Dua Sekolah Mewah Diteror Bom Lewat WhatsApp, Hasilnya Mengejutkan

Selasa, 7 Oktober 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Bom. Dok: Pixabay

Ilustrasi, Bom. Dok: Pixabay

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Dua sekolah internasional di Tangerang Selatan mendadak heboh. Pasalnya, pihak sekolah menerima pesan ancaman bom lewat WhatsApp dan email.

Spontan pesan terror tersebut membuat panik seisi sekolah. Namun, setelah disisir tim Gegana, hasilnya nihil—tak ditemukan bahan peledak di lokasi.

Sekolah yang jadi sasaran teror adalah Jakarta Nanyang School di Pagedangan, Kabupaten Tangerang, dan Mentari Intercultural School di kawasan Bintaro, Pondok Aren.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang menegaskan, pihaknya langsung turun tangan begitu laporan diterima.

“Begitu kami dapat info adanya ancaman bom, tim Satreskrim dan Polsek Pagedangan langsung bergerak cepat. Kami amankan area, berkoordinasi dengan pihak sekolah, lalu panggil tim Jibom Gegana Brimob Polda Metro Jaya,” kata Victor, Selasa (7/10/2025).

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Kejar Buronan EG Kasus Pembunuhan Kepala BRI Cempaka Putih

Tak butuh waktu lama, tim Jibom Gegana melakukan penyisiran di seluruh sudut sekolah. Hasilnya, tak ada bom seperti yang disebut dalam pesan teror.

“Hasilnya nihil. Tidak ada bahan peledak atau benda mencurigakan,” tegas Victor.

Namun situasi belum reda. Siang harinya, ancaman serupa kembali muncul di Mentari Intercultural School, Bintaro.

Baca Juga :  Mayat Pria di TPU Bekasi Dijerat Ikat Pinggang, Polisi Pastikan Dugaan Pembunuhan

“Kami langsung menuju lokasi kedua. Tim Jibom, Direktorat Siber, dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya turun tangan. Setelah disterilisasi, hasilnya tetap aman,” jelasnya.

Kini, polisi tengah memburu pelaku pengirim ancaman. Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya sedang melacak jejak digital dari pesan WhatsApp dan email yang dikirim ke pihak sekolah.

“Langkah penyelidikan terus berjalan untuk ungkap pelakunya,” ujar Victor.

Ia memastikan, aktivitas belajar-mengajar tetap berjalan normal. “Tidak ada gangguan. Kami imbau orang tua dan siswa tetap tenang. Polisi menjamin keamanan penuh,” pungkasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaringan Narkoba Lintas Sumatera-Jawa Digulung, Pengendali Berinisial CA Diburu
Motif Percobaan Penculikan Lansia di PIK Terungkap, Dipicu Asmara Tak Direstui
Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar
Polsek Koja Gelar Nobar Piala Dunia, Polisi dan Warga Bersorak Bersama
Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Polisi Kantongi Identitas Pelaku Percobaan Penculikan Lansia di PIK, Pelaku Masih Diburu
Presiden Jerman Kunjungi Jakarta, Ini 10 Ruas Jalan yang Ditutup Sementara
KJP 2 Pelaku Bullying Bocah Autis Kesetrum Tiang Listrik Dicabut, Satu Ditahan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:36 WIB

Jaringan Narkoba Lintas Sumatera-Jawa Digulung, Pengendali Berinisial CA Diburu

Senin, 15 Juni 2026 - 18:11 WIB

Motif Percobaan Penculikan Lansia di PIK Terungkap, Dipicu Asmara Tak Direstui

Senin, 15 Juni 2026 - 17:59 WIB

Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar

Senin, 15 Juni 2026 - 15:32 WIB

Polsek Koja Gelar Nobar Piala Dunia, Polisi dan Warga Bersorak Bersama

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Berita Terbaru