Maling Motor Bersenjata Golok Ditangkap Warga di Depok, Polisi Buru Rekannya

Sabtu, 20 September 2025 - 12:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pencuri sepeda motor. Dok-Istimewa

Ilustrasi, Pencuri sepeda motor. Dok-Istimewa

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Unit Reskrim Polsek Pancoran Mas mengamankan maling motor berinisial RS alias Copleh di Jalan Ponpes Qotrun, Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok.

Pelaku kepergok warga saat mendorong Vespa Sprint curian, Sabtu (20/9/2025) subuh. Bukannya pasrah, RS malah nekat mengeluarkan golok dan mengancam massa. Aksi itu justru bikin warga semakin marah. Tak lama, Copleh dihajar beramai-ramai lalu diserahkan ke polisi.

Kapolsek Pancoran Mas, AKP Hartono, menegaskan kalau satu rekannya, J alias Jeding, masih kabur dan sudah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Baca Juga :  Pria di Pasar Minggu Habisi Kakak Ipar Pakai Palu Gada, Motifnya Bikin Ngeri

“Yang baru tertangkap RS, sedangkan J masih kami buru,” ujarnya.

Polisi kemudian menyita barang bukti berupa motor Vespa Sprint B 4359 EBQ, kunci letter T, dan golok bergagang kayu. Dari hasil penyelidikan, RS terbukti mencongkel motor dengan kunci letter T, lalu mendorongnya ke arah rekannya yang sudah menunggu.

Namun apes, ada saksi mata yang langsung teriak dan memicu warga mengejar. Pelaku sempat lari ke arah Ponpes Arrahmaniyah, Bojong Pondok Terong, tapi akhirnya terkepung massa.

Baca Juga :  Tujuh Spesialis Bobol Minimarket di Pandeglang Ditangkap, Kerugian Rp110 Juta

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kini, Copleh meringkuk di sel tahanan. Ia dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 hingga 9 tahun penjara.

“Kami imbau masyarakat lebih waspada saat parkir motor. Gunakan kunci ganda agar tidak jadi sasaran curanmor,” tegas Hartono. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB