BONE, POSNEWS.CO.ID – Kepercayaan seorang ibu terhadap anak kandungnya justru berujung pilu.
Seorang perempuan berinisial YM (28) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, diamankan polisi setelah diduga mencuri sepeda motor milik ibunya sendiri.
Motor itu kemudian digadaikan, sementara uangnya diberikan kepada sang pacar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasus pencurian dalam keluarga tersebut terjadi di Jalan Kolonel Pol Andi Dadi, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, Jumat (30/10/2026).
Kendaraan yang hilang merupakan Honda Scoopy berwarna kuning yang sebelumnya terparkir di halaman rumah korban.
Korban baru menyadari motornya raib ketika hendak menggunakan kendaraan tersebut. Karena tidak menemukan sepeda motornya, korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Tanete Riattang.
Kanit Reskrim Polsek Tanete Riattang AKP Henri Aswan mengatakan, polisi langsung menyelidiki laporan kehilangan tersebut.
Hasil penyelidikan akhirnya mengarah kepada YM, yang ternyata merupakan anak kandung korban.
“Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Tanete Riattang. Kami melakukan penyelidikan hingga mengungkap bahwa pelakunya merupakan anak kandung sendiri,” kata Henri, Minggu (1/11/2026).
Setelah identitas YM terungkap, polisi melakukan pencarian hingga akhirnya mengamankannya pada Sabtu (31/10/2026) malam.
YM ditangkap di sebuah indekos milik temannya di Jalan Kesehatan, Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, sekitar pukul 21.35 Wita.
Uang Gadai Motor Diberikan kepada Pacar
Dalam pemeriksaan awal, YM mengakui telah mengambil sepeda motor ibunya dan menggadaikannya kepada pria berinisial MF (39).
Uang hasil gadai tersebut, menurut keterangan polisi, diberikan kepada pacarnya untuk membiayai kebutuhan sehari-hari.
“Katanya uang hasil gadai itu digunakan untuk membiayai pacarnya dan memenuhi kebutuhannya sehari-hari,” ujar Henri.
Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut. Barang bukti itu meliputi satu unit sepeda motor, satu unit telepon genggam berwarna biru, serta sebuah tas berisi perlengkapan rias.
Pengungkapan kasus ini menjadi ironi tersendiri bagi korban. Sepeda motor yang semula tersimpan di halaman rumah dan hendak digunakan untuk aktivitas sehari-hari justru diduga diambil oleh anaknya sendiri.
Saat ini, YM masih menjalani proses penanganan kepolisian. Penyidik juga perlu mendalami keterangan mengenai penggadaian kendaraan, termasuk peran MF sebagai pihak yang menerima motor tersebut. **
Editor : Hadwan













