Penyelundupan Emas Meningkat, Bea Cukai dan Polri Buru Sindikat PETI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Bea Cukai dan Polri memperketat pengawasan penyelundupan emas di pintu keluar Indonesia

Petugas Bea Cukai dan Polri memperketat pengawasan penyelundupan emas di pintu keluar Indonesia

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Penyelundupan emas dari Indonesia ke luar negeri melonjak sepanjang 2026, dan pemerintah memilih meresponsnya dengan langkah yang lebih tegas.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap bahwa lonjakan tersebut diduga dipicu oleh bea keluar ekspor emas, yang mendorong sindikat mencari keuntungan melalui jalur ilegal.

“Karena ada bea keluar, pelaku yang tidak mau membayar mencoba menyelundupkan emas untuk mengambil keuntungan,” kata Purbaya, dikutip dari Antara, Jumat (14/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sindikat Bergerak Lebih Agresif

Menurut Purbaya, aktivitas penyelundupan kini semakin terorganisasi. Para pelaku terus mengubah modus operandi agar emas dapat keluar dari Indonesia tanpa membayar kewajiban negara.

Baca Juga :  Sindikat Narkoba 4 Tahun Beroperasi di Samarinda Dibongkar Bareskrim - Omzet Rp200 Juta per Hari

“Sebelumnya tidak terlalu marak, sekarang meningkat karena ada keuntungan tambahan bagi pelaku,” ujarnya.

Semua Pintu Keluar Dijaga

Selanjutnya, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai memperketat pengawasan dan investigasi terhadap jaringan utama di balik penyelundupan emas.

Pemerintah juga meningkatkan penjagaan di bandara, pelabuhan, dan jalur keluar Indonesia lainnya.

Purbaya menduga jaringan penyelundupan memiliki kaitan erat dengan penambangan emas tanpa izin (PETI).

“Kebijakan ini mengganggu aktivitas PETI, sehingga penyelundupan meningkat. Kami akan memperketat pengawasan di semua pintu keluar Indonesia,” tegasnya.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Tahan Bripka Dedy, Kasus Pembeking Narkoba Gang Langgar Samarinda

Polri Buru Aktor Utama

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Irhamni menegaskan bahwa penyelundupan emas mengandung unsur tindak pidana dan diduga terhubung dengan jaringan PETI.

“Selama PETI masih ada, jaringan penyelundup akan terus memodifikasi modus agar emas bisa keluar dari Indonesia,” ujarnya.

Polri, Bea Cukai, dan Kementerian ESDM memperkuat penyelidikan serta mengawasi seluruh pintu keluar untuk membongkar sindikat penyelundupan emas.

Langkah ini menjadi pengingat bahwa emas bukan sekadar komoditas, melainkan kekayaan bangsa yang harus dijaga.

Pemerintah memperketat pengawasan agar setiap gram emas bermanfaat bagi rakyat, bukan bagi sindikat penyelundupan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klaster Mewah Lapas Cibinong Dibongkar, TV hingga Kulkas Diangkut
Prabowo Soroti Etomidate di Vape, Pemerintah Siapkan Regulasi Baru
Jalur Belakang Lapas Cibinong Tak Berpagar, Ada Mobil Mewah dan Botol Miras
Kerugian Negara Kasus MBG Capai Rp10 Triliun, 6 Tersangka Segera Disidang
Vape Mengandung Narkoba Jadi Perhatian, Prabowo Gandeng Peneliti dan BNN
Lapas Cibinong Jadi Sorotan, 5 Pejabat Dinonaktifkan, Sanksi Pidana Membayangi
Polri Siapkan Negosiator Bersertifikat Kawal Demo, Pendekatan Humanis Diperkuat
Mabes Polri Ambil Alih Kasus KM Virgo Transport 8, 69 Korban Belum Ditemukan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 13:16 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Dibongkar, TV hingga Kulkas Diangkut

Selasa, 29 September 2026 - 17:37 WIB

Prabowo Soroti Etomidate di Vape, Pemerintah Siapkan Regulasi Baru

Selasa, 29 September 2026 - 17:16 WIB

Jalur Belakang Lapas Cibinong Tak Berpagar, Ada Mobil Mewah dan Botol Miras

Selasa, 29 September 2026 - 16:24 WIB

Kerugian Negara Kasus MBG Capai Rp10 Triliun, 6 Tersangka Segera Disidang

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIB

Vape Mengandung Narkoba Jadi Perhatian, Prabowo Gandeng Peneliti dan BNN

Berita Terbaru