Aksi Pemerasan Sadis di Sawangan, Istri Diikat-Uang 2000 Euro dan HP Raib

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, korban terikat. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, korban terikat. (Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Waspada ketika rumah dalam keadaan sepi. Biasanya mereka yang berniat jahat akan memanfaatkan situasi ini untuk melakukan aksinya.

Aksi pemerasan disertai kekerasan mengguncang kawasan elit Telaga Gold Clauster Belanda, Sawangan Lama, Kota Depok, Jumat (17/10/2025) siang.

Seorang pria berinisial A (masih dalam penyelidikan) diduga masuk ke rumah korban Ana Rufaida dan melakukan aksi brutal dengan mengikat serta melakban mulut korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, pelapor yang juga suami korban sedang berada di kantor. Ia tiba-tiba mendapat kabar dari anak sulungnya bahwa rumah mereka didatangi seseorang tak dikenal.

Baca Juga :  Kasus Firli Bahuri Mandek, IPW Desak Polda Metro Segera Beri Kepastian Hukum

Tanpa menunggu lama, pelapor langsung pulang menuju rumah kakaknya di kawasan yang sama.

Menurut keterangan korban, pelaku mengikat tangan korban dengan tali tis dan melakban mulutnya sambil mengancam agar menyerahkan kartu ATM beserta PIN. Dalam kondisi ketakutan dan tertekan, korban akhirnya menuruti permintaan pelaku.

Pelaku kemudian mengambil HP Samsung S25, kartu ATM, dan uang tunai dalam mata uang Euro senilai 2000 Euro. Total kerugian akibat aksi tersebut diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Korban Selamat, Pelaku Masih Diburu

Setelah pelaku kabur, korban berhasil melepaskan diri dan menyelamatkan diri ke rumah kakak pelapor untuk meminta pertolongan. Saksi bernama Robi dan Abdul Gopur kemudian membantu korban melapor ke pihak berwajib.

Baca Juga :  Senggolan Maut di Puncak, Pasutri Tewas Terlindas Dump Truck

Kasus ini kini ditangani Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Depok. Polisi tengah memburu pelaku dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian.

Sumber di kepolisian menyebut, penyidik sudah mengantongi identitas pelaku dan tengah melakukan pengejaran intensif. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam aksi keji tersebut.

Aksi pemerasan sadis ini menambah daftar panjang kejahatan rumah tangga di kawasan perumahan elit Depok.

Polisi mengimbau warga untuk meningkatkan keamanan lingkungan dan memasang CCTV agar kejadian serupa tidak terulang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sering Jadi Arena Balap Liar, JLNT Antasari Ditutup Setiap Akhir Pekan
Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan, 3 Polisi Diperiksa Buntut Penggeledahan Ponpes
Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi
Enam Nyawa Melayang, Polisi Bongkar Kronologi Kecelakaan Truk Molen Bekasi
Hati-hati Basah! BMKG Rilis Peringatan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftarnya
Sopir Sempat Tabrakkan Truk ke Tembok Kampus, 12 Orang Jadi Korban
Balita 20 Bulan Tewas, Jasadnya Dibawa Naik Taksi hingga Dikubur di Benhil

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 20:13 WIB

Sering Jadi Arena Balap Liar, JLNT Antasari Ditutup Setiap Akhir Pekan

Senin, 2 November 2026 - 19:12 WIB

Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan

Senin, 2 November 2026 - 11:07 WIB

Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi

Senin, 2 November 2026 - 07:53 WIB

Enam Nyawa Melayang, Polisi Bongkar Kronologi Kecelakaan Truk Molen Bekasi

Senin, 2 November 2026 - 06:02 WIB

Hati-hati Basah! BMKG Rilis Peringatan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftarnya

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
(Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan

Senin, 2 Nov 2026 - 19:12 WIB