Ngopi Kamtibmas Polsek Koja, Jaga Lingkungan dari Curanmor dan Tawuran

Rabu, 8 Oktober 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto saat berdialog dengan warga dalam kegiatan Ngopi Kamtibmas di Lagoa, Jakarta Utara. Dok; Pol Koja

Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto saat berdialog dengan warga dalam kegiatan Ngopi Kamtibmas di Lagoa, Jakarta Utara. Dok; Pol Koja

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Dalam upaya memperkuat program Jaga Jakarta melalui gerakan Jaga Warga dan Jaga Lingkungan, Polsek Koja menggelar kegiatan Ngopi Kamtibmas.

Acara tersebut digelar bersama warga di Kantor RW 016, Jalan Cemara, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Selasa malam (7/10/2025).

Suasana penuh keakraban terasa saat Kapolsek Koja Kompol Dr. Andry Suharto, S.H., M.H. disambut hangat oleh warga di lokasi. Dalam sambutannya, Kompol Andry menegaskan pentingnya peran warga menjaga keamanan lingkungan.

Baca Juga :  Dijebak Korban via Medsos, Maling Motor di Depok Tak Berkutik Ditangkap Warga

Ia mengingatkan agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan aksi kejahatan jalanan yang belakangan meningkat.

“Pastikan kendaraan terkunci ganda, jangan parkir sembarangan. Bila ada hal mencurigakan, segera lapor ke Polsek Koja atau call center 110,” tegas Andry Suharto.

Ia juga meminta para orang tua lebih memperhatikan anak-anak remaja dan melarang mereka keluar malam demi mencegah keterlibatan dalam tawuran antar kelompok.

Sinergi Polisi dan Warga

Kegiatan Ngopi Kamtibmas menjadi wadah komunikasi dua arah antara polisi dan warga, sekaligus mempererat sinergi menjaga keamanan wilayah. Melalui dialog santai, warga dapat menyampaikan keluhan dan masukan langsung kepada aparat kepolisian.

Di lokasi tampak juga Kanit Binmas Iptu M. Erpan, Bhabinkamtibmas Aipda Iwan, dan sejumlah personel Polsek Koja. Hadir pula Ketua RW 016 Mispawati, para Ketua RT 001–012, serta perwakilan LMK RW 016. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB