Red Notice Riza Chalid Resmi Terbit, Polri Sudah Ketahui Lokasi Buronan Korupsi Minyak

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Riza Chalid buronan internasional kasus korupsi minyak. (Posnews/Ist)

Riza Chalid buronan internasional kasus korupsi minyak. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Mabes Polri resmi terbitkan red notice terhadap Riza Chalid (MRC), buronan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak PT Pertamina senilai triliunan rupiah.

Polri sudah mengetahui lokasi Riza di luar negeri dan menurunkan tim penjemput untuk menindaklanjuti, Minggu (1/2/2026).

Brigjen Untung Widyatmoko, Sekretaris NCB Hubinter Polri, menyatakan, “Kami sudah kirim red notice ke 196 negara anggota Interpol.

Semua negara kini ikut memburu buronan kasus korupsi ini, dan kami sudah mengetahui keberadaannya.”

Red notice diterbitkan sejak Jumat, 23 Januari 2026, setelah Kejaksaan Agung mengajukan permohonan melalui National Central Bureau Interpol Indonesia ke markas besar Interpol di Lyon, Prancis.

Kejaksaan Agung menetapkan Riza Chalid sebagai tersangka sejak 19 Agustus 2025 setelah dia mangkir tiga kali panggilan terkait dugaan korupsi tata kelola minyak 2018–2023 di subholding PT Pertamina dan kontraktor.

Baca Juga :  Kritik Keras China Soal Kunci Radar ke Jet Jepang, Tensi Asia Timur Membara

Akibat keterlambatan pemeriksaan, Riza masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) dan kini resmi menjadi buronan internasional Interpol.

Korupsi ini merugikan negara Rp 285 triliun lewat penyewaan terminal BBM dan intervensi kebijakan yang merugikan Pertamina serta perekonomian.

Polri terus menggencarkan pengejaran buron Riza Chalid, melibatkan aparat internasional, melakukan koordinasi antarnegara, dan memprioritaskan ekstradisi untuk menghadirkannya ke pengadilan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia
Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Berita Terbaru

Bara di garis depan. Pasukan Ukraina meluncurkan serangan drone masif terhadap terminal minyak utama Rusia di Novorossiysk, sementara jumlah korban tewas akibat serangan di asrama mahasiswa Starobilsk mencapai 18 jiwa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB