Begal Sadis BKT Rorotan Kembali Beraksi, R Mengaku Jadi Korban Ke-10

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Begal. (Posnews/@foto Int)

Ilustrasi, Begal. (Posnews/@foto Int)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Jalur Banjir Kanal Timur (BKT) Marunda-Rorotan, Jakarta Utara, kembali menjadi sorotan.

Seorang pengendara berinisial R mengaku menjadi korban pembegalan saat melintas di kawasan tersebut pada Minggu (23/8/2026) malam.

Lebih mengkhawatirkan, R mendapat informasi dari warga bahwa dirinya diduga menjadi korban ke-10 di titik yang sama dalam waktu berdekatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

R dibegal sekitar pukul 23.00 WIB ketika mengendarai sepeda motor bersama seorang temannya. Keduanya sedang menuju kawasan Harapan Indah, Bekasi, setelah berangkat dari Cilincing, Jakarta Utara.

Awalnya Mengira Ada Warga Butuh Bantuan

Aksi tersebut bermula setelah R dan temannya melihat dua orang di pinggir jalan.

Keduanya tampak seperti sedang kesulitan. R sempat memperlambat laju motor karena berniat membantu.

Namun, setelah memutuskan melanjutkan perjalanan, situasi berubah drastis.

Sekitar 500 meter kemudian, dua orang tersebut diduga mengejar dan memepet motor R. Pelaku kemudian mengambil kunci kontak hingga motor korban berhenti.

Motor ditendang. R dan temannya pun terjatuh.

Situasi semakin mencekam ketika dua pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam menyerupai celurit.

“Pas kita jatuh, ada kalimat ancaman seperti, ‘bacok aja, bacok aja nih dua orang’,” kata R saat diwawancarai Posnews, Selasa (25/8/2026).

Motor Ditinggalkan Demi Selamatkan Nyawa

Dalam kondisi terancam, R dan temannya memilih menyelamatkan diri. Keduanya melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor karena kunci kendaraan sudah dikuasai pelaku.

Baca Juga :  Kemenag Gelar Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H pada 19 Maret 2026, Libatkan BMKG dan BRIN

Pelaku kemudian disebut bergerak menuju arah Jalan Sekda Saefullah, Rorotan, Jakarta Utara.

R mengaku tidak mampu mengenali wajah maupun pakaian pelaku. Kondisi jalan yang gelap membuat pengamatan semakin sulit.

“Jalannya gelap banget. Ditambah motor mereka tidak ada lampunya,” ujar R.

R hanya mengingat ciri fisik pelaku yang terlihat berisi. Mereka diduga menggunakan sepeda motor Honda Vario.

Disebut Korban Ke-10 di Titik yang Sama

Keterangan warga membuat R semakin khawatir.

Menurut R, warga di sekitar lokasi menyebut dirinya bukan korban pertama. “Kamu orang ke-10 yang jatuh di sini, di titik ini,” kata R menirukan ucapan warga.

Informasi tersebut belum menjadi data resmi kepolisian. Namun, kesaksian tersebut menunjukkan adanya keresahan masyarakat terhadap keamanan jalur BKT Marunda-Rorotan.

Sebelumnya, pemberitaan RRI pada Mei 2026 juga mencatat keresahan warga dan pedagang terhadap aksi begal serta penjambretan di kawasan Marunda-Rorotan.

Warga saat itu menyebut kondisi keamanan di jalur tersebut semakin mengkhawatirkan, terutama pada malam hari.

R Sudah Lapor Polisi

R mengaku langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Utara pada hari yang sama. Namun, hingga Selasa (25/8/2026), ia mengaku belum menerima perkembangan terbaru terkait penanganan kasus.

Petugas disebut meminta R menyiapkan fotokopi STNK, KTP, dan BPKB apabila nantinya dipanggil kembali.

R berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti. Apalagi, jika benar terdapat rangkaian kejadian serupa di lokasi yang sama, pengungkapan kasus menjadi penting untuk mencegah jatuhnya korban berikutnya.

Polisi Sebelumnya Pernah Patroli di BKT

Kawasan BKT Rorotan-Marunda memang pernah menjadi sasaran patroli kepolisian untuk mengantisipasi begal, tawuran, curanmor, dan gangguan keamanan lainnya.

Pada Mei 2026, Polsek Cilincing mengerahkan 35 personel gabungan bersama Pokdar Kamtibmas untuk menyisir sejumlah titik, termasuk BKT Marunda dan BKT Rorotan.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Gerebek Home Industry Kosmetik Berbahaya, Produksi di Cirebon Sejak 2022

Patroli juga mencakup kolong tol, Jalan Raya Cilincing, Jalan Alteri Marunda, hingga kawasan STIP Marunda.

Langkah tersebut menunjukkan bahwa keamanan di kawasan tersebut memang membutuhkan perhatian berkelanjutan, terutama pada jam rawan malam hingga dini hari.

Polisi Belum Beri Tanggapan

Awak media telah meminta keterangan kepada Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKP Bima Sakti mengenai laporan R dan dugaan maraknya begal di jalur BKT Rorotan.

Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian.

Karena itu, informasi mengenai dugaan korban ke-10 dan jumlah kasus di titik tersebut masih perlu diverifikasi melalui data resmi kepolisian.

Jangan Jadi Korban Berikutnya

Kasus yang dialami R menjadi pengingat keras bagi pengguna jalan yang melintasi kawasan sepi pada malam hari.

Pengendara sebaiknya tidak berhenti sembarangan ketika melihat orang tidak dikenal di lokasi gelap.

Jika melihat seseorang yang tampak membutuhkan pertolongan, pengendara dapat menghubungi petugas atau meminta bantuan dari lokasi yang lebih aman.

Selain itu, hindari menggunakan jalur sepi seorang diri pada jam rawan. Pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan simpan nomor kontak darurat agar bantuan dapat segera diminta jika terjadi sesuatu.

Jalur BKT seharusnya menjadi ruang lalu lintas yang aman, bukan arena berburu korban.

Jika laporan R terbukti berkaitan dengan rangkaian kejadian serupa, aparat perlu bergerak cepat untuk memetakan titik rawan, memperkuat patroli, memasang penerangan, dan memburu pelaku.

Keselamatan warga tidak boleh menunggu korban berikutnya. (MR)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Tertidur Sesaat, Sopir Truk Tangki Tewas Terjepit Kabin yang Ringsek
Bareskrim Bongkar Komplotan Curanmor di Bogor, Motor Kurir Jadi Sasaran
Kampung Ambon Digerebek Lagi, Polisi Sita 47 Senjata Tajam dan Amankan 7 Orang
Tawuran Pelajar di Cikunir Bekasi Berujung Luka Bacok, Polisi Amankan 6 Anak
Tabung Etilen dan Dinamo Diperiksa Usai Ledakan Maut Pasar Cimanggis
Tiga Orang Diserang di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Peluru
Serangan Mendadak di Dekat Kampung Ambon, 3 Orang Terluka Dibacok dan Ditembak
Pakai Jaket Ojol Bawa Senpi, Duo Curanmor Diduga Beraksi 14 Kali di Jakbar

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Diduga Tertidur Sesaat, Sopir Truk Tangki Tewas Terjepit Kabin yang Ringsek

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Bareskrim Bongkar Komplotan Curanmor di Bogor, Motor Kurir Jadi Sasaran

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Kampung Ambon Digerebek Lagi, Polisi Sita 47 Senjata Tajam dan Amankan 7 Orang

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Tawuran Pelajar di Cikunir Bekasi Berujung Luka Bacok, Polisi Amankan 6 Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Tabung Etilen dan Dinamo Diperiksa Usai Ledakan Maut Pasar Cimanggis

Berita Terbaru

Konser UNDERTALE: The Determination Symphony sukses digelar di Jakarta pada 11 Oktober 2026. Pertunjukan ini menghadirkan 25 musisi dan visual game. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Konser Orkestra UNDERTALE The Determination Symphony

Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:00 WIB

Microsoft merilis Xbox Nano Controller seharga US$49,99. Perangkat ini berbobot 99 gram, dibekali Bluetooth, dan siap meluncur November 2026. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Microsoft Meluncurkan Xbox Nano Controller Mungil

Sabtu, 17 Okt 2026 - 08:00 WIB

NVIDIA resmi merilis update DLSS 5 Oktober 2026. Pembaruan ini menghemat konsumsi VRAM 20% dan mempercepat pemrosesan hingga dua kali lipat. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

NVIDIA Meluncurkan Pembaharuan DLSS 5, Pangkas VRAM

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:00 WIB

Razer resmi meluncurkan 3 headset gaming edisi khusus Pokemon edisi Charizard, Lucario, dan Sylveon untuk merayakan ulang tahun ke-30. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Razer Merilis Tiga Headset Spesial Ulang Tahun Ke-30 Pokemon

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:37 WIB