Mutilasi Freezer Bekasi Terungkap, Korban Dibunuh karena Tolak Ajakan Mencuri

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satpam Dibunuh dan Dimutilasi, Jasad Disimpan di Freezer Bekasi. (Posnews/Ist)

Satpam Dibunuh dan Dimutilasi, Jasad Disimpan di Freezer Bekasi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kasus mutilasi pria dalam freezer di Bekasi mengungkap fakta mengerikan.

Korban AH (39), satpam kios ayam geprek, tewas setelah menolak ajakan mencuri dari pelaku.

Kasubdit Penmas Biddhumas Polda Metro Jaya, Tiksnarto Andaru Rahutomo, mengungkap kejadian bermula pada Sabtu dini hari, 21 Maret 2026 sekitar pukul 03.30 WIB.

Tolak Mencuri, Korban Langsung Dihabisi

Pelaku S dan ANC mengajak korban mencuri kendaraan operasional. Namun, korban menolak. Penolakan itu memicu emosi pelaku hingga nekat menghabisi nyawa korban.

Baca Juga :  Motor Diizinkan Masuk Tol Saat Banjir Jakarta, Polda Metro Jaya Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Selanjutnya, pelaku memutilasi tubuh korban untuk menghilangkan jejak. Mereka lalu menyembunyikan jasad dalam freezer di lokasi kejadian.

Potongan Tubuh Dibuang di Bogor

Tak berhenti di situ, pelaku membuang potongan tubuh korban di beberapa titik di Kabupaten Bogor pada 27 Maret 2026.

Setelah itu, mereka kabur ke wilayah Majalengka.

Polisi bergerak cepat. Kini, kedua pelaku sudah ditangkap dan diamankan di Subdit Jatanras Polda Metro Jaya untuk pemeriksaan lanjutan.

Kasus ini menambah daftar kejahatan brutal di Bekasi. Polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain serta melengkapi berkas perkara.

Penolakan sederhana berujung maut. Aksi sadis ini menunjukkan betapa kejamnya pelaku yang tak ragu menghilangkan nyawa dan memutilasi korban demi menutupi jejak. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag
Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora
Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli
Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?
Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk
Mengapa Beberapa Wilayah Memiliki Populasi Tertua di Dunia?
Adaptasi Genetik: Bisakah Spesies Bertahan dari Kepunahan?
Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:30 WIB

Idul Adha 2026 Berpotensi Serentak, Ini Hasil Hisab Rukyat Kemenag

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:07 WIB

Motor Dirampas Usai Kecelakaan, Polisi Selidiki Video Viral di Tambora

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:53 WIB

Pedagang Kurban Dilarang Pakai Trotoar di Jakarta, Satpol PP Perketat Patroli

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:26 WIB

Viral Penculikan di Cakung, Korban Disekap di Showroom dan Dikeroyok, 2 Pelaku Dibekuk

Berita Terbaru

Ilustrasi, Menulis ulang kode kehidupan. Kemajuan dalam pemetaan genom dan teknologi penyuntingan CRISPR membawa harapan baru bagi penyembuhan penyakit bawaan, sembari memicu perdebatan etika terdalam dalam sejarah peradaban manusia. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Mengapa Terapi Gen Menjadi Pengobatan Masa Depan?

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:28 WIB