Tawuran Berujung Mengerikan, Remaja Disiram Air Keras hingga Buta Sebelah

Senin, 20 April 2026 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Disiram air keras. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Disiram air keras. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi kekerasan ekstrem kembali terjadi di Jakarta Pusat. Seorang remaja berinisial MR (16) menjadi korban penyiraman air keras dalam tawuran brutal di Johar Baru.

Serangan keji itu mengenai wajah korban, membakar kulitnya, dan meninggalkan luka permanen hingga membuat mata kirinya cacat.

Kasat PPA-PPO Polres Metro Jakarta Pusat, Kompol Rita Oktavia Shinta, membenarkan insiden mengerikan tersebut. Ia mengungkapkan, peristiwa bermula dari janjian tawuran yang diatur melalui media sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tawuran via Instagram Berujung Maut

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (26/2/2026) lalu. Dua kelompok remaja, yakni kelompok korban “Bocipan” dan kelompok pelaku “Wardul”, sepakat menggelar “perang sarung” setelah berkomunikasi lewat Instagram.

Namun, situasi berubah menjadi mencekam. Salah satu pelaku ternyata membawa cairan berbahaya yang disiapkan dalam sebuah gayung.

Baca Juga :  Disdik DKI Cabut KJP 60 Siswa Terlibat Tawuran, Ini Data Terbaru 2025–2026

“Saat tawuran, pelaku mengejar korban yang berada paling belakang, lalu menyiramkan cairan kimia ke arah wajah korban,” ujar Rita, Senin (20/4/2026).

Serangan mendadak itu membuat korban langsung terkulai. Cairan kimia mengenai wajah dan tubuhnya, menyebabkan luka bakar serius.

Video yang beredar menunjukkan korban terbaring lemah di rumah dengan kepala diperban, sementara sang ibu tak kuasa menahan tangis melihat kondisi anaknya.

Hasil visum dari RSUD Tarakan yang keluar pada 17 Maret 2026 mengungkap fakta mengerikan. Korban mengalami luka bakar derajat dua serta kecacatan permanen pada mata kiri yang mengganggu aktivitasnya.

Dua Pelaku Ditangkap, Proses Hukum Berjalan

Polisi bergerak cepat dan telah mengamankan dua pelaku berinisial FZ dan RS. Keduanya kini menjalani proses hukum, meski tidak ditahan setelah orang tua mereka mengajukan penangguhan.

Baca Juga :  58 Pasangan Jadi Korban Penipuan WO Marwah, Kerugian Capai Rp2,6 Miliar

Saat ini, berkas perkara telah dilimpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU) dan masih dalam tahap penelitian untuk dinyatakan lengkap (P21).

“Pelaku kooperatif dan wajib lapor. Kami masih menunggu hasil penelitian dari jaksa,” jelas Rita.

Selain memproses hukum pelaku, polisi juga terus berkoordinasi dengan keluarga korban untuk memantau kondisi kesehatan MR.

Kasus ini kembali menjadi alarm keras atas maraknya tawuran remaja yang kian brutal dan tak terkendali.

Penyalahgunaan bahan berbahaya seperti air keras dalam konflik jalanan kini menjadi ancaman serius bagi keselamatan generasi muda. (RED)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg
Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik
Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas
Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg

Senin, 14 September 2026 - 15:08 WIB

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Senin, 14 September 2026 - 05:52 WIB

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 16:06 WIB

Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki

Berita Terbaru