Clandestine Lab Tembakau Sintetis di Jakbar Dibongkar, Omzet Capai Rp7,2 Miliar

Jumat, 23 Januari 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti tembakau sintetis dari clandestine lab di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

Polisi Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti tembakau sintetis dari clandestine lab di Kebon Jeruk, Jakarta Barat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar clandestine lab narkotika jenis tembakau sintetis di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Polisi menangkap satu tersangka berinisial V (25) yang diduga menjalankan industri rumahan narkoba.

Penggerebekan terjadi Kamis dini hari (22/1/2026) pukul 02.45 WIB di rumah Jalan Kedoya Raya Blok 72 Nomor 05, Kelurahan Kedoya.

Aksi ini berawal dari laporan masyarakat terkait peredaran tembakau sintetis di Jakarta Barat.

Setelah melakukan penyelidikan, petugas langsung menggerebek lokasi dan mengamankan tersangka beserta barang bukti yang disembunyikan di dalam rumah.

Baca Juga :  Truk Tronton Terjun dari Tol Jakarta-Merak Timpa Mobil dan Motor, 5 Orang Terluka

“Kami mengamankan satu orang tersangka berinisial V yang menjalankan aktivitas home industry lab tembakau sintetis,” ujar Kanit 1 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKP Daniel.

Dalam penggerebekan itu, polisi menyita bibit sintetis cair 534 mililiter, tembakau sintetis 72,1 gram, puluhan botol spray, lima gelas takar berbagai ukuran, satu botol aseton, satu unit ponsel, serta sejumlah bahan sintetis siap produksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKP Daniel menyebut, laboratorium gelap itu mampu memproduksi 10 kilogram tembakau sintetis senilai Rp5 miliar.

Baca Juga :  Pam Bondi Mangkir dari Sidang Kongres Soal Berkas Jeffrey Epstein

Tak hanya itu, aktivitas ilegal tersebut telah berjalan sejak April 2024 hingga Januari 2026. Polisi mencatat, tersangka meraup total omzet penjualan sekitar Rp7,2 miliar.

“Tersangka beroperasi sejak April 2024 hingga Januari 2026 dengan total nilai penjualan mencapai Rp7,2 miliar,” tambah AKP Daniel.

Kini, penyidik Polda Metro Jaya mengamankan tersangka beserta seluruh barang bukti untuk menjalani proses penyidikan dan pengembangan jaringan lebih lanjut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas
Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK
Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65
Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green
AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz
Review MacBook Pro M5, Laptop Workstation Paling Bertenaga di Tahun 2026
Jerome Powell Bertahan di Dewan Setelah Jabatan Berakhir guna Melawan Tekanan Trump
AS Tuding China Langgar Kedaulatan, Beijing Sebut Trump Munafik

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:10 WIB

Mesin Mati di Perlintasan, Mobil Antar Calon Haji Dihantam Kereta, 4 Orang Tewas

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:30 WIB

Satgas PHK Resmi Jalan, Dasco: Buruh Bisa Laporkan Upah hingga Ancaman PHK

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:15 WIB

Libur Panjang May Day, Contraflow Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 47–65

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga tinggi. PM Keir Starmer menjanjikan tindakan tegas terhadap ekstremisme dan pendanaan keamanan tambahan sebesar ÂŁ25 juta setelah serangan penikaman brutal yang menargetkan komunitas Yahudi di London Utara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Keir Starmer Desak Publik Buka Mata Pasca-Teror Golders Green

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:19 WIB

Ketegangan di jalur nadi dunia. Amerika Serikat menggalang kekuatan internasional melalui Maritime Freedom Construct (MFC) untuk membuka kembali Selat Hormuz yang tersumbat, sementara harga minyak Brent melonjak hingga USD 126 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Bentuk Koalisi Internasional untuk Paksa Buka Selat Hormuz

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:58 WIB