POSNEWS.CO.ID, MOUNTAIN VIEW — Google resmi meluncurkan jajaran terbaru ponsel Pixel pada Rabu. Perusahaan menghadirkan desain kamera lebih tipis dengan zoom lebih kuat serta berbagai fitur kecerdasan buatan.
Strategi Google Mendorong Adopsi AI
Fitur-fitur baru ini dirancang membantu pengguna menyelesaikan tugas dengan lebih sedikit ketukan dan geseran. Lewat berbagai peningkatan ini, raksasa mesin pencari tersebut berharap memberi alasan kuat bagi pengguna untuk membeli perangkat baru.
Selain itu, langkah ini juga bertujuan memperluas jumlah pengguna yang memanfaatkan berbagai perangkat AI milik Google. Analis senior Forrester, Andrew Cornwall, menyebut Google terus mempromosikan fitur software baru, terutama seputar AI, sebagai alasan utama untuk melakukan upgrade.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mencatat perusahaan telah menambahkan fitur ekstraksi foto dari video, teleprompter, stabilisasi video, dan peningkatan speech-to-text. Meski Pixel belum sepopuler iPhone milik Apple, Google secara konsisten terus meningkatkan kapasitas AI di lini Pixel sejak 2023.
Sementara itu, Apple justru tertinggal dalam persaingan ini. Apple baru mengumumkan kemajuan AI barunya pada Juni lalu, dengan fokus membantu kehidupan sehari-hari pengguna sekaligus menjaga privasi dan keamanan.
Menariknya, Apple bahkan menggunakan model AI Gemini milik Google untuk mewujudkan fitur tersebut.
Peningkatan Spesifikasi dan Harga
Google menyampaikan dalam presentasi kepada wartawan pekan lalu bahwa ponsel baru ini menggandakan kapasitas penyimpanan sebelumnya. Kapasitas ini kini mulai dari 256 gigabyte.
Selain itu, perangkat ini menawarkan daya tahan baterai hingga 30 jam. Fitur pengisian daya nirkabel yang lebih cepat juga hadir pada seri terbaru ini.
Perusahaan turut menghapus varian Pixel 11 128 gigabyte, yang sebelumnya menjadi opsi termurah seharga $800. Mulai Rabu, konsumen AS dapat memesan Pixel 11, Pixel 11 Pro, dan Pixel 11 Pro XL.
Harga awal ketiga model tersebut masing-masing $900, $1.100, dan $1.300. Sementara itu, Pixel Pro Fold dibanderol mulai $1.900.
Harga ini naik $100 untuk setiap model dibanding tahun lalu.
Fitur AI Baru dan Peningkatan Kamera
Fitur baru mencakup terjemahan langsung untuk video, podcast, dan pesan suara. Pada model Pro, fitur bernama HiLight memungkinkan pengguna menetapkan warna khusus untuk kontak favorit.
Ponsel akan menyala dengan warna tersebut saat menerima panggilan dalam posisi menghadap ke bawah. Fitur ini melengkapi kemampuan “Flip to Shhh” milik Pixel yang otomatis mengaktifkan mode “jangan ganggu” saat ponsel diletakkan menghadap ke bawah.
Selain itu, Google turut menawarkan langganan gratis enam bulan untuk paket AI Pro. Pembeli Pixel 11 Pro atau Pixel 11 Pro XL berhak mendapatkan penawaran ini.
Langkah ini menunjukkan upaya perusahaan menarik lebih banyak pengguna ke perangkat AI Gemini. Google merancang Gemini untuk bersaing dengan ChatGPT milik OpenAI.
Peningkatan kamera mencakup mode baru bernama Magic Capture. Fitur ini otomatis mengambil serangkaian foto dan video hanya dengan satu ketukan tombol rana.
Google menyebut kamera ini juga memiliki sensitivitas cahaya yang lebih baik. Khusus model Pro, fitur Instant Night Sight kini menangkap gambar di kondisi gelap dengan lebih cepat.
Fitur ini membuat pengguna tidak perlu menahan ponsel tetap diam saat menunggu proses eksposur selesai.
Perangkat Pelacak Pertama Google
Google juga memperkenalkan perangkat pelacak untuk pertama kalinya lewat produk bernama Pixel Tag. Perangkat ini dibanderol $30 untuk satu unit atau $100 untuk paket empat unit.
Pixel Tag kompatibel dengan ponsel yang menjalankan Android 9 atau versi lebih baru. Kompatibilitas ini memungkinkan produk menjangkau basis pengguna Android yang luas.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia














