DENPASAR, POSNEWS.CO.ID – Nama Irjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H. kembali menjadi perhatian setelah Polri memberikan amanah baru kepadanya sebagai Kapolda Bali.
Penugasan itu sekaligus menandai kenaikan pangkat Pasma dari Brigjen Pol menjadi Irjen Pol. Ia termasuk 14 perwira tinggi yang mendapat kenaikan pangkat dalam Korps Raport Polri pada Sabtu (3/10/2026) malam.
Sebelum memimpin Polda Bali, Pasma menjabat Wakapolda Jawa Timur. Ia menggantikan Irjen Pol Daniel Adityajaya yang mendapat penugasan di luar struktur Polri.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.
Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996 ini memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan kewilayahan.
Karena itu, perjalanan kariernya banyak bersentuhan langsung dengan penanganan perkara, kepemimpinan satuan, hingga pelayanan masyarakat.
Tegas di Penegakan Hukum
Pasma membangun karier kepolisiannya dari lapangan. Ia pernah memimpin Polres Nunukan, kemudian menjabat Wakapolresta Sidoarjo.
Kariernya berlanjut di bidang reserse. Polri mempercayainya sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Bengkulu pada 2018 dan Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Tengah pada 2019.
Setelah itu, Pasma mendapat penugasan di Bareskrim Polri sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus serta Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II.
Pengalaman tersebut memperluas kemampuannya dalam menangani berbagai persoalan hukum dan tindak pidana.
Pada 2022, Polri kembali memberinya amanah sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat. Setahun kemudian, ia dipercaya memimpin Polrestabes Surabaya.
Dari dua jabatan tersebut, Pasma mendapat pengalaman memimpin wilayah perkotaan dengan karakter persoalan keamanan yang kompleks.
Pengalaman itu kemudian menjadi bekal ketika ia dipercaya sebagai Wakapolda Jawa Timur pada 2024.
Pengalaman Lapangan Membentuk Kepemimpinan
Bagi seorang perwira kepolisian, pengalaman lapangan menjadi modal penting untuk mengambil keputusan secara cepat dan terukur.
Pasma menjalani proses tersebut selama puluhan tahun. Ia berpindah dari tugas kewilayahan ke reserse, kemudian mendapat tanggung jawab di tingkat Polda dan Mabes Polri.
Rangkaian penugasan itu memperlihatkan pola karier yang tidak hanya berfokus pada penegakan hukum. Pasma juga menjalani tugas manajerial dan kepemimpinan organisasi.
Saat menjadi Wakapolda Jawa Timur, misalnya, ia ikut mengoordinasikan pelaksanaan tugas kepolisian di salah satu wilayah dengan aktivitas masyarakat yang tinggi.
Pasma juga pernah menerima Kompolnas Award 2025 ketika menjabat Wakapolda Jawa Timur. Penghargaan tersebut berkaitan dengan kinerja pelayanan publik, transparansi, dan inovasi kepolisian.
Ketegasan Harus Berjalan dengan Profesionalisme
Ketegasan dalam penegakan hukum tidak berarti mengabaikan prosedur. Sebaliknya, polisi harus menjalankan setiap tindakan berdasarkan aturan, bukti, dan proses hukum.
Pengalaman Pasma di bidang reserse menjadi salah satu fondasi dalam menjalankan prinsip tersebut. Ia memiliki rekam penugasan mulai dari penyelidikan dan penyidikan hingga memimpin organisasi kepolisian di tingkat kewilayahan.
Karena itu, amanah sebagai Kapolda Bali membawa tantangan baru. Pasma harus memastikan penegakan hukum berjalan profesional sekaligus menjaga keamanan masyarakat dan wisatawan yang beraktivitas di Pulau Dewata.
Pendidikan dan Pengalaman Jadi Modal
Pasma tidak hanya mengembangkan kemampuan melalui penugasan. Ia juga menempuh sejumlah pendidikan pengembangan kepemimpinan di lingkungan Polri.
Ia merupakan lulusan Akpol 1996. Setelah itu, Pasma mengikuti pendidikan PTIK, Sespim, dan Sespimti yang diselesaikannya pada 2021. Ia juga menyandang gelar akademik S.I.K., M.H., M.Si., serta gelar doktor.
Perpaduan pendidikan dan pengalaman lapangan tersebut menjadi modal ketika Polri mempercayakannya memimpin Polda Bali.
Kini Memimpin Polda Bali
Sebagai Kapolda Bali, Pasma menghadapi tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah yang menjadi salah satu pusat aktivitas pariwisata Indonesia.
Tantangannya beragam, mulai dari keamanan wisatawan, kejahatan konvensional, narkotika, lalu lintas, hingga persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Karena itu, kepemimpinan Pasma tidak hanya akan diuji melalui penegakan hukum.
Pelayanan publik, respons terhadap persoalan masyarakat, serta kemampuan menjaga keamanan secara profesional juga menjadi bagian penting dari tugasnya.
Daftar Riwayat Hidup Irjen Pol Pasma Royce
- Nama: Irjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., M.Si.
- Tempat, tanggal lahir: Bandung, 18 Desember 1974
- Pangkat: Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol)
- Jabatan: Kapolda Bali
- Lulusan: Akpol 1996
- Bidang pengalaman: Reserse dan kewilayahan
Riwayat pendidikan:
- Akademi Kepolisian (Akpol), 1996
- Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK)
- Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim)
- Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti), 2021
- Pendidikan akademik hingga jenjang doktor
Riwayat jabatan:
- Kapolres Nunukan, 2015
- Wakapolresta Sidoarjo, 2017
- Dirreskrimum Polda Bengkulu, 2018
- Dirreskrimsus Polda Kalimantan Tengah, 2019
- Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri, 2021
- Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II Bareskrim Polri, 2021
- Kapolres Metro Jakarta Barat, 2022
- Kapolrestabes Surabaya, 2023
- Wakapolda Jawa Timur, 2024
- Kapolda Bali, Oktober 2026
Perjalanan panjang tersebut membawa Pasma dari tugas lapangan menuju posisi strategis sebagai Kapolda Bali.
Kini, pengalaman reserse dan kepemimpinannya menjadi bekal untuk menjalankan amanah baru dengan tegas, profesional, dan tetap berorientasi pada pelayanan masyarakat. **
Editor : Hadwan













