MANCHESTER, POSNEWS.CO.ID – Pekan ini berjalan sangat manis bagi Manchester City. Setelah menundukkan Liverpool di Anfield pada hari Minggu, tim asuhan Pep Guardiola sukses membungkam Fulham dengan skor telak 3-0 di kandang sendiri pada Rabu malam (11/2/2026).
Kemenangan ini membawa City kini hanya terpaut tiga poin dari Arsenal. Meskipun demikian, Arsenal baru akan bertanding melawan Brentford pada hari Kamis. Kemenangan atas Fulham ini juga mencatatkan rekor luar biasa, yakni kemenangan ke-20 secara berturut-turut City atas klub asal London Barat tersebut.
Kembalinya Ketajaman Erling Haaland
Momen yang paling dinantikan pendukung tuan rumah terjadi pada menit ke-39. Erling Haaland berhasil mencetak gol melalui permainan terbuka untuk pertama kalinya dalam sembilan pertandingan terakhir di kompetisi ini. Gol tersebut seolah membuktikan bahwa sang “mesin gol” telah kembali ke performa terbaiknya.
Namun, kekhawatiran sempat muncul saat Haaland tidak kembali ke lapangan setelah jeda babak pertama. Saat itu, City sudah unggul 3-0. Pep Guardiola menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan langkah antisipasi. “Dia merasa kurang nyaman karena kelelahan setelah jadwal yang sangat padat,” ujar Guardiola. Pelatih asal Spanyol tersebut lebih memilih memainkan Omar Marmoush untuk menjaga kondisi fisik Haaland.
Dominasi Sejak Menit Awal
Pertandingan berlangsung di bawah guyuran hujan deras, namun hal itu tidak menyurutkan tekanan City. Antoine Semenyo membuka kran gol setelah memanfaatkan umpan silang Matheus Nunes yang gagal disambar Haaland. Bola yang mengenai Sander Berge jatuh tepat di kaki Semenyo yang langsung menyelesaikannya dengan tenang.
Tak lama kemudian, pemain muda Nico O’Reilly menggandakan keunggulan City. Berawal dari umpan jauh Haaland yang diterima Semenyo, O’Reilly berhasil menyelesaikan umpan balik dengan tendangan yang menaklukkan kiper Bernd Leno. Fulham tampak kehilangan arah dan gagal mengimbangi kecepatan transisi pemain-pemain City seperti Phil Foden dan Rodri.
Perburuan Gelar Juara yang Semakin Sengit
Kemenangan dengan clean sheet ini meningkatkan selisih gol City menjadi +30, hanya terpaut dua gol dari Arsenal. Guardiola tetap bersikap rendah hati mengenai posisi klasemen saat ini. “Kami belum benar-benar terpaut tiga poin sebelum Arsenal bermain. Hal terpenting adalah bagaimana kami bisa tampil konsisten selama 90 menit,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di sisi lain, manajer Fulham, Marco Silva, mengaku sangat kecewa dengan performa anak asuhnya. Ia menilai Fulham tidak bermain pada level yang seharusnya untuk menghadapi tim sekelas City. “Kami tidak bermain seperti cara yang kami mampu,” ungkap Silva. Dengan sisa 12 pertandingan, Manchester City kini berada tepat di posisi yang diinginkan Guardiola: tetap berada di dalam jalur perburuan gelar juara Premier League yang kompetitif.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia





















