Polri Tunjuk AKBP Indra Maulana Saputra Jadi Kapolres Sukoharjo

Senin, 2 November 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sukoharjo yang baru AKBP Indra Maulana Saputra.

Kapolres Sukoharjo yang baru AKBP Indra Maulana Saputra.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polri mengganti AKBP Andika Dharma Sena dari jabatan Kapolres Sukoharjo setelah muncul polemik penggeledahan Pondok Pesantren Hamalatul Quran (HQ) di Kabupaten Sukoharjo dan Karanganyar, Jawa Tengah, pada 27 Oktober 2026.

Sebagai penggantinya, Polri menunjuk AKBP Indra Maulana Saputra yang sebelumnya menjabat Kapolres Boyolali.

Sementara itu, jabatan Kapolres Boyolali dipercayakan kepada AKBP Christopher Adhikara Lebang, yang sebelumnya menjabat Kasubdit Regident Ditlantas Polda Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2463/XI/KEP./2026 tertanggal 2 November 2026.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan adanya mutasi tiga perwira menengah tersebut.

“Polri melakukan mutasi tiga perwira menengah, yang salah satunya adalah menyangkut pergantian jabatan Kapolres Sukoharjo Jawa Tengah atas nama AKBP ADS,” kata Trunoyudo di Mabes Polri, Senin (2/11/2026).

Baca Juga :  Sopir Ditikam KKB di Halaman Gereja Yahukimo, Peresmian Ditunda

Berdasarkan mutasi tersebut, Andika mendapat penugasan baru sebagai Perwira Menengah (Pamen) Stamaops Polri.

Pergantian jabatan ini berlangsung di tengah pemeriksaan internal atas dugaan pelanggaran prosedur saat polisi menggeledah lingkungan pesantren.

Propam Periksa Empat Personel

Selain mengganti Kapolres, Propam Mabes Polri juga memeriksa empat personel yang berkaitan dengan penggeledahan tersebut.

Mereka terdiri atas AKBP Andika Dharma Sena, IPTU AS selaku Kasat Reskrim, IPDA FA selaku Kanit Pidum, dan IPDA RAP selaku Kanit PPA.

Trunoyudo menjelaskan, pemeriksaan terhadap keempat personel itu telah berjalan di Propam Mabes Polri. Langkah tersebut disertai penonaktifan terhadap personel yang bersangkutan.

Baca Juga :  Gara-Gara AI, UMKM Modal Iklan Rp150 Ribu Tembus Pasar Eropa! Ini Rahasia Mendag

“Langkah ini telah dilakukan pemeriksaan dan penonaktifan kepada yang bersangkutan, dan pemeriksaan dilakukan di Propam Mabes Polri,” ujarnya.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Yuliyanto menyatakan pemeriksaan internal masih berlangsung di Polres Sukoharjo.

Pemeriksaan tersebut melibatkan Propam Polda Jateng dan Mabes Polri untuk mendalami pelaksanaan prosedur penggeledahan pada 27 Oktober lalu.

Sebelumnya, pihak pesantren menyampaikan keberatan atas tindakan aparat saat penggeledahan. Keluhan tersebut menjadi salah satu hal yang didalami melalui mekanisme pengawasan internal Polri.

Polri juga menyatakan akan menindaklanjuti keluhan masyarakat secara objektif dan profesional. Hingga pemeriksaan selesai, dugaan pelanggaran prosedur tersebut masih harus dibuktikan melalui proses pemeriksaan yang berlaku. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Ponpes Hamalatul Quran, Kasat Reskrim, Kanit Pidum dan Kanit PPA-PPO Diganti
Diserang Saat Duduk di Motor, ASN di Ilaga Dievakuasi Pisau Masih Tertancap
Demi Biayai Pacar, Wanita di Bone Curi dan Gadaikan Motor Ibu Kandung
Ibu dan 2 Anak Korban Kecelakaan di Pantura Lamongan, Honda Jazz Diduga Kabur
Dikira Eksekusi Baru, Dua Video Kekerasan di Papua Ternyata Rekaman Lama
Mengaku Dibacok Begal, Pria Ini Habiskan Rp3,6 Juta Uang Pinjaman untuk Judol
Camry Tabrak Water Barrier dan APV di Simpang Sentul, Satu Orang Luka
Terjatuh di Tengah Konvoi Futsal, Perempuan Asal Bali Tewas Terlindas

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 19:49 WIB

Kasus Ponpes Hamalatul Quran, Kasat Reskrim, Kanit Pidum dan Kanit PPA-PPO Diganti

Senin, 2 November 2026 - 18:57 WIB

Polri Tunjuk AKBP Indra Maulana Saputra Jadi Kapolres Sukoharjo

Senin, 2 November 2026 - 16:28 WIB

Diserang Saat Duduk di Motor, ASN di Ilaga Dievakuasi Pisau Masih Tertancap

Senin, 2 November 2026 - 08:14 WIB

Demi Biayai Pacar, Wanita di Bone Curi dan Gadaikan Motor Ibu Kandung

Senin, 2 November 2026 - 07:20 WIB

Ibu dan 2 Anak Korban Kecelakaan di Pantura Lamongan, Honda Jazz Diduga Kabur

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
(Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan

Senin, 2 Nov 2026 - 19:12 WIB