Motif Asmara Terbongkar, Dosen Cantik di Bungo Dibunuh Brutal – Pelaku Polisi Muda

Senin, 3 November 2025 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaku, Bripda Waldi (22) anggota aktif Polres Tebo. (Ist)

Pelaku, Bripda Waldi (22) anggota aktif Polres Tebo. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Kasus pembunuhan Dosen wanita di Bungo, Jambi akhirnya terbongkar. Pelaku merupakan polisi muda dengan motif asmara.

Polisi memastikan pelaku pembunuhan dan dugaan pemerkosaan terhadap EY (37), dosen sekaligus Ketua Prodi Keperawatan IAKSS Muaro Bungo, adalah Bripda Waldi (22) — anggota aktif Polres Tebo

Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono mengungkap, tim gabungan Reskrim dan Propam bergerak cepat menangkap pelaku pada Minggu (2/11/2025) atau kurang dari sehari setelah jasad korban ditemukan.

Pelaku diringkus di kosnya di Tebo Tengah, Jambi. Polisi juga menyita mobil Honda Jazz milik korban yang dibawa kabur pelaku.

Baca Juga :  Jakarta Running Festival 2025, Dishub Tutup 10 Ruas Jalan, Ini Rute Alternatifnya

Pelaku oknum anggota Polri. Setelah diperiksa, ia mengakui telah membunuh korban,” tegas Natalena.

Dari pemeriksaan awal, polisi menduga aksi keji ini dipicu hubungan asmara dan masalah pribadi antara korban dan pelaku. Namun, penyidik masih membuka peluang motif lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Motif sementara karena masalah asmara. Masih didalami,” jelas Kapolres.

Tragisnya, korban tak hanya dibunuh. Polisi menduga korban juga diperkosa. Temuan cairan sperma di celana korban menguatkan dugaan itu.

Diduga iya, visum menunjukkan ada sperma di celana korban,” ujarnya.

Baca Juga :  KPK Geledah Rumah Mantan Menag Gus Yaqut Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun

Autopsi menegaskan kekerasan brutal terjadi. Tubuh EY ditemukan penuh lebam di wajah, leher, bahu, serta luka di kepala. Tim forensik RS Bhayangkara Polda Jambi telah dikerahkan untuk memperdalam penyelidikan.

Kapolres memastikan proses hukum profesional dan transparan, meski pelaku anggota PolriTidak ada perlakuan khusus,” tegasnya.

EY ditemukan tewas di kamar rumahnya, Perumahan Al-Kausar, Rimbo Tengah, Bungo, Sabtu (1/11/2025) pukul 13.00 WIB. Kematian sadis dosen muda ini langsung mengguncang warga Jambi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB