Kapolri dan TNI Siap Tindak Tegas Aksi Anarkis, Presiden Perintahkan Langkah Cepat

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan TNI-Polri siap mengambil langkah tegas untuk menghentikan aksi anarkis, Sabtu (30/8/2025). (Dok-Polri)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan TNI-Polri siap mengambil langkah tegas untuk menghentikan aksi anarkis, Sabtu (30/8/2025). (Dok-Polri)

JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri bersama TNI akan bertindak tegas sesuai undang-undang demi memulihkan situasi keamanan nasional. Pernyataan ini disampaikan usai rapat evaluasi bersama Presiden RI, Panglima TNI, dan sejumlah menteri di Sentul, Sabtu (30/8/2025).

Kapolri menjelaskan, Presiden secara langsung memerintahkan TNI-Polri untuk menindak keras setiap aksi anarkis yang terjadi di berbagai wilayah dalam beberapa hari terakhir.

“Tadi Bapak Presiden memintakan kepada saya dan Panglima, khusus terkait tindakan-tindakan yang bersifat anarkis, kami Panglima dan Kapolri, TNI dan Polri diminta untuk mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku,” tegas Jenderal Sigit.

Baca Juga :  Perang Candu: Ketika Narkoba Menjadi Solusi Neraca Dagang Inggris

Lebih lanjut, Kapolri menyoroti insiden pembakaran gedung, perusakan fasilitas umum, hingga penyerangan markas aparat yang muncul selama gelombang unjuk rasa. Menurutnya, aksi-aksi tersebut sudah melewati batas penyampaian pendapat yang dijamin undang-undang.

“Penyampaian pendapat adalah hak setiap warga negara dan dilindungi undang-undang. Namun, ada syarat yang harus dipenuhi, yakni memperhatikan kepentingan umum, mengikuti peraturan, serta menjaga persatuan bangsa. Jika aksi berujung pembakaran, penyerangan, dan perusakan, maka itu sudah masuk ranah pidana,” jelasnya.

Selain menyinggung kondisi keamanan, Kapolri juga mengabarkan perkembangan kasus tujuh personel Brimob yang menabrak pengemudi ojek online hingga tewas. Ia memastikan proses hukum berlangsung cepat, transparan, dan melibatkan lembaga independen.

Baca Juga :  KSPSI Tegaskan 3 Juta Buruh Tidak Ikut Demo HOSTUM Besok

“Propam sudah saya perintahkan bergerak cepat. Dalam satu minggu, sidang etik harus siap dilaksanakan. Jika ditemukan unsur pidana, proses hukum tetap dijalankan. Kompolnas dan Komnas HAM juga kami libatkan agar publik bisa memantau langsung,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menutup pernyataannya, Kapolri mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang dan mendukung langkah-langkah TNI-Polri dalam menjaga stabilitas.

“Kami berharap dukungan dari seluruh elemen bangsa untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan demi keamanan nasional,” pungkasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Brimob Gagalkan Tawuran di Bekasi, 2 Remaja Ditangkap
Perantau Kejar Mimpi di Jakarta: Kisah Hasibuan, Ojol Ekspedisi Ingin Jadi Atlet Muay Thai
CCTV Gedung Wajib Terkoneksi Pemprov DKI, Jakarta Menuju Kota Terintegrasi
Kuba Bebaskan 2.010 Tahanan di Tengah Tekanan Blokade Minyak AS
72 Siswa Keracunan MBG di Duren Sawit Jaktim, Spageti Diduga Penyebab
Peringatan Jumat Agung di Colosseum: Paus Leo Ingatkan Pemimpin Dunia soal Pertanggungjawaban Kekuasaan
Misteri Kematian al-Mousawi: Bahrain Dituding Gunakan Taktik Represi Arab Spring di Tengah Perang Iran
Banjir Jakarta Barat Meluas, 12 RT Terendam – Jalan Utama Ikut Tergenang

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 16:43 WIB

Brimob Gagalkan Tawuran di Bekasi, 2 Remaja Ditangkap

Sabtu, 4 April 2026 - 16:26 WIB

Perantau Kejar Mimpi di Jakarta: Kisah Hasibuan, Ojol Ekspedisi Ingin Jadi Atlet Muay Thai

Sabtu, 4 April 2026 - 15:26 WIB

CCTV Gedung Wajib Terkoneksi Pemprov DKI, Jakarta Menuju Kota Terintegrasi

Sabtu, 4 April 2026 - 14:42 WIB

Kuba Bebaskan 2.010 Tahanan di Tengah Tekanan Blokade Minyak AS

Sabtu, 4 April 2026 - 13:36 WIB

72 Siswa Keracunan MBG di Duren Sawit Jaktim, Spageti Diduga Penyebab

Berita Terbaru

Brimob Gagalkan Tawuran di Cikarang Bekasi, 2 Remaja Ditangkap. (Posnews/Ist)

HUKRIM

Brimob Gagalkan Tawuran di Bekasi, 2 Remaja Ditangkap

Sabtu, 4 Apr 2026 - 16:43 WIB

Ilustrasi, Momen kebebasan di Havana. Pemerintah Kuba membebaskan ribuan tahanan sebagai

INTERNASIONAL

Kuba Bebaskan 2.010 Tahanan di Tengah Tekanan Blokade Minyak AS

Sabtu, 4 Apr 2026 - 14:42 WIB