KPK Geledah Rumah Mantan Menag Gus Yaqut Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji Rp1 Triliun

Jumat, 15 Agustus 2025 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (KPK)

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (KPK)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) di Jakarta Timur, Jumat (15/8/2025). Penggeledahan terkait penyidikan dugaan korupsi penetapan kuota haji.

“Tim menggeledah rumah YCQ di Jakarta Timur. Masih berlangsung, nanti kami sampaikan update terkait barang bukti yang diamankan,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.

Selain itu, penyidik KPK menggeledah rumah seorang ASN Kemenag di Depok, Jawa Barat. Dari lokasi ini, tim mengamankan satu kendaraan roda empat yang diduga terkait perkara.

Penggeledahan bertujuan mencari petunjuk dan bukti terkait dugaan korupsi dengan kerugian negara diperkirakan lebih dari Rp1 triliun. KPK juga menindaklanjuti langkah awal optimalisasi asset recovery.

Sebelumnya, KPK telah menggeledah beberapa lokasi lain, termasuk kantor swasta dan kantor Kemenag. Kasus ini bermula dari pengelolaan kuota haji 2023–2024, di mana Indonesia memperoleh kuota 20.000 jamaah.

Baca Juga :  Judi Online Kian Marak, Kapolri Sebut FOMO dan Literasi Rendah Jadi Pemicu

Seharusnya, pembagian kuota mengikuti proporsi 92% haji reguler dan 8% haji khusus. Namun, KPK menemukan kuota dibagi 50% untuk reguler dan 50% untuk khusus, diduga melawan hukum. Lembaga antikorupsi juga mendalami potensi aliran dana tambahan terkait kuota haji khusus. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imigrasi Bongkar Modus 10 WNA, Perusahaan Fiktif Dipakai untuk Kejar Visa Eropa
Giuseppe Garibaldi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba September 2026
Praperadilan Kedua Roy Suryo Ditolak, Hakim Sebut Ada Penyalahgunaan Prosedur
KPK Tangkap Bupati Lombok Barat dalam Operasi Senyap di NTB
Kasus Febrie Memanas, Mensesneg Minta Hotman Paris Tak Seret Nama Prabowo
Ucapan “Lu Punya Otak Nggak?” Picu Kecaman, PWI Desak Hotman Paris Minta Maaf
Adonara Berdarah, Menteri HAM Pigai Dorong Solusi Budaya untuk Hentikan Konflik
Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:23 WIB

Imigrasi Bongkar Modus 10 WNA, Perusahaan Fiktif Dipakai untuk Kejar Visa Eropa

Selasa, 21 Juli 2026 - 07:35 WIB

Giuseppe Garibaldi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba September 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 16:03 WIB

Praperadilan Kedua Roy Suryo Ditolak, Hakim Sebut Ada Penyalahgunaan Prosedur

Senin, 20 Juli 2026 - 15:47 WIB

KPK Tangkap Bupati Lombok Barat dalam Operasi Senyap di NTB

Senin, 20 Juli 2026 - 13:19 WIB

Kasus Febrie Memanas, Mensesneg Minta Hotman Paris Tak Seret Nama Prabowo

Berita Terbaru