3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, MPR Desak Evaluasi dan Penarikan Pasukan UNIFIL

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prosesi penghormatan prajurit TNI gugur dalam misi UNIFIL di Lebanon dengan pemberian santunan dan penghargaan dari Panglima TNI.  (Posnews/Ist)

Prosesi penghormatan prajurit TNI gugur dalam misi UNIFIL di Lebanon dengan pemberian santunan dan penghargaan dari Panglima TNI. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kabar duka mengguncang Indonesia. Tiga prajurit TNI gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan.

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, langsung bereaksi keras dan mendesak evaluasi serius terhadap penugasan pasukan di wilayah konflik tersebut.

Muzani menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya prajurit terbaik bangsa yang tergabung dalam misi UNIFIL.

Ia juga mengutuk keras serangan Israel yang menewaskan personel TNI.

β€œIni peristiwa yang sangat mengejutkan. Mereka gugur saat menjalankan tugas konstitusi menjaga perdamaian dunia,” tegas Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (31/3/2026).

MPR Desak PBB Bertindak

Selanjutnya, MPR mendesak Dewan Keamanan PBB segera menggelar sidang penyelidikan. Muzani juga meminta sanksi tegas dijatuhkan atas serangan tersebut.

Baca Juga :  Jakarta Kota Terbuka, Pramono Anung: Lowongan Kerja Dibanjiri Pelamar dari Luar Daerah

Tak hanya itu, MPR mendorong pemerintah memberikan penghargaan kepada prajurit gugur, korban luka, serta keluarga yang ditinggalkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, Muzani mengusulkan pemerintah mempertimbangkan penarikan pasukan perdamaian dari wilayah berbahaya.

Ia menegaskan keselamatan prajurit harus menjadi prioritas utama.

β€œJika tidak ada jaminan keamanan, sebaiknya pasukan ditarik dari wilayah konflik,” ujarnya.

Kronologi Serangan Mematikan

Insiden pertama terjadi Minggu (29/3/2026) di markas UNIFIL dekat Adchit Al Qusayr, Lebanon Selatan.

Dalam serangan itu, Farizal Rhomadhon gugur. Ia meninggalkan istri dan anak berusia 2 tahun.

Baca Juga :  White Rabbit PIK Ditutup, Pemprov DKI Cabut Izin Usai Kasus Narkoba

Sehari kemudian, dua prajurit kembali gugur akibat ledakan saat menjalankan misi pengawalan. Mereka adalah Zulmi Aditya Iskandar dan Muhammad Nur Ichwan.

Saat itu, tim TNI tergabung dalam Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL tengah mengawal konvoi kendaraan di wilayah rawan. Ledakan terjadi di tengah eskalasi konflik yang tinggi.

Serangan ini menegaskan situasi keamanan di Lebanon Selatan semakin berbahaya. Pasukan perdamaian kini menghadapi risiko tinggi di tengah konflik yang terus memanas.

Gugurnya tiga prajurit TNI menjadi alarm keras bagi pemerintah. Evaluasi misi UNIFIL dan jaminan keamanan pasukan kini menjadi tuntutan mendesak di tengah eskalasi konflik yang kian brutal. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Novak Djokovic dan Ambisi Terakhir di Roland Garros 2026
KKB Papua Bunuh 10 Pendulang Emas di Pegunungan Bintang, Korban Diduga Bertambah
Model Cantik Ansy Jan De Vries Ngaku Dibegal, Ternyata Luka Bisul Pecah
Kemendag Kawal Ekspor 360 Ribu Porsi Makanan Siap Saji untuk Jamaah Haji di Arab Saudi
Lewis Hamilton Tepis Rumor Pensiun: Tegaskan Tetap Bersaing di F1
Trump Ancam Intervensi Militer Setelah Dakwa Raul Castro
Pura-pura Jadi Penumpang, Begal di Bogor Malah Babak Belur
Trump Tolak Proposal Iran Saat Harga Minyak Dunia Melonjak

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:50 WIB

Novak Djokovic dan Ambisi Terakhir di Roland Garros 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:42 WIB

KKB Papua Bunuh 10 Pendulang Emas di Pegunungan Bintang, Korban Diduga Bertambah

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:15 WIB

Model Cantik Ansy Jan De Vries Ngaku Dibegal, Ternyata Luka Bisul Pecah

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:53 WIB

Kemendag Kawal Ekspor 360 Ribu Porsi Makanan Siap Saji untuk Jamaah Haji di Arab Saudi

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:45 WIB

Lewis Hamilton Tepis Rumor Pensiun: Tegaskan Tetap Bersaing di F1

Berita Terbaru

Melawan degradasi fisik. Novak Djokovic menginjak usia 39 tahun dengan tantangan berat di Prancis Terbuka, namun sang legenda tetap menolak untuk mundur di tengah dominasi para rival muda yang lebih bugar. Dok: Istimewa.

SPORT

Novak Djokovic dan Ambisi Terakhir di Roland Garros 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:50 WIB