Cuaca Jabodetabek 31 Maret 2026, Didominasi Berawan dan Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, BMKG memprakirakan cuaca Jabodetabek pada Senin 21 September 2026.
(Posnews/Ist)

Ilustrasi, BMKG memprakirakan cuaca Jabodetabek pada Senin 21 September 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Langit Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) pada Selasa (31/3/2026) diprediksi lebih banyak diselimuti awan tebal hingga diguyur hujan ringan.

Mengacu prakiraan terbaru dari BMKG, warga diminta meningkatkan kewaspadaan karena hujan berpotensi turun merata, terutama sejak siang hingga malam hari.

Di wilayah DKI Jakarta, hujan ringan diprakirakan mengguyur sejumlah kawasan. Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat cenderung bertahan dengan kondisi berawan sepanjang hari. Meski terlihat aman, perubahan cuaca bisa terjadi secara tiba-tiba.

Baca Juga :  Polairud Polda Metro Jaya Sambang Pulau Panggang: Aksi Nyata Lindungi Laut dan Warga!

Selanjutnya, kondisi serupa juga meluas ke wilayah penyangga. Di Jawa Barat, hujan ringan diprediksi turun di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, hingga Kota Bekasi.

Intensitas hujan memang tidak tinggi, namun tetap berpotensi mengganggu aktivitas luar ruangan dan perjalanan.

Di sisi lain, wilayah Banten menunjukkan pola cuaca yang sedikit berbeda.

Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang diperkirakan hanya berawan. Namun, Kota Tangerang Selatan tetap berpotensi diguyur hujan ringan, terutama pada sore hingga malam hari.

Baca Juga :  Teddy Indra Wijaya Borong 35 Sapi Jumbo dari Boyolali untuk Kurban

Selain itu, suhu udara di Jabodetabek hari ini berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan mencapai 65 hingga 95 persen.

Angin bertiup dari arah barat hingga barat laut dengan kecepatan rata-rata 5–20 km/jam, yang turut memengaruhi pembentukan awan hujan.

Dengan kondisi ini, masyarakat disarankan membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar.

Terlebih, potensi hujan ringan yang terjadi secara merata bisa memicu jalan licin dan memperlambat arus lalu lintas di sejumlah titik. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor Berpotensi Hujan, Suhu Capai 34 Derajat
Kebakaran Rumah di Pulogadung Tewaskan 2 Lansia, 25 Warga Selamat
29 Perusahaan Kena Sanksi soal Sampah di Jakarta, Ini Ancaman Berikutnya
Demo Mahasiswa di DPR Hari Ini, 3.983 Personel Siaga dan Lalu Lintas Diatur
Cilangkap Dipadati Kegiatan HUT TNI, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif
Senin 5 Oktober 2026, Jangan Lupa Bawa Payung! Ini Prediksi Cuaca Jabodetabek
Kapolres Jakut Turun Langsung ke Dua Gereja, Pesan Ini Disampaikan kepada Jemaat

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor Berpotensi Hujan, Suhu Capai 34 Derajat

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Kebakaran Rumah di Pulogadung Tewaskan 2 Lansia, 25 Warga Selamat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:36 WIB

29 Perusahaan Kena Sanksi soal Sampah di Jakarta, Ini Ancaman Berikutnya

Senin, 5 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Demo Mahasiswa di DPR Hari Ini, 3.983 Personel Siaga dan Lalu Lintas Diatur

Berita Terbaru

Microsoft meluncurkan Advanced Shader Delivery pada Gears of War: E-Day, memangkas durasi loading shader gim PC hingga 95 persen. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Microsoft Meluncurkan Advanced Shader Delivery Pangkas Waktu

Selasa, 6 Okt 2026 - 11:20 WIB

Pembeli CPU Ryzen 7 5800X3D bekas terkena pemblokiran Valorant akibat sistem Vanguard mencatat sanksi hardware dari pemilik lama. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Pembeli CPU Bekas Menghadapi Pemblokiran Valorant

Selasa, 6 Okt 2026 - 10:19 WIB