Amerika Serikat Mengirimkan 9.000 Prajurit dan Kapal Induk Ketiga

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Amerika Serikat mengerahkan 9.000 prajurit dan kapal induk ketiga ke Timur Tengah menjelang pemilu sela dan ketegangan Iran. Dok: Istimewa.

Amerika Serikat mengerahkan 9.000 prajurit dan kapal induk ketiga ke Timur Tengah menjelang pemilu sela dan ketegangan Iran. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON – Militer Amerika Serikat mengirimkan sekitar 9.000 prajurit ke kawasan Timur Tengah.

Mobilisasi Pasukan dan Penambahan Kapal Induk

Pengiriman ini meliputi kelompok tempur kapal induk USS Theodore Roosevelt serta armada amfibi USS Makin Island.

Selain itu, langkah tersebut membawa lebih dari 7.000 pelaut dan 2.000 prajurit Marinir ke wilayah konflik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran armada baru ini menambah dua kelompok kapal induk yang sudah bersiaga di sana.

Baca Juga :  VinFast Jual Pabrik di Vietnam dan Lepas Beban Utang

Dengan demikian, total personel angkatan laut Amerika Serikat di Timur Tengah melampaui 20.000 prajurit.

Sementara itu, Presiden Donald Trump menegaskan kesiapan militer untuk melancarkan serangan balasan terhadap Iran.

Trump menyampaikan pernyataan tersebut menjelang pelaksanaan pemilihan umum sela di Amerika Serikat.

Tuduhan Taktik Asimetris dan Eskalasi Konflik

Pemerintah Amerika Serikat menduga Iran memiliki keterikatan dengan insiden penyerangan pada penerbangan FlyDubai.

Namun, Trump belum membeberkan bukti rinci mengenai keterlibatan Tehran dalam peristiwa penusukan pilot tersebut.

Baca Juga :  Senat AS Loloskan Resolusi untuk Hentikan Perang Iran

Meskipun demikian, Trump berjanji akan membalas Iran secara keras jika penyidik membuktikan hal tersebut.

Selain insiden FlyDubai, pihak kepolisian Inggris menahan seorang warga negara ganda atas dugaan terorisme.

Tersangka melakukan aktivitas mencurigakan di dekat pangkalan udara militer Pangkalan RAF Fairford.

Oleh karena itu, pihak keamanan memperketat pengawasan terhadap potensi serangan taktik asimetris dari Iran.

Selanjutnya, Trump menolak usulan gencatan senjata dari Iran karena menilai tawaran tersebut kurang menguntungkan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Taiwan Menyambut Dua Jet Tempur F-16V Pertama
Gelombang Unjuk Rasa Siswa Tutup Ratusan Sekolah di Prancis
Menlu Jepang Toshimitsu Motegi Desak Iran Jamin Keamanan
Otoritas Bangkok Tetapkan Status Bencana di 50 Distrik
Polisi Afrika Selatan Temukan Jenazah Wanita Ke-10 di Ekurhuleni
Warga Madrid Gelar Demonstrasi Tuntut Reformasi Perumahan
Ledakan Gas Ambrukkan Bangunan di Athena, Tewaskan 6 Orang
Kolombia Ekstradisi Gembong Narkoba Geovany Andres Rojas

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:32 WIB

Amerika Serikat Mengirimkan 9.000 Prajurit dan Kapal Induk Ketiga

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Taiwan Menyambut Dua Jet Tempur F-16V Pertama

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:50 WIB

Menlu Jepang Toshimitsu Motegi Desak Iran Jamin Keamanan

Minggu, 27 September 2026 - 23:00 WIB

Otoritas Bangkok Tetapkan Status Bencana di 50 Distrik

Minggu, 27 September 2026 - 22:00 WIB

Polisi Afrika Selatan Temukan Jenazah Wanita Ke-10 di Ekurhuleni

Berita Terbaru

Amerika Serikat mengerahkan 9.000 prajurit dan kapal induk ketiga ke Timur Tengah menjelang pemilu sela dan ketegangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat Mengirimkan 9.000 Prajurit dan Kapal Induk Ketiga

Sabtu, 3 Okt 2026 - 12:32 WIB

Taiwan menerima dua jet tempur F-16V Block 70 pertama dari Amerika Serikat untuk memperkuat armada pertahanan udara. Simak informasi selengkapnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Taiwan Menyambut Dua Jet Tempur F-16V Pertama

Sabtu, 3 Okt 2026 - 11:30 WIB