He Lifeng Serukan Penguatan Kerja Sama China-Belgia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Visi kemitraan masa depan. Wakil Perdana Menteri China He Lifeng mengajak Belgia untuk mempererat tradisi kerja sama yang saling menguntungkan dan menjaga sistem perdagangan dunia yang terbuka di tengah dinamika hubungan China-Uni Eropa.  Dok: Istimewa.

Visi kemitraan masa depan. Wakil Perdana Menteri China He Lifeng mengajak Belgia untuk mempererat tradisi kerja sama yang saling menguntungkan dan menjaga sistem perdagangan dunia yang terbuka di tengah dinamika hubungan China-Uni Eropa. Dok: Istimewa.

BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah China mendorong penguatan hubungan ekonomi dan diplomatik yang lebih mendalam dengan Belgia. Wakil Perdana Menteri He Lifeng mengajak Brussel untuk terus menjaga tradisi kerja sama yang saling menguntungkan guna mendorong perkembangan hubungan China-Belgia dan China-Uni Eropa (UE) yang lebih stabil.

He Lifeng menyampaikan seruan tersebut saat bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Belgia, Maxime Prevot, di Balai Besar Rakyat pada Kamis. Pertemuan ini menjadi sangat signifikan karena bertepatan dengan momentum 55 tahun jalinan hubungan diplomatik antara kedua negara.

55 Tahun Kerja Sama Praktis yang Membuahkan Hasil

Dalam pembicaraan tersebut, He Lifeng memuji hubungan erat yang telah terbangun selama lebih dari lima dekade. Ia menilai kemitraan kedua negara selalu mengedepankan hasil yang saling menguntungkan.

“China dan Belgia telah menjalankan kerja sama praktis yang sangat produktif di berbagai bidang strategis,” ujar He Lifeng. Ia merujuk pada kemajuan signifikan di sektor kedokteran, industri kimia, keuangan, hingga logistik. Oleh karena itu, He Lifeng mendesak kedua pihak untuk terus memajukan pencapaian ini guna menghadapi tantangan ekonomi global di tahun 2026.

Membela Multilateralisme dan Ekonomi Terbuka

Sebagai sesama pembela multilateralisme, He Lifeng menekankan bahwa China dan Belgia harus menjadi pendukung utama ekonomi dunia yang terbuka. Hal ini dianggap sebagai kunci untuk meredam hambatan perdagangan dan meningkatkan kepercayaan pasar internasional.

“Kita harus mempromosikan perkembangan hubungan yang sehat, baik secara bilateral maupun dalam kerangka China-Uni Eropa,” tambah He Lifeng. Pernyataan ini menunjukkan keinginan Beijing untuk menjadikan Belgia sebagai mitra penyeimbang di tengah kebijakan perdagangan Uni Eropa yang terkadang mengalami fluktuasi terhadap China.

Respons Belgia: Memperkuat Perdagangan Bebas

Maxime Prevot memberikan respons positif terhadap visi yang disampaikan oleh He Lifeng. Ia menegaskan bahwa Belgia memandang China sebagai mitra kerja sama menyeluruh yang sangat penting.

Baca Juga :  Jepang Sukses Luncurkan Roket H3 Tanpa Booster

Prevot menyatakan kesediaan Belgia untuk menjadikan momentum peringatan 55 tahun hubungan diplomatik ini sebagai peluang besar. Selain itu, Belgia berkomitmen untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan serta bersama-sama menjunjung tinggi perdagangan bebas. “Belgia siap mempromosikan hubungan bilateral dan menjaga tatanan perdagangan dunia yang adil,” tegas Prevot.

Sinergi di Tengah Tantangan Global

Pertemuan tingkat tinggi ini menegaskan kembali bahwa diplomasi ekonomi tetap menjadi pilar utama dalam hubungan China-Belgia. Dengan fokus pada sektor-sektor teknis yang kuat, kedua negara berupaya memastikan bahwa perbedaan politik tidak menghambat pertumbuhan ekonomi bersama.

Singkatnya, kunjungan Prevot ke Beijing memperkuat posisi Belgia sebagai negara Eropa yang terbuka terhadap dialog konstruktif dengan China. Di tahun 2026, sinergi antara kekuatan manufaktur China dan keunggulan teknologi serta logistik Belgia diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi pemulihan ekonomi global.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Puji Perdana Menteri Inggris Andy Burnham
Emmanuel Macron Banting Mimbar PBB dan Kecam Klaim
Pejabat NATO Peringatkan Tingkah Laku Vladimir Putin
Trump Pertimbangkan Opsi Serangan dan Buka Kembali Dialog
Trump Tegur Wartawan CNN di PBB di Tengah Gugatan Hukum
PM Jepang Sanae Takaichi Tegaskan Dukungan ICC
Charles Spencer Rilis Buku Swan Song dan Ungkap Tuduhan Baru
Korea Utara Uji Coba Rudal Hipersonik Baru Hwasong-11Ma

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 11:02 WIB

Trump Puji Perdana Menteri Inggris Andy Burnham

Kamis, 24 September 2026 - 10:00 WIB

Emmanuel Macron Banting Mimbar PBB dan Kecam Klaim

Kamis, 24 September 2026 - 09:30 WIB

Pejabat NATO Peringatkan Tingkah Laku Vladimir Putin

Kamis, 24 September 2026 - 08:00 WIB

Trump Pertimbangkan Opsi Serangan dan Buka Kembali Dialog

Kamis, 24 September 2026 - 07:00 WIB

Trump Tegur Wartawan CNN di PBB di Tengah Gugatan Hukum

Berita Terbaru

Donald Trump memuji PM Inggris Andy Burnham dalam pertemuan di PBB. Simak rincian pembahasan AI dan Kepulauan Chagos. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Puji Perdana Menteri Inggris Andy Burnham

Kamis, 24 Sep 2026 - 11:02 WIB

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam klaim perdamaian Gaza buatan Donald Trump di Sidang Umum PBB. Simak rincian pidato terakhirnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Emmanuel Macron Banting Mimbar PBB dan Kecam Klaim

Kamis, 24 Sep 2026 - 10:00 WIB

Wakil Komandan NATO memperingatkan sikap nekat Vladimir Putin dan taktik sabotase Rusia di Eropa. Simak rincian analisis keamanan terbaru. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pejabat NATO Peringatkan Tingkah Laku Vladimir Putin

Kamis, 24 Sep 2026 - 09:30 WIB

Donald Trump pertimbangkan opsi serangan ke Iran dan gelar dialog rahasia di PBB. Simak rincian pidato dan kesepakatan Greenland. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Pertimbangkan Opsi Serangan dan Buka Kembali Dialog

Kamis, 24 Sep 2026 - 08:00 WIB