Skandal Korupsi Riau Meledak, KPK Sita Uang Rupiah, Dolar, hingga Poundsterling

Selasa, 4 November 2025 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Riau Abdul Wahid. (Ist)

Gubernur Riau Abdul Wahid. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Penangkapan Gubernur Riau Abdul Wahid oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi drama korupsi yang membuat masyarakatnya meledak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

KPK bergerak cepat dan mengamankan uang miliaran rupiah dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang langsung bikin publik tercengang, Senin (3/11/2025).

Selain itu, tim antirasuah menyergap 10 orang terkait dugaan suap. Tidak main-main, penyidik juga menyita tumpukan uang tunai dalam tiga mata uang: rupiah, dolar AS, dan poundsterling.

“Selain mengamankan para pihak, tim juga mengamankan barang bukti uang dalam bentuk Rupiah, US Dollar, dan Poundsterling,” tegas Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Selasa (4/11/2025).

Baca Juga :  Baru Mau Naik Bus, Pria di Serang Dikeroyok dan Ditusuk, 2 Kernet Dibekuk

Menurut Budi, total uang jika dikonversi menembus lebih dari Rp1 miliar. Temuan itu sekaligus memperpanjang daftar kasus rasuah yang menyentuh pejabat daerah.

Tak berhenti di situ, sembilan dari sepuluh orang yang ditangkap langsung diterbangkan ke Jakarta. Mereka dibawa ke Gedung Merah Putih untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Suasana makin panas saat Gubernur Riau Abdul Wahid muncul di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.35 WIB, Selasa (4/11/2025). Ia tampil dengan kaos putih dan celana hitam, namun memilih bungkam.

Baca Juga :  Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci

Selanjutnya, petugas langsung menggiring Abdul Wahid ke lantai dua bersama dua orang lain untuk pemeriksaan mendalam.

Operasi ini kembali menegaskan langkah tegas KPK memutus mata rantai korupsi di daerah. Lembaga antirasuah itu memastikan proses hukum berjalan transparan dan tuntas.

Kini publik menanti perkembangan berikutnya: apakah Abdul Wahid segera ditetapkan tersangka? (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petaka Pasar Malam Lombok Utara, SPG 20 Tahun Tewas Terjatuh dari Kora-Kora
103 Siswa Diduga Keracunan MBG di Bogor, Dapur Penyedia Disetop 20 Hari
11 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Tiga Perusahaan Bermodal Asing
Beras Fortifikasi Dijual Mahal, 25 Merek Tak Penuhi Syarat
Kapal MT Global 168 Diduga Selundupkan 1 Ton Ketamin, 8 Orang Diamankan
Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, Letkol Arman Ditahan
98 Kasus Karhutla Masuk Penyidikan, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Petaka Pasar Malam Lombok Utara, SPG 20 Tahun Tewas Terjatuh dari Kora-Kora

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:49 WIB

103 Siswa Diduga Keracunan MBG di Bogor, Dapur Penyedia Disetop 20 Hari

Kamis, 22 Oktober 2026 - 08:29 WIB

11 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Tiga Perusahaan Bermodal Asing

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Beras Fortifikasi Dijual Mahal, 25 Merek Tak Penuhi Syarat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Kapal MT Global 168 Diduga Selundupkan 1 Ton Ketamin, 8 Orang Diamankan

Berita Terbaru

Kreator Julian Zamora kembangkan gim fan-made Resident Evil bergaya PS1 berdasarkan film Zach Cregger. Simak detail gameplay dan mekanisme kameranya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kreator Mengembangkan Gim Resident Evil Bergaya PS1

Kamis, 22 Okt 2026 - 08:55 WIB

Pulsar meluncurkan mouse gaming wireless eS Xlite hasil kolaborasi bersama VAXEE. Simak spesifikasi sensor XS-2, polling rate 8K, dan harga resminya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Pulsar Dan VAXEE Meluncurkan Mouse Gaming Ergonomis

Kamis, 22 Okt 2026 - 07:31 WIB