Murid SD di Ciamis Tumbang Usai Santap Bubur MBG, Orangtua Murka

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penampakan Nampan Makan Bergizi Gratis (MBG). (Ist)

Ilustrasi, Penampakan Nampan Makan Bergizi Gratis (MBG). (Ist)

CIAMIS, POSNEWS.CO.ID – Kasus keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Ciamis bikin geger. Belasan pelajar dari tiga sekolah dasar di Kecamatan Kawali tumbang usai menyantap menu MBG.

Mereka langsung dilarikan ke Puskesmas Kawali pada Jumat (3/10/2025) karena mengalami mual, pusing, dan muntah massal.

Total 19 siswa jadi korban keracunan MBG. Anak-anak dari SD Negeri 1 Sindangsari, MI PUI Pogorsari, dan SD Negeri 5 Karangpawitan harus mendapat perawatan intensif. Menu bubur kacang dan puding buah yang mereka santap ternyata sudah berbau basi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Orangtua murid pun marah besar. Euis, salah satu wali murid, menegaskan sudah sering mengingatkan anaknya agar waspada dengan makanan MBG.

Baca Juga :  Ledakan Dahsyat di SMAN 72 Jakarta, Pemprov DKI Tanggung Penuh Biaya Korban

“Kalau makanannya aneh atau basi, jangan dimakan. Kalau penyedia MBG tidak bisa jamin kualitas, hentikan saja programnya atau ganti dengan uang,” cetusnya dengan nada kecewa.

Menindaklanjuti kasus ini, Dinas Kesehatan Ciamis bergerak cepat. Tim Dinkes mendatangi SPPG Lumbung Awiluar, penyedia MBG untuk tiga sekolah tersebut.

Petugas langsung menyita sampel bubur kacang, santan, roti tawar, dan puding untuk diuji di laboratorium.

“Kami akan cek kandungan zat dan mikrobiologi guna memastikan apakah ada bakteri atau virus penyebab keracunan,” terang Suarni, Sanitarian Ahli Dinkes Ciamis.

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem, Pengemudi Lexus Tewas Tertimpa Pohon di Pondok Indah

Tak tinggal diam, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya turun langsung menjenguk para siswa. Ia geram karena insiden keracunan MBG terus terulang.

“SPPG harus bertanggung jawab penuh, jangan hanya cari untung. Ini menyangkut nyawa anak-anak kita,” tegas Herdiat dengan nada keras.

Kini, Pemkab Ciamis resmi memberhentikan operasional dua SPPG yang terlibat. Herdiat berharap insiden ini jadi pelajaran berharga agar program MBG Presiden Prabowo Subianto bisa berjalan lebih aman, sehat, dan benar-benar bermanfaat bagi siswa. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Kurir Ganja 6 Kg Dibekuk di Aceh
Bareskrim Bongkar Sindikat Narkoba Malaysia-Medan, 9.162 Butir Ekstasi Diamankan
Pekerja Proyek Jalan Ditembaki di Tolikara Papua Pegunungan, 5 Orang Tewas
Manifes KMP Mutiara Sentosa II Jadi Sorotan, Lima Anak Belum Tercatat
Santri Disiram Air Panas di Karawang Usai Dituduh Begal, Korban Luka Bakar Serius
DPO Curanmor Ditembak Polisi di Bondowoso Usai Serang Petugas dengan Celurit
Bentrok Geng Motor Allstar vs Neverdie di Sukabumi, Dua Warga Jadi Korban Bacok
Lima Remaja Spesialis Pembobol Ruko dan Sekolah di Banyuwangi Dicokok Polisi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Kurir Ganja 6 Kg Dibekuk di Aceh

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:04 WIB

Pekerja Proyek Jalan Ditembaki di Tolikara Papua Pegunungan, 5 Orang Tewas

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:45 WIB

Manifes KMP Mutiara Sentosa II Jadi Sorotan, Lima Anak Belum Tercatat

Senin, 3 Agustus 2026 - 06:11 WIB

Santri Disiram Air Panas di Karawang Usai Dituduh Begal, Korban Luka Bakar Serius

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:59 WIB

DPO Curanmor Ditembak Polisi di Bondowoso Usai Serang Petugas dengan Celurit

Berita Terbaru