Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa

Selasa, 22 September 2026 - 09:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PM Italia Giorgia Meloni mengusulkan batasan kuota siswa asing dan larangan burqa di sekolah. Simak rincian aturan baru dan agenda pemilu. Dok: Istimewa.

PM Italia Giorgia Meloni mengusulkan batasan kuota siswa asing dan larangan burqa di sekolah. Simak rincian aturan baru dan agenda pemilu. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, ROMA – Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengumumkan rancangan kebijakan baru mengenai sistem pendidikan nasional pada Minggu.

Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa di Sekolah

Meloni menyampaikan rencana tersebut dalam acara organisasi pemuda Partai Brothers of Italy di Roma.

Pemerintah Italia akan membatasi kuota siswa asing di setiap ruang kelas sekolah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aturan baru tersebut juga melarang penggunaan busana burqa dan niqab di lingkungan sekolah.

Namun, Meloni tidak menyebutkan larangan penggunaan kerudung hijab bagi para siswi Muslim.

Baca Juga :  Pejabat Tinggi Houthi Peringatkan Sekutu Arab Saudi

Ia menegaskan bahwa pendatang wajib mempelajari bahasa, memahami budaya, serta mematuhi hukum Italia.

Kursus Bahasa Wajib dan Prosedur Parlemen

Pemerintah mewajibkan kursus bahasa Italia bagi orang tua siswa yang mengalami kendala integrasi budaya.

Meloni menganggap integrasi budaya sebagai syarat utama untuk menyambut warga asing di Italia.

Kabinet Italia akan mengajukan rancangan undang-undang tersebut ke parlemen dalam waktu dekat.

Parlemen Italia memiliki waktu 60 hari untuk mengesahkan rancangan tersebut menjadi undang-undang resmi.

Langkah ini mempertegas sikap keras Meloni terhadap isu migrasi sejak awal menjabat.

Baca Juga :  AS Resmi Konfirmasi Pengoperasian Senjata Luar Angkasa

Strategi Politik Menjelang Pemilu Parlemen

Meloni terus menggalang dukungan publik menjelang pelaksanaan pemungutan suara pemilu tahun depan.

Pemerintahan konservatif Meloni baru saja memecahkan rekor sebagai pemerintahan terlama Italia pasca-Perang Dunia II.

Selain isu pendidikan, pemerintah juga menawarkan pembebasan pajak kendaraan bagi masyarakat kelas menengah.

Meloni berhasil mengubah citra politiknya dari figur nasionalis radikal menjadi pemimpin utama Uni Eropa.

Analis menilai kebijakan baru ini bakal memperkuat basis pemilih konservatif di seluruh wilayah Italia.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ukraina Meluncurkan Seribu Drone ke Moskow di Tengah Pemilu
Pejabat Tinggi Houthi Peringatkan Sekutu Arab Saudi
Donald Trump Bentuk AI Force dan Tolak Pembatasan AI
Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan
Denmark Tegaskan Kedaulatan Usai Trump Klaim Kontrol
Houthi Serang Situs di Riyadh dan Fasilitas Aramco di Yanbu
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Arah Laut Jepang
AS Setujui Penjualan Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 09:18 WIB

Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa

Selasa, 22 September 2026 - 07:01 WIB

Ukraina Meluncurkan Seribu Drone ke Moskow di Tengah Pemilu

Selasa, 22 September 2026 - 06:00 WIB

Pejabat Tinggi Houthi Peringatkan Sekutu Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 - 21:58 WIB

Donald Trump Bentuk AI Force dan Tolak Pembatasan AI

Minggu, 20 September 2026 - 20:55 WIB

Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan

Berita Terbaru

PM Italia Giorgia Meloni mengusulkan batasan kuota siswa asing dan larangan burqa di sekolah. Simak rincian aturan baru dan agenda pemilu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa

Selasa, 22 Sep 2026 - 09:18 WIB

Satu keluarga tewas dalam kecelakaan di Gempol, Pasuruan. (Posnews/Ist)

DAERAH

Satu Keluarga Tewas Kecelakaan di Gempol, Dua Truk Kabur

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:27 WIB