) akibat luka tusuk yang dideritanya.
Polisi Kejar Pelaku
Setelah menerima laporan, anggota Polsek Buay Pemaca langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi mengamankan sebilah pisau dapur yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi korban.
“Kami langsung melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa pisau yang digunakan pelaku,” ujar Redi.
Selain mengumpulkan barang bukti, penyidik juga memeriksa sejumlah saksi dan mengidentifikasi pelaku.
Polisi bahkan telah mendatangi rumah pelaku. Namun, YS diduga sudah melarikan diri bersama keluarganya sebelum petugas tiba.
“Kami sudah mengantongi identitas pelaku. Saat didatangi, pelaku diduga sudah kabur. Saat ini kami terus melakukan pengejaran dan mengimbau pelaku segera menyerahkan diri,” tegas Redi.
Kasus ini kini menjadi perhatian masyarakat OKU Selatan. Polisi terus memburu pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. **
Editor : Hadwan












