Perjuangan Bir Medis: Kisah John Davin dan Pembangkangan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Resep di balik jeruji hukum. Pada tahun 1922, dokter di New York membentuk partai politik untuk menuntut hak meresepkan bir sebagai obat di tengah ketatnya hukum Larangan Alkohol di Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

Resep di balik jeruji hukum. Pada tahun 1922, dokter di New York membentuk partai politik untuk menuntut hak meresepkan bir sebagai obat di tengah ketatnya hukum Larangan Alkohol di Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

NEW YORK, POSNEWS.CO.ID – Seorang dokter asal New York, John Davin, memulai kampanye luar biasa untuk kursi Kongres pada 26 September 1922. Meski bukan seorang politisi profesional, praktisi medis dengan pengalaman 40 tahun ini maju untuk memperjuangkan hak-hak profesionalnya.

Davin bersama rekan-rekan sejawatnya membentuk partai politik baru bernama Medical Rights League. Fokus utama perjuangan mereka sebenarnya sangat spesifik: hak dokter untuk meresepkan bir kepada pasien. Langkah ini merupakan respons langsung terhadap tekanan hukum Larangan (Prohibition) yang telah mencekik Amerika Serikat selama dua tahun.

Kontroversi UU Volstead dan “Bir Medis”

Kongres AS telah mengesahkan undang-undang yang melarang penjualan alkohol sejak Januari 1920. Pemerintah berharap kebijakan ini dapat mengubah warga menjadi masyarakat yang taat hukum dan bebas alkohol. Peraturan tersebut melarang minuman dengan kadar alkohol lebih dari 0,5 persen.

Namun, hukum tersebut memberikan pengecualian terbatas untuk penggunaan alkohol medis jika pasien memiliki kebutuhan mendesak. Masalah muncul karena undang-undang tidak menjelaskan status bir secara spesifik. Padahal, para dokter saat itu secara tradisional meresepkan bir untuk berbagai penyakit, mulai dari anemia hingga anthrax. Ketidakpastian hukum ini memicu kebingungan massal di kalangan tenaga medis.

Perselisihan Jaksa Agung dan Kelompok Prohibitionist

Jaksa Agung Mitchell Palmer, seorang pendukung kuat Larangan, akhirnya harus mengambil keputusan sulit. Ia menyatakan bahwa maksud Kongres sebenarnya bukan untuk melarang penggunaan alkohol bagi tujuan medis. Keputusan Palmer ini tentu menggembirakan para dokter, namun memicu kemarahan besar di kalangan aktivis anti-alkohol.

Anggota Kongres Andrew Volstead, sang perancang undang-undang asli, mengkritik keras kebijakan tersebut. Ia beranggapan bahwa klaim “bir sebagai obat” hanyalah argumen yang tidak layak. Volstead mencurigai adanya persekongkolan antara dokter dan produsen bir untuk merusak sistem Larangan. Oleh karena itu, ia segera mengajukan rancangan undang-undang tambahan untuk melarang penggunaan “bir medis” sepenuhnya.

Baca Juga :  Presiden Paraguay Santiago Pena Tegaskan Aliansi Strategis dengan Taiwan

Perdebatan Etika dan Sains di Dunia Medis

Para dokter merasa sangat geram terhadap intervensi politik tersebut. Mereka menilai para politisi tidak berhak mendikte jenis atau jumlah obat yang bisa diresepkan oleh seorang profesional medis. Perdebatan mengenai manfaat alkohol medis pun meledak menjadi isu nasional yang membagi opini publik.

Menariknya, sikap organisasi medis juga berubah seiring waktu. Asosiasi Medis Amerika (AMA) sempat menolak penggunaan alkohol sebagai tonik pada tahun 1917. Namun, setelah hukum Larangan berlaku, antusiasme dokter terhadap alkohol justru meningkat. Jurnal medis mulai memuat artikel yang memuji khasiat sampanye untuk demam berdarah atau bir untuk mengatasi insomnia.

Laporan JAMA bahkan mencatat keyakinan tulus dari banyak dokter mengenai efek terapeutik wiski dan bir. Para praktisi medis mengeklaim alkohol dapat membantu penyembuhan berbagai penyakit, termasuk influenza, gangguan pencernaan, hingga kanker. Krisis ini pun membuktikan bahwa persimpangan antara politik dan sains sering kali menciptakan dinamika yang kompleks dalam sejarah kesehatan masyarakat.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang
Bos Nvidia Jensen Huang Desak Masyarakat Cepat Adaptasi
Donald Trump Desak Rusia Akhiri Perang Pasca-Pertemuan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:01 WIB

Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America

Berita Terbaru

Penderitaan di bawah kuasa geng. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengunjungi Haiti guna menyaksikan langsung krisis kemanusiaan dan pengungsian massal akibat dominasi geng Viv Ansanm. Dok: (AP Photo/Danica Coto)

INTERNASIONAL

António Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:48 WIB

Ketegangan di perairan internasional. Sebuah kapal fregat militer Rusia melepaskan tembakan peringatan ke arah kapal pesiar berbendera Inggris di Selat Inggris. Dok: (AP Photo, File)

INTERNASIONAL

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Jun 2026 - 13:31 WIB

Hubungan sekutu yang retak. Presiden Donald Trump mengecam keras Benjamin Netanyahu karena rencana pengeboman Beirut mengancam kelangsungan rencana damai dengan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Jun 2026 - 12:21 WIB

Sisi jenaka diplomasi global. Rekaman mikrofon bocor menangkap obrolan santai para pemimpin G7 mengenai kebiasaan merokok, sepak bola, hingga teka-teki Greenland. Dok: (Christian Hartmann/Pool Photo via AP)

INTERNASIONAL

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Rabu, 17 Jun 2026 - 11:12 WIB