Hari Kesaktian Pancasila 2026, Prabowo Khusyuk Berdoa di Sumur Lubang Buaya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto berdoa di depan sumur Lubang Buaya saat Hari Kesaktian Pancasila 2026. (Posnews/Youtube)

Presiden Prabowo Subianto berdoa di depan sumur Lubang Buaya saat Hari Kesaktian Pancasila 2026. (Posnews/Youtube)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto berdiri khusyuk di depan sumur maut Lubang Buaya, Monumen Pancasila Sakti, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2026).

Prabowo memanjatkan doa setelah memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Momen tersebut berlangsung singkat, tetapi menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian peringatan tahun ini.

Pantauan di lokasi, upacara dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan berakhir pukul 08.22 WIB. Prabowo mengenakan setelan jas abu-abu dan peci.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah upacara selesai, Prabowo meninggalkan podium. Ia kemudian menyalami sejumlah pejabat negara dan prajurit TNI yang hadir.

Presiden selanjutnya berjalan menuju pendopo sumur maut yang berada tidak jauh dari podium upacara.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD Sultan Baktiar Najamuddin, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Kebudayaan Fadli Zon turut mendampingi.

Di depan sumur tersebut, Prabowo berhenti sejenak. Ia menundukkan kepala dan memanjatkan doa untuk para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam tragedi 1965.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek 5–7 November 2025, Hujan Ringan hingga Lebat Guyur Bogor dan Tangerang

Momen serupa juga dilakukan Prabowo saat peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2025. Setelah memimpin upacara, ia meninjau sumur Lubang Buaya dan mendoakan para Pahlawan Revolusi.

Pejabat Negara Hadir di Lubang Buaya

Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ikut menghadiri peringatan tersebut. Di antaranya Menko Polkam Djamari Chaniago, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga hadir.

Selain itu, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Tonny Harjono turut mengikuti rangkaian acara.

Kehadiran para pejabat tersebut memperlihatkan bahwa Monumen Pancasila Sakti tetap menjadi lokasi utama dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Mengenang Pahlawan Revolusi

Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap 1 Oktober. Pemerintah menetapkan tanggal tersebut melalui Keputusan Presiden Nomor 153 Tahun 1967.

Peringatan itu berkaitan erat dengan sejarah pergolakan politik dan kekerasan pada 1965 serta gugurnya sejumlah perwira TNI yang kemudian dikenal sebagai Pahlawan Revolusi.

Baca Juga :  1.000 Ton Beras Indonesia Diekspor ke Malaysia

Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya menjadi salah satu tempat penting untuk mengenang peristiwa tersebut.

Sumur yang berada di kawasan itu menjadi bagian dari situs sejarah yang mengingatkan masyarakat pada tragedi yang terjadi pada akhir September hingga awal Oktober 1965.

Karena itu, peringatan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan.

Momentum tersebut juga menjadi ruang untuk mengenalkan sejarah kepada generasi muda dan mengingat pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman Indonesia.

Sekretariat Negara mencatat, dalam peringatan 2025, Presiden Prabowo juga mengajak masyarakat mengenang jasa para Pahlawan Revolusi dan para pendahulu bangsa yang berkorban untuk kedaulatan, kemerdekaan, serta mempertahankan Pancasila.

Bagi generasi sekarang, pesan itu dapat diterjemahkan melalui kehidupan sehari-hari. Menghormati perbedaan, menjaga persatuan, dan menjalankan nilai kemanusiaan menjadi bagian dari upaya merawat semangat Pancasila.

Dengan demikian, doa Prabowo di depan sumur Lubang Buaya menjadi salah satu momen refleksi dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026.

Bukan hanya mengenang masa lalu, tetapi juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai kebangsaan di masa kini. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi III DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri, Ini Tahap Selanjutnya
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Ditahan, Polisi Cari Pihak Lain yang Bertanggung Jawab
Klaster Mewah Lapas Cibinong Dibongkar, TV hingga Kulkas Diangkut
Prabowo Soroti Etomidate di Vape, Pemerintah Siapkan Regulasi Baru
Jalur Belakang Lapas Cibinong Tak Berpagar, Ada Mobil Mewah dan Botol Miras
Kerugian Negara Kasus MBG Capai Rp10 Triliun, 6 Tersangka Segera Disidang
Vape Mengandung Narkoba Jadi Perhatian, Prabowo Gandeng Peneliti dan BNN
Lapas Cibinong Jadi Sorotan, 5 Pejabat Dinonaktifkan, Sanksi Pidana Membayangi

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Komisi III DPR Setujui Suyudi Ario Seto Jadi Calon Kapolri, Ini Tahap Selanjutnya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Prabowo Khusyuk Berdoa di Sumur Lubang Buaya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Ditahan, Polisi Cari Pihak Lain yang Bertanggung Jawab

Rabu, 30 September 2026 - 13:16 WIB

Klaster Mewah Lapas Cibinong Dibongkar, TV hingga Kulkas Diangkut

Selasa, 29 September 2026 - 17:37 WIB

Prabowo Soroti Etomidate di Vape, Pemerintah Siapkan Regulasi Baru

Berita Terbaru