Pelajar SMP Tikam Guru PPPK Hingga Tewas di OKU Selatan, Polisi Buru Pelaku

Senin, 15 Juni 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

Ilustrasi, Tewas. (Pixabay)

OKU SELATAN, POSNEWS.CO.ID – Tragedi berdarah mengguncang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan.

Sri Khodijah (47), seorang guru PPPK SD Danau Jaya, Kecamatan Buay Pemaca, tewas setelah pelaku pencurian menikamnya di dalam rumah.

Polisi mengungkap pelaku berinisial YS (16), seorang pelajar SMP kelas I. Pelaku diduga nekat menyerang korban setelah aksinya mencuri dipergoki pemilik rumah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Buay Pemaca, Ipda Redi, mengatakan peristiwa itu terjadi saat korban pulang ke rumah dan mendapati pelaku berada di dalam kediamannya.

“Saat korban pulang, pelaku kepergok berada di dalam rumah. Diduga panik, pelaku mengambil pisau dapur lalu menusuk perut korban,” kata Redi, Senin (15/6/2026).

Baca Juga :  KKB Papua Dilumpuhkan, Pulan Wonda Ditembak Aparat - Terlibat Teror Sejak 2012

Tusukan tersebut membuat korban mengalami luka serius dan kehilangan banyak darah.

Korban Sempat Minta Tolong Warga

Usai menikam korban, pelaku langsung melarikan diri tanpa sempat membawa barang curian.

Meski terluka parah, Sri Khodijah masih berusaha keluar rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung membawa korban ke RSUD Muaradua untuk mendapatkan penanganan medis.

Saat menjalani perawatan, korban sempat mengenali pelaku sebagai warga setempat yang masih berstatus pelajar SMP.

Tim medis kemudian berencana merujuk korban ke rumah sakit di Palembang karena kondisinya terus memburuk.

Namun nyawa korban tidak tertolong. Sri Khodijah meninggal dunia pada Kamis (11/6/2026) akibat luka tusuk yang dideritanya.

Polisi Kejar Pelaku

Setelah menerima laporan, anggota Polsek Buay Pemaca langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga :  Promo Makanan dan Minuman Spesial Agustus 2025, Meriahkan Hari Kemerdekaan dengan Harga Hemat

Polisi mengamankan sebilah pisau dapur yang diduga digunakan pelaku untuk menghabisi korban.

“Kami langsung melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa pisau yang digunakan pelaku,” ujar Redi.

Selain mengumpulkan barang bukti, penyidik juga memeriksa sejumlah saksi dan mengidentifikasi pelaku.

Polisi bahkan telah mendatangi rumah pelaku. Namun, YS diduga sudah melarikan diri bersama keluarganya sebelum petugas tiba.

“Kami sudah mengantongi identitas pelaku. Saat didatangi, pelaku diduga sudah kabur. Saat ini kami terus melakukan pengejaran dan mengimbau pelaku segera menyerahkan diri,” tegas Redi.

Kasus ini kini menjadi perhatian masyarakat OKU Selatan. Polisi terus memburu pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegawai MBG Tewas Dibacok Usai Klakson di Tengah Tawuran Bogor
WNA Pembawa Sabu 21,4 Kg Ditangkap Kostrad di PLBN Entikong
Kapal Aceh Hebat 2 Meledak dan Terbakar di Banda Aceh, 15 Korban Jalani Perawatan
Tolak Perjodohan, Wanita di Banyuasin Diduga Rancang Pembunuhan Bersama Kekasih
Pengendara Vario Tewas Terlindas Mobil di Ciampea Bogor Usai Gagal Salip Bus
Pesta Gay Viral di Karawang Jadi Alarm Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Satpol PP Segel Helen’s Night Mart Usai Viral Dugaan Pesta Gay di Karawang
Gagal Mendahului Truk, Penumpang Motor Meregang Nyawa di Simpang Jambu Dua

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 16:00 WIB

Pelajar SMP Tikam Guru PPPK Hingga Tewas di OKU Selatan, Polisi Buru Pelaku

Senin, 15 Juni 2026 - 14:44 WIB

Pegawai MBG Tewas Dibacok Usai Klakson di Tengah Tawuran Bogor

Minggu, 14 Juni 2026 - 05:10 WIB

WNA Pembawa Sabu 21,4 Kg Ditangkap Kostrad di PLBN Entikong

Jumat, 12 Juni 2026 - 23:04 WIB

Kapal Aceh Hebat 2 Meledak dan Terbakar di Banda Aceh, 15 Korban Jalani Perawatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:51 WIB

Tolak Perjodohan, Wanita di Banyuasin Diduga Rancang Pembunuhan Bersama Kekasih

Berita Terbaru