Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba White Rabbit Jakarta, Pelayan Hingga Bandar Dicokok

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melepas garis polisi di tempat hiburan malam White Rabbit Jakarta Selatan setelah kasus narkoba dilimpahkan ke kejaksaan.  (Posnews/Ist)

Polisi melepas garis polisi di tempat hiburan malam White Rabbit Jakarta Selatan setelah kasus narkoba dilimpahkan ke kejaksaan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Penggerebekan besar mengguncang dunia hiburan malam Ibu Kota.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar jaringan narkoba kelas kakap di klub White Rabbit, Selasa (17/3/2026) dini hari.

Dalam operasi senyap namun mematikan ini, polisi langsung menyeret lima tersangka dari level pelayan (waiters) hingga bandar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Awalnya, tim Subdit IV menerima laporan adanya transaksi narkotika di kawasan elit Jakarta Selatan.

Selanjutnya, tim gabungan yang dipimpin Kombes Pol Handik Zusen bersama Satgas NIC di bawah Kombes Pol Kevin Leleury langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Kemudian, petugas menyusup ke dalam klub dan menjalankan operasi undercover buy. Hasilnya mencengangkan—transaksi narkoba berlangsung rapi, sistematis, dan tersembunyi di balik gemerlap room VIP.

Jaringan Rapi: Dari Waiters Hingga Bandar

Polisi mengungkap jaringan ini bekerja terstruktur. Rizky alias Kiki menerima pesanan dari tamu, lalu meneruskannya ke captain Memo alias Sean.

Setelah itu, Sean menghubungi supervisor Rully yang langsung memanggil bandar Farid Ridwan untuk mengantar barang ke room.

Tak berhenti di situ, polisi juga membekuk Erwin Septian alias Ewing, pemasok utama yang terhubung dengan jaringan lebih besar yang kini masih diburu.

Baca Juga :  Tragedi Tambang Gunung Pongkor, 11 Penambang Liar Tewas Hirup Asap Beracun

Barang Bukti Fantastis, Uang Ratusan Juta Disikat

Saat penggerebekan di Room S.707, polisi langsung meringkus Farid dengan ekstasi, cairan etomidate, dan uang tunai.

Selanjutnya, penggeledahan di office mengungkap dua brankas berisi ratusan cartridge, puluhan paket ketamin, “happy water”, hingga uang ratusan juta rupiah.

Bahkan, dari brankas milik Erwin, polisi menemukan berbagai jenis ekstasi berlogo unik seperti granat, transformer, hingga mahkota—indikasi kuat peredaran skala besar.

Lebih lanjut, polisi membongkar modus licik jaringan ini. Pengunjung cukup memesan lewat pelayan, lalu sistem internal klub mengatur distribusi hingga barang sampai ke tangan pemesan.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan sisa ketamin, alat hisap, dan balon gas “whipping” di sejumlah room.

Otak Utama Diburu, Bayaran Fantastis Terungkap

Dari hasil interogasi, narkoba dipasok oleh sosok misterius berinisial “Koko” yang kini diburu. Para pelaku mengaku menerima bayaran hingga Rp15 juta.

Tim kemudian bergerak cepat dan berhasil menangkap Erwin di Bekasi melalui pelacakan berbasis teknologi.

Baca Juga :  Skandal Berkas Epstein: Misteri Redaksi Nama Besar

Sebagai langkah tegas, polisi langsung memasang police line dan menutup sementara White Rabbit.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, menegaskan kasus ini akan dibongkar hingga ke akar.

“Lokasi ini sebelumnya sudah pernah kami ungkap, dan terbukti ada peredaran narkoba,” tegasnya, Rabu (18/3/2026).

Fakta Lama Terkuak: Narkoba Sudah Lama Beredar

Lebih mengejutkan lagi, praktik ini ternyata sudah berlangsung lama. Pada Oktober 2025, Bareskrim Polri juga pernah mengungkap kasus serupa di lokasi yang sama.

Saat itu, polisi menemukan ekstasi berlogo “Maybach” di room VIP dan menetapkan Dicky Gilang Alam sebagai bandar serta Mirza Ulil Amri sebagai pengendali stok dari internal manajemen.

Kini, seluruh tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mabes Polri. Polisi juga terus memburu pelaku lain yang masuk daftar buronan.

Kasus ini menjadi alarm keras: peredaran narkoba di tempat hiburan malam masih masif dan terorganisir. Polisi memastikan operasi besar akan terus digelar untuk membersihkan jaringan narkoba di Jakarta. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jakarta Damai Pelajar Bersatu, Kapolres Jakut Minta Siswa Jauhi Tawuran
Tim Jaguar Bongkar Aksi Curanmor di GDC, Motor Diduga Hasil Curian dari Cileungsi
Tawuran di Cikunir Bekasi, 8 Orang Diciduk: Celurit Lukai Pemuda 18 Tahun
Pengamanan Aksi Hari Tani, Sudirman-Thamrin hingga DPR Jadi Perhatian Polisi
Cuaca Jabodetabek, Suhu Tembus 35 Derajat dan Bogor Waspada Petir
Bareskrim Gagalkan Penyelundupan Narkoba Rp132 M dari Malaysia
21 Kg Sabu dan 25.607 Ekstasi Disita, Bareskrim Buru Bandar Brother
BNN Musnahkan 34,7 Kg dan 2.156,4 Liter Narkoba, 25 Tersangka Dijerat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:35 WIB

Jakarta Damai Pelajar Bersatu, Kapolres Jakut Minta Siswa Jauhi Tawuran

Kamis, 24 September 2026 - 08:30 WIB

Tim Jaguar Bongkar Aksi Curanmor di GDC, Motor Diduga Hasil Curian dari Cileungsi

Kamis, 24 September 2026 - 07:10 WIB

Tawuran di Cikunir Bekasi, 8 Orang Diciduk: Celurit Lukai Pemuda 18 Tahun

Kamis, 24 September 2026 - 06:23 WIB

Pengamanan Aksi Hari Tani, Sudirman-Thamrin hingga DPR Jadi Perhatian Polisi

Kamis, 24 September 2026 - 06:13 WIB

Cuaca Jabodetabek, Suhu Tembus 35 Derajat dan Bogor Waspada Petir

Berita Terbaru

Sony meluncurkan DualSense PS5 edisi terbatas Lisa BLACKPINK berwarna Chroma Pearl. Simak harga, jadwal pemesanan, dan koleksi. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sony Rilis Controller DualSense Edisi Spesial Lisa BLACKPINK

Kamis, 24 Sep 2026 - 16:13 WIB