Kebakaran Maut di Wamena, 11 Orang Tewas Terjebak di Ruko Diduga Akibat Korsleting

Rabu, 1 April 2026 - 07:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Petugas damkar berjibaku memadamkan api. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Petugas damkar berjibaku memadamkan api. (Posnews/Ist)

JAYAWIJAYA, POSNEWS.CO.ID – Kebakaran hebat mengguncang Kota Wamena, Papua Pegunungan.

Sebanyak 11 orang tewas dalam peristiwa mengerikan yang melalap empat unit rumah toko (ruko) di Jalan Sulawesi, Selasa (31/3/2026) dini hari.

Api mulai berkobar sekitar pukul 01.00 WIT. Dalam hitungan menit, kobaran membesar dan melahap bangunan yang berdempetan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akibatnya, para penghuni tak sempat menyelamatkan diri.

Sebagian besar korban terjebak di dalam ruko saat api mengamuk. Mereka meninggal akibat menghirup asap tebal beracun.

Sementara itu, korban lain mengalami luka bakar serius dan kini dirawat intensif di RSUD Wamena.

Petugas gabungan dari TNI, Polri, dan pemadam kebakaran langsung bergerak cepat. Namun, proses pemadaman dan evakuasi berlangsung dramatis di tengah api yang terus membesar.

Baca Juga :  Hujan Ekstrem Picu Banjir Melanda 9 Wilayah di Aceh, 1.497 Warga Mengungsi dan 2 Tewas

Api Cepat Menyebar

Material mudah terbakar seperti pakaian dan kasur mempercepat penyebaran api. Alhasil, petugas kesulitan mengendalikan kobaran yang sudah terlanjur membesar.

Meski beberapa korban berhasil diselamatkan, petugas menemukan banyak korban dalam kondisi tak bernyawa di dalam bangunan yang hangus.

Selain menelan korban jiwa, kebakaran ini juga memicu kerugian besar. Empat ruko ludes terbakar, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp5 hingga Rp6 miliar.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, menyebut penyebab sementara kebakaran adalah korsleting listrik.

β€œDari hasil olah TKP dan rekaman CCTV, api diduga berasal dari korsleting listrik,” tegasnya.

Meski begitu, polisi masih mendalami penyebab pasti melalui penyelidikan lanjutan.

Baca Juga :  Kasus Ilham Pradipta: Penculikan hingga Pembunuhan Terkait Dana Dormant Bank BRI

Identitas Korban Terungkap

Sebanyak 11 korban tewas terdiri dari orang dewasa hingga anak-anak:

Aji Arman (50), Aqila Almira (7), Aji Hasma (40), Saldi (29), Haji Faisal (41), Mirnawati (36), Haji Semma (60), Amira (15), Khaerani (10), Malika (7), dan Najiha (2).

Polisi mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap risiko korsleting listrik, terutama di kawasan padat dengan material mudah terbakar.

Saat ini, aparat masih melakukan olah TKP, identifikasi korban, serta koordinasi lintas instansi untuk penanganan pascakebakaran.

Kesimpulan: Tragedi kebakaran di Wamena menjadi alarm keras. Korsleting listrik kembali memicu bencana mematikan.

Kewaspadaan dan sistem keamanan bangunan kini jadi kunci untuk mencegah tragedi serupa terulang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dikira Ikan Besar, Nelayan Malah Dapat Buaya 5 Meter di Sungai Barumun
Modus Kerja di Turki, 105 WNI Dikirim Ilegal ke Libya
Anak Punk Pesta Miras di Cikarang, Cekcok Berujung FA Tewas Ditusuk 7 Kali
KN SAR Ramawijaya 240 Terbakar di Muara Baru, Tak Ada Korban Jiwa
Pekerja di Siak Diseret Harimau, Selamat Berkat Sorotan Lampu Alat Berat
Aksi Kekerasan OPM/KKB di Yahukimo Mengerikan, 3 Warga Sipil Tewas
Tragedi Ledakan Rumah Medan: Korban Terakhir Ditemukan, 3 Orang Tewas
Dua Laporan Masuk, Polda Metro Jaya Segera Periksa Hotman Paris

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 06:46 WIB

Dikira Ikan Besar, Nelayan Malah Dapat Buaya 5 Meter di Sungai Barumun

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:01 WIB

Modus Kerja di Turki, 105 WNI Dikirim Ilegal ke Libya

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

Anak Punk Pesta Miras di Cikarang, Cekcok Berujung FA Tewas Ditusuk 7 Kali

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:13 WIB

KN SAR Ramawijaya 240 Terbakar di Muara Baru, Tak Ada Korban Jiwa

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:03 WIB

Pekerja di Siak Diseret Harimau, Selamat Berkat Sorotan Lampu Alat Berat

Berita Terbaru

Ancaman ganda jalur energi global. Kelompok Houthi menyerang dua tanker minyak Saudi dan memblokir Selat Bab el-Mandeb di Laut Merah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Houthi Blokade Selat Bab el-Mandeb dan Serang Kapal

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:27 WIB

Peluang dan tantangan industri sawit. MPOC memproyeksikan harga CPO Agustus bertahan stabil berkat mandat B50 Indonesia serta dinamika pasar energi global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mandat B50 Indonesia dan Tensi Geopolitik Tahan Harga CPO

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:19 WIB

Langkah hukum selamatkan posisi presiden. Pengadilan Tinggi Afrika Selatan membekukan sementara proses pemakzulan Presiden Cyril Ramaphosa terkait skandal uang di sofa peternakan Phala Phala. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afrika Selatan Hentikan Sementara Pemakzulan Presiden

Sabtu, 25 Jul 2026 - 09:21 WIB

Krisis pasokan pangan dunia. Raksasa pelayaran Maersk dan Hapag-Lloyd menghentikan operasional ke pelabuhan Ukraina akibat gempuran rudal Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Perusahaan Pelayaran Hentikan Operasi ke Ukraina

Sabtu, 25 Jul 2026 - 09:11 WIB

Manuver diplomasi ekonomi Pakistan. Islamabad mengajukan fasilitas dana stabilitas 10 miliar dolar AS kepada Washington di tengah keraguan para ekonom. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pakistan Minta Bantuan Finansial 10 Miliar Dolar AS

Sabtu, 25 Jul 2026 - 07:32 WIB