Rembuk Nelayan 2025: SNI Desak Pemerintah Pro Kesejahteraan Nelayan Indonesia

Minggu, 14 September 2025 - 12:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan nelayan dan pelaku usaha perikanan mengikuti Rembuk Nelayan 2025 di Gedung Srijaya, Surabaya. Foto: MR

Ratusan nelayan dan pelaku usaha perikanan mengikuti Rembuk Nelayan 2025 di Gedung Srijaya, Surabaya. Foto: MR

SURABAYA, POSNEWS.CO.ID – Ratusan nelayan dan pelaku usaha perikanan se-Nusantara menggelar Rembuk Nelayan 2025 di Gedung Srijaya, Surabaya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nelayan dan pelaku usaha perikanan menilai kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) belum berpihak pada kesejahteraan mereka dan industri perikanan.

Peserta dari Jakarta, Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, hingga Kepulauan Riau menghadiri acara ini. Mereka menilai, sepuluh bulan pemerintahan Prabowo-Gibran belum mendukung industri perikanan secara optimal.

Ketua Umum Solidaritas Nelayan Indonesia (SNI), Hadi Sutrisno, mengatakan, “Rembuk ini lahir dari keresahan nelayan terkait kepastian usaha, penegakan hukum, kapal ikan asing, PBB laut, dan masalah lain di sektor perikanan.”

Baca Juga :  WN Malaysia Tertangkap Bawa 60 Kg Sabu, Upah Rp 80 Juta

Poin Aspirasi Nelayan

SNI menuntut pemerintah mengambil langkah fiskal selektif: subsidi BBM solar, penurunan PNBP 3%, penghapusan PBB laut, menolak naturalisasi kapal ikan asing, dan evaluasi kebijakan yang merugikan nelayan.

Hadi menegaskan, mereka akan menyampaikan aspirasi langsung kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

Ratusan nelayan dan pelaku usaha perikanan se-Nusantara gelar Rembuk Nelayan 2025 di Surabaya.
Ratusan nelayan dan pelaku usaha perikanan se-Nusantara gelar Rembuk Nelayan 2025 di Surabaya.

Situasi Industri Perikanan

Sementara itu, Sekjen SNI, James Then, menekankan kondisi industri perikanan saat ini buruk. “Kebijakan KKP yang sepihak merugikan nelayan dan pelaku usaha perikanan, memicu potensi gelombang protes luas,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika kebijakan tak berpihak terus berjalan, aksi demonstrasi akan digelar di KKP.

Selain itu, Rembuk Nelayan 2025 juga menampilkan dialog tanya jawab dari berbagai daerah. SNI mendeklarasikan dukungan pada pasangan Prabowo-Gibran di Pemilu 2024.

Baca Juga :  Mudik Lebaran 2026, Polda Metro Jaya Buka Titip Kendaraan Gratis di Polsek dan Polres

Hadi menyebutkan komitmen SNI: memperkuat akses ke sumber daya perikanan, perlindungan hukum, peningkatan kesejahteraan nelayan, pengembangan infrastruktur, dan menjadikan SNI mitra pemerintah.

Janji Presiden

Prabowo Subianto, hadir dalam deklarasi, menyebut nelayan sebagai pahlawan. Ia berjanji, jika terpilih, akan menyusun kebijakan pro nelayan dan meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Kami akan berjuang sekeras tenaga untuk memperbaiki hidup para nelayan. Itu komitmen saya,” kata Prabowo.

Dengan langkah ini, Rembuk Nelayan 2025 menegaskan suara kolektif nelayan dan pelaku usaha perikanan, mendorong kebijakan KKP lebih berpihak pada kemajuan industri perikanan dan kesejahteraan nelayan di seluruh Indonesia. (MR)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Grand Max Bawa BBM Terbakar di Tanjung Senang, Polisi Dalami Dugaan Pengecoran
Aksi Pencuri Berubah Maut, IRT di Lampung Selatan Ditusuk Saat Tidur Bersama Anak
Satpam Curi 1.700 Ompreng MBG untuk Beli Sabu
Manggarai Barat NTT Memanas, Bentrok Dua Kelompok Berujung Pembakaran Kendaraan
Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur, Polisi Selidiki Dugaan Geng Motor
Heboh Ular Piton 7 Meter Telan Pria di Kepulauan Sula, Warga Belah Perut Ular
Bentrok di Bangkalan Warga Tertembak, 2 Mobil Dirusak – Ini Kronologinya
Tewas Dikeroyok Massa, Polisi Belum Pastikan Pria di Morowali Mencuri Motor

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:21 WIB

Grand Max Bawa BBM Terbakar di Tanjung Senang, Polisi Dalami Dugaan Pengecoran

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:08 WIB

Aksi Pencuri Berubah Maut, IRT di Lampung Selatan Ditusuk Saat Tidur Bersama Anak

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:21 WIB

Satpam Curi 1.700 Ompreng MBG untuk Beli Sabu

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:11 WIB

Manggarai Barat NTT Memanas, Bentrok Dua Kelompok Berujung Pembakaran Kendaraan

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:10 WIB

Satpam Tewas Terborgol di Waduk Jatiluhur, Polisi Selidiki Dugaan Geng Motor

Berita Terbaru

Putusan panggung hukum Buffalo. Juri federal menyatakan Hadi Matar bersalah atas aksi terorisme internasional terkait penikaman novelis Salman Rushdie. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Juri Menyatakan Hadi Matar Bersalah atas Penikaman Penulis

Jumat, 31 Jul 2026 - 16:21 WIB

Tragedi kematian massal satwa liar. Otoritas Kenya mencurigai racun sianida pada buah tomat di perbatasan Taman Nasional Amboseli sebagai pemicu kematian 15 gajah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Racun Sianida pada Tomat Diduga Tewaskan 15 Gajah di Kenya

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:14 WIB

Langkah taktis raksasa semikonduktor. Intel mengonfirmasi kembalinya fitur Hyper-Threading mulai prosesor server Xeon 8 Coral Rapids. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Intel Resmi Menghidupkan Kembali Teknologi Hyper-Threading

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:00 WIB