Pesawat Smart Air Ditembaki KKB di Boven Digoel, 2 Pilot Gugur dan 39 Warga Mengungsi

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, aparat Kodam XVII/Cenderawasih meningkatkan pengamanan pasca penyerangan dan pembakaran pos keamanan di Nabire Papua Tengah.
(Posnews/Ist)

Ilustrasi, aparat Kodam XVII/Cenderawasih meningkatkan pengamanan pasca penyerangan dan pembakaran pos keamanan di Nabire Papua Tengah. (Posnews/Ist)

BOVEN DIGOEL, POSNEWS.CO.ID – Teror bersenjata kembali mengguncang Papua Selatan. Pesawat Smart Air diberondong tembakan saat mendarat di Bandara Koroway Batu, Rabu (11/2/2026).

Dua pilot gugur, sementara puluhan warga dilaporkan ketakutan dan mengungsi.

Data Satgas Operasi Damai Cartenz mencatat 39 warga kabur ke arah Senggo tak lama setelah suara tembakan memecah bandara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebanyak 39 warga mengungsi karena rasa takut,” tegas Kepala Satgas Ops Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga :  Polisi Bongkar Jaringan Senjata KKB, Buronan AG Ditangkap di Jayapura

Diberondong dari Arah Hutan

Pesawat sebelumnya terbang dari Bandara Tanah Merah pukul 10.35 WIT. Namun, sesaat setelah roda menyentuh landasan Koroway Batu, tembakan tiba-tiba dilepaskan dari arah hutan di samping bandara.

Aparat menduga pelaku merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang dikaitkan dengan batalyon Kanibal dan Semut Merah pimpinan Elkius Kobak.

Dua Pilot Tewas, Penumpang Selamat

Saat kejadian, pesawat mengangkut 13 penumpang, termasuk seorang balita. Seluruh penumpang selamat.

Baca Juga :  Warga Sipil Tewas Diserang di SMP YPK Yakpesmi Dekai, Polisi Buru Pelaku

Namun nahas, Kapten Egon Erawan dan Kopilot Kapten Baskoro dilaporkan meninggal dunia akibat luka tembak.

Pasca penembakan, aparat TNI-Polri langsung menyisir dan mensterilkan bandara. Pengamanan diperketat untuk mencegah serangan susulan.

Sementara itu, aparat masih memburu kelompok bersenjata yang kabur ke dalam hutan. Situasi di Koroway Batu kini dijaga ketat, namun trauma warga belum reda. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang
Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal
Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok
Bromo Kembali Membara, Api Meluas hingga Jemplang dan Wisata Ditutup Total
Pesta Ultah Berubah Jadi Penangkapan, Wanita di Gowa Diduga Gelapkan 21 Mobil

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:59 WIB

Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari

Minggu, 13 September 2026 - 16:06 WIB

Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki

Minggu, 13 September 2026 - 15:40 WIB

Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi

Minggu, 13 September 2026 - 13:12 WIB

Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Minggu, 13 September 2026 - 12:59 WIB

Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB