Motif Percobaan Penculikan Lansia di PIK Terungkap, Dipicu Asmara Tak Direstui

Senin, 15 Juni 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Viral Lansia Diseret ke Fortuner di PIK, Polisi Ungkap Motif Cinta Tak Direstui. (Posnews/MR)

Viral Lansia Diseret ke Fortuner di PIK, Polisi Ungkap Motif Cinta Tak Direstui. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Misteri di balik percobaan penculikan terhadap seorang lansia berinisial GH (70) di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya terungkap.

Polisi menyatakan aksi nekat tersebut diduga dipicu persoalan asmara dan hubungan pribadi yang tidak mendapat restu keluarga.

Kasus yang sempat viral di media sosial itu kini memasuki babak baru setelah polisi menangkap dua pelaku berinisial CW (31) dan FAP (26).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Metro Penjaringan, AKBP Agta Bhuwana Putra, mengatakan hasil penyelidikan sementara mengarah pada motif pribadi yang berkaitan dengan urusan percintaan.

“Dari hasil penyelidikan sementara, peristiwa tersebut diduga dilatarbelakangi persoalan pribadi atau asmara yang tidak direstui,” kata Agta kepada Posnews di Mako Polsek Metro Penjaringan, Senin (15/6/2026).

Polisi Sita Fortuner hingga CCTV

Setelah menangkap kedua pelaku, penyidik langsung mendalami peran masing-masing serta hubungan mereka dengan korban.

Baca Juga :  1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan saat menjalankan aksi tersebut.

“Petugas mengamankan mobil Toyota Fortuner putih, rekaman CCTV, telepon genggam, obeng, serta pakaian yang digunakan tersangka saat kejadian,” ujar Agta.

Penyidik kini masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap secara utuh latar belakang dan perencanaan aksi yang sempat menghebohkan warga PIK.

Akibat perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 450 dan/atau Pasal 471 KUHP tentang penculikan dan penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Terekam CCTV, Lansia Lawan Pelaku

Peristiwa itu terjadi pada Mei 2026 sekitar pukul 06.55 WIB ketika korban berjalan kaki untuk berolahraga di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.

Berdasarkan rekaman CCTV, sebuah Toyota Fortuner putih terlihat mengikuti korban dari belakang.

Tak lama kemudian, salah satu pelaku turun dari kendaraan dan langsung menghampiri korban.

Pelaku berusaha menarik dan memaksa korban masuk ke dalam mobil. Namun, korban memberikan perlawanan sengit meski usianya sudah 70 tahun.

Baca Juga :  Kiwirok Bergejolak, Panglima OPM Lamek Taplo Tewas Dihantam Drone TNI

Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan, AKP Sampson Sosa Hutapea, mengatakan aksi penculikan gagal karena korban terus melawan.

“Pelaku mencoba memaksa korban masuk ke dalam mobil. Namun korban melakukan perlawanan sehingga pelaku gagal menjalankan aksinya,” kata Sampson.

Pergulatan Sengit di Tengah Jalan

Rekaman CCTV juga memperlihatkan korban dan pelaku terlibat pergulatan di tengah jalan.

Keduanya bahkan sempat terjatuh saat terjadi aksi tarik-menarik yang berlangsung beberapa saat.

Meski berada dalam situasi berbahaya, korban terus berteriak meminta pertolongan.

Teriakan tersebut diduga membuat pelaku panik dan khawatir aksinya diketahui warga sekitar.

“Korban dan pelaku sempat bergelut hingga terjatuh. Karena korban terus melawan dan berteriak, pelaku akhirnya ketakutan lalu melarikan diri,” ujar Sampson.

Polisi memastikan penyidikan masih terus berjalan. Penyidik juga mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam perencanaan maupun pelaksanaan percobaan penculikan tersebut. (MR)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Sita 103 Aset PT DSI Rp10,23 M di Sukoharjo, 5.102 Korban Menanti Restitusi
Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme
Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan
Polisi Pantau Pergerakan Pelajar di Jakut, Antisipasi Ikut Demo di Pusat Kota
Mahasiswa Gagal Long March ke Bundaran HI, Demo di Sudirman Diadang Aparat

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:19 WIB

1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:58 WIB

Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan

Berita Terbaru

ASUS meluncurkan kartu grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT edisi spesial Onimusha. Simak spesifikasi RDNA 4, desain Oni Gauntlet. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Rilis Kartu Grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT

Sabtu, 31 Okt 2026 - 15:50 WIB

Capcom matikan server Street Fighter V dan hentikan penjualan di PS Store dan Steam akibat masalah keamanan PHP. Simak ulasan perbaikan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Matikan Server dan Hentikan Penjualan Street Fighter V

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:41 WIB

Raffi Ahmad dan Willie Salim menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

JABODETABEK

Mahasiswa Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda? Ini Faktanya

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:10 WIB